{"id":16414,"date":"2026-07-30T02:01:24","date_gmt":"2026-07-30T02:01:24","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16414"},"modified":"2026-07-30T02:01:24","modified_gmt":"2026-07-30T02:01:24","slug":"rdf-rorotan-mulai-dibangun-diharapkan-mampu-atasi-masalah-pengelolaan-sampah-di-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16414","title":{"rendered":"RDF Rorotan Mulai Dibangun, Diharapkan Mampu Atasi Masalah Pengelolaan Sampah di Jakarta"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai membangun pengolahan sampah menjadi bahan bakar (refuse derived fuel\/ RDF) di Rorotan, Jakarta Utara.<\/p>\n<p>Komisi D DPRD DKI Jakarta menilai instalasi pengolahan sampah menjadi bahan bakar dengan sistem RDF di Rorotan, Jakarta Utara ini akan mampu memperpanjang umur tempat pembuangan akhir TPA.<\/p>\n<p>RDF Rorotan juga diharapkan&nbsp;mampu mengurangi kemacetan lalu lintas pengangkutan&nbsp;dan&nbsp;pengolahan sampah di wilayah Jakarta.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah akhirnya kita punya pengelolaan sampah terbesar di Jakarta yang biasanya dibuang di Bantar Gebang,&#8221; kata Ketua Komisi D DPRD DKI Ida Mahmudah di sela peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan RDF Rorotan yang dilakukan Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24682913\/seperti-ini-dampak-sampah-makanan-pada-lingkungan\">Baca: Sampah&nbsp;makanan&nbsp;bisa picu masalah serius<\/a><\/p>\n<p>Selain untuk mengurangi kemacetan lalu lintas, dia menuturkan ada manfaat baik lainnya, mulai dari operasional hingga mampu mengurangi beban sampah di TPST Bantar Gebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.<\/p>\n<p>Dia menyatakan terus mendukung program penanganan sampah dengan kapasitas sebesar 1.800 hingga 2.000 ton per harinya.<\/p>\n<p>Hal itu tentunya menggunakan APBD untuk menyelesaikan masalah sampah di Jakarta.<\/p>\n<p>Daripada melanjutkan fasilitas pengelolaan sampah di dalam kota melalui pembangunan &#8220;Intermediate Treatment Facility&#8221; (ITF) yang membutuhkan biaya pengumpulan sampah (tipping fee), menurut dia, RDF lebih menghemat anggaran.<\/p>\n<p>Karena itu diharapkan pembangunan RDF ini bisa segera diselesaikan pada Desember 2024 dan bisa beroperasi 2025. &#8220;Semoga cepat selesai karena kan sampai akhir tahun ini sudah bisa berjalan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/241815434\/tunda-pembangunan-itf-sunter-pemprov-dki-jakarta-fokus-pada-pengolahan-sampah-rdf-yang-sudah-ada\">Baca: Pemprov DKI lebih memilih&nbsp;pengolahan sampah RDF<\/a><\/p>\n<p>Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto menjelaskan<br \/>pembangunan RDF Rorotan ini sebagai bentuk keseriusan untuk menangani sampah di dalam kota.<\/p>\n<p>RDF ini memiliki keunggulan mengatasi permasalahan sampah perkotaan.<\/p>\n<p>&#8220;Mereduksi emisi karbon dan pembakaran bahan bakar fosil semen dari proses penimbunan sampah,&#8221; kata Asep.<\/p>\n<p>RDF Rorotan dibangun di atas tanah seluas 7,78 hektare milik Pemprov DKI Jakarta, dengan biaya konstruksi lebih dari Rp1,28 triliun yang bersumber dari APBD Provinsi DKI Jakarta tahun 2024.<\/p>\n<p>RDF didesain untuk mengolah sampah baru sebanyak 2.500 ton sampah per hari. Sementara produksi sampah Jakarta diperkirakan mencapai 7000ton sehari.<\/p>\n<p>DKI Jakarta juga menerapkan regulasi Peraturan Gubernur Nomor 102 tahun 2021 Tentang Kewajiban Pengelolaan Sampah di Kawasan dan Perusahaan.<\/p>\n<p>Sumber: Antaranews.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai membangun pengolahan sampah menjadi bahan bakar (refuse derived fuel\/ RDF) di Rorotan, Jakarta Utara. Komisi D DPRD DKI Jakarta menilai instalasi pengolahan sampah menjadi bahan bakar dengan sistem RDF di Rorotan, Jakarta Utara ini akan mampu memperpanjang umur tempat pembuangan akhir TPA. RDF Rorotan juga diharapkan&nbsp;mampu mengurangi kemacetan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":16415,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9,333,373],"class_list":["post-16414","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jakarta","tag-pengolahan-sampah","tag-rdf"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16414","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16414"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16414\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16415"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16414"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16414"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16414"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}