{"id":16595,"date":"2026-07-30T02:02:18","date_gmt":"2026-07-30T02:02:18","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16595"},"modified":"2026-07-30T02:02:18","modified_gmt":"2026-07-30T02:02:18","slug":"mengenal-kearifan-lokal-warga-papua-dalam-menjaga-lingkungan-lewat-budaya-sasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16595","title":{"rendered":"Mengenal Kearifan Lokal Warga Papua Dalam Menjaga Lingkungan Lewat Budaya Sasi"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Warga Papua, terutama mereka yang tinggal di daerah pesisir Kabupaten Jayapura, Papua punya tradisi unik yang ramah lingkungan, yakni budaya sasi.<\/p>\n<p>Antropolog Universitas Cenderawasih Frederik Sokoy mengatakan, budaya &#8216;Sasi&#8217; hingga kini masih dipertahankan masyarakat<\/p>\n<p>&#8220;Sebagian besar masyarakat pesisir seperti yang berada di Depapre atau Demta saat ini masih menerapkan budaya &#8216;Sasi&#8217; untuk meningkatkan produksi perikanan di wilayah itu,&#8221; kata Sokoy dikutip Antaranews.com Rabu (8\/5\/2024)<\/p>\n<p>Sokoy yang juga dosen di Universitas Cenderawasih di Jayapura ini menjelaskan, Sasi adalah tradisi yang ada di tengah masyarakat Papua dan memiliki nilai hukum.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sosial-budaya\/244619172\/mengenal-tradisi-seren-taun-sensus-penduduk-ala-masyarakat-baduy\">Mengenal Tradisi Seren Taun, Sensus Penduduk ala Masyarakat Baduy<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Hal ini karena dalam budaya Sasi ada larangan sementara untuk tidak mengambil hasil laut di waktu tertentu.<\/p>\n<p>Bila ada yang melanggar maka yang bersangkutan akan dikenakan sanksi hukum sesuai ketentuan yang berlaku di wilayah itu.<\/p>\n<p>Dilansir indonesianoceanpride.org, budaya Sasi bisa dibedakan menjadi dua, yakni Sasi Laut dan Sasi Darat.<\/p>\n<p>Sasi Laut adalah tradisi adat yang dilakukan oleh masyarakat lokal di Papua dan Maluku.&nbsp;Tradisi sasi&nbsp;ini dilakukan sebagai tanda untuk memulai atau menyelesaikan masa panen hasil laut.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/wisata\/244592750\/pengelola-enam-warisan-budaya-dunia-sepakat-bentuk-wadah-bersama\">Pengelola Enam Warisan Budaya Dunia Sepakat Bentuk Wadah Bersama<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Selain itu, tradisi ini pun dilakukan guna untuk mendapat hasil yang melimpah saat masa panen, dengan cara menutup daerah tersebut hingga waktu yang ditentukan.<\/p>\n<p>Masyarakat Papua percaya bahwa ketika mereka pergi ke laut, kesuksesan mereka akan hasil panen tergantung dari tradisi Sasi Laut yang dilakukan.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Untuk lokasi dan lama pelaksanaannya tergantung kesepakatan tokoh agama dan tokoh adat serta masyarakat setempat.<\/p>\n<p>Selain &#8216;Sasi&#8217; adalah budaya yang masih dipegang oleh masyarakat Papua hingga saat ini adalah saat pelantikan ondofolo atau ondoafi atau kepala suku dimana ritual pelantikan masih tetap dilaksanakan.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sosial-budaya\/243450203\/unesco-akui-jamu-jadi-warisan-budaya-dunia\">UNESCO Akui Jamu Jadi Warisan Budaya Dunia<\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Untuk pengobatan ondofolo sebutan bagi Kepala Suku di Kabupaten Jayapura berbeda apakah dia ondofolo besar atau tidak karena itu berbeda dalam perayaan yang akan digelar,&#8221; kata Frederik Sokoy.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Warga Papua, terutama mereka yang tinggal di daerah pesisir Kabupaten Jayapura, Papua punya tradisi unik yang ramah lingkungan, yakni budaya sasi. Antropolog Universitas Cenderawasih Frederik Sokoy mengatakan, budaya &#8216;Sasi&#8217; hingga kini masih dipertahankan masyarakat &#8220;Sebagian besar masyarakat pesisir seperti yang berada di Depapre atau Demta saat ini masih menerapkan budaya &#8216;Sasi&#8217; untuk meningkatkan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":16596,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[17,383,4567],"class_list":["post-16595","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-lingkungan","tag-papua","tag-sasi-kirono"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16595","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16595"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16595\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16596"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16595"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16595"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16595"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}