{"id":16803,"date":"2026-07-30T02:03:28","date_gmt":"2026-07-30T02:03:28","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16803"},"modified":"2026-07-30T02:03:28","modified_gmt":"2026-07-30T02:03:28","slug":"ktt-plastik-ottawa-besar-kemungkinan-harapan-aktivis-lingkungan-tak-akan-terwujud","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16803","title":{"rendered":"KTT Plastik Ottawa: Besar Kemungkinan Harapan Aktivis Lingkungan Tak Akan Terwujud"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Pemerintah dari seluruh dunia bertemu di KTT Plastik Ottawa, Kanada, untuk melanjutkan negosiasi perjanjian plastik global.<\/p>\n<p>Salah satu usulan yang muncul di KTT Plastik Ottawa ini adalah mengenakan biaya sebesar 60 hingga 90 USD per metrik ton resin plastik (yang diproduksi atau dikumpulkan tidak ditentukan).<\/p>\n<p>Biaya ini nantinya akan digunakan untuk membantu mendanai dan menutup kesenjangan keuangan yang ditentukan oleh sebuah perjanjian.<\/p>\n<p>Sementara itu, parlemen Uni Eropa mengesahkan undang-undang -masih menunggu ratifikasi- untuk melarang jenis plastik sekali pakai tertentu, seperti yang ditemukan dalam botol sampo mini dan tas belanjaan plastik.<\/p>\n<p>Sebelumnya, wakil presiden sirkularitas GreenBiz, Jon Smeija, merangkum tiga hal yang dicari para aktivis dari KTT Plastik Ottawa ini.<\/p>\n<p>Namun, Smeija mengatakan tidak ada satupun dari tiga harapan para aktivis ini yang dijamin.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244591708\/ktt-plastik-ottawa-diwarnai-perbedaan-pendapat-tajam-soal-penanganan-plastik-sekali-pakai\">KTT Plastik Ottawa Diwarnai Perbedaan Pendapat Tajam Soal Penanganan Plastik Sekali Pakai<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Sebelumnya, organisasi lingkungan internasional Greenpeace International dan The Descendants Project mengharapkan KTT Plastik Ottawa ini menghasilkan Perjanjian Plastik Global yang ambisius mengatur produksi plastik dan mengakhiri penggunaan plastik sekali pakai.<\/p>\n<p>Dilansir&nbsp;di&nbsp;laman&nbsp;resminya,&nbsp;Greenpeace Internasional menuntut sejumlah&nbsp;hal&nbsp;agar dipenuhi&nbsp;Negara-negara peserta KTT Plastik Ottawa<\/p>\n<p>Pertama,&nbsp;memastikan bahwa pilihan target global untuk mengurangi produksi polimer plastik primer tetap tercantum dalam naskah.<\/p>\n<p>Ada risiko bahwa ketika kita memulai negosiasi serius mengenai naskah ini, negara-negara yang ambisius akan menyerah pada negara-negara yang beritikad buruk dalam hal ini.<\/p>\n<p>Kedua,&nbsp;memastikan bahwa target pengurangan, penggunaan kembali, dan pengisian ulang tetap dipertahankan sebagai opsi dalam teks.<\/p>\n<p>Mengingat lambatnya kemajuan yang dicapai sejauh ini, Negara-negara Anggota harus mulai melakukan perundingan aktual atas teks perjanjian tersebut.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244591678\/ktt-plastik-ottawa-masyarakat-internasional-bergulat-dengan-masalah-polusi-plastik\">KTT Plastik Ottawa: Masyarakat Internasional Bergulat dengan Masalah Polusi Plastik<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Langkah pertama adalah negara-negara berupaya mengkonsolidasikan banyak opsi dalam Zero Draft yang direvisi, dan kami mengharapkan negara-negara untuk menyerahkan dokumen-dokumen dalam sesi seperti konferensi. makalah ruangan (CRP) dengan proposal konkret.<\/p>\n<p>Ketiga,&nbsp;memastikan adanya mandat untuk membuat draft pertama teks perjanjian, yang merupakan salah satu kegagalan INC-3 yang diadakan November 2023 lalu di Nairobi, Kenya.<\/p>\n<p>Menyoroti peran Kanada sebagai tuan rumah putaran perundingan ini, Sarah King, Kepala Kampanye Laut dan Plastik untuk Greenpeace Kanada, mengatakan:<\/p>\n<p>&ldquo;Sebagai negara tuan rumah, Kanada dapat menunjukkan kepemimpinan dengan menetapkan nada yang tepat untuk perundingan ke depan dan bekerja sama dengan negara-negara berambisi tinggi lainnya untuk memperjuangkan langkah-langkah sekuat mungkin.<\/p>\n<p>Ia&nbsp;menambahkan,&nbsp;seruan masyarakat untuk mengambil tindakan yang berani semakin keras,&nbsp;sehingga&nbsp;KTT&nbsp;ini&nbsp;mendorong Kanada mengindahkan seruan tersebut dan membantu menggerakkan kita menuju hasil Perjanjian Plastik yang berdampak besar yang sangat dibutuhkan oleh manusia dan planet ini.&rdquo;<\/p>\n<p>Laporan jajak pendapat Greenpeace Internasional yang dirilis awal April juga&nbsp;mengungkapkan bahwa 8 dari 10 orang mendukung pengurangan produksi plastik.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244589248\/ktt-plastik-ottawa-diwarnai-perbedaan-pendapat-para-pesertanya\">KTT Plastik Ottawa Diwarnai Perbedaan Pendapat Para Pesertanya <\/a><\/strong><\/p>\n<p>Survei yang dilakukan di 19 negara juga menunjukkan dukungan masyarakat terhadap langkah-langkah yang bertujuan untuk mengakhiri penggunaan plastik sekali pakai dan mempromosikan solusi berbasis penggunaan kembali.<\/p>\n<p>Juru Kampanye Zero Waste untuk Greenpeace Asia Tenggara,<br \/>Marian Ledesma mengatakan, masyarakat menginginkan planet yang layak huni dan bebas dari polusi plastik&mdash;dan itulah yang harus diwujudkan dalam perjanjian Plastik Global.<\/p>\n<p>Seiring dengan meningkatnya produksi plastik, dampak siklus hidup plastik terhadap kesehatan, lingkungan, dan iklim semakin meningkat, sehingga berdampak secara tidak proporsional pada kelompok yang paling rentan.<\/p>\n<p>&rdquo;Jajak pendapat Greenpeace Internasional yang kami lakukan baru-baru ini menunjukkan bahwa masyarakat&mdash;khususnya di Filipina dan negara-negara Selatan&mdash;menyadari apa yang dipertaruhkan,&rdquo;&nbsp;ujarnya.<\/p>\n<p>Untuk mempertahankan planet yang layak huni dan masa depan yang adil bagi semua orang, perjanjian ini harus mengurangi produksi plastik sebesar 75persen pada tahun 2040 dan transisi ke ekonomi berbasis penggunaan kembali.<\/p>\n<p>Esti&nbsp;Utami&nbsp;dari&nbsp;berbagai&nbsp;sumber<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Pemerintah dari seluruh dunia bertemu di KTT Plastik Ottawa, Kanada, untuk melanjutkan negosiasi perjanjian plastik global. Salah satu usulan yang muncul di KTT Plastik Ottawa ini adalah mengenakan biaya sebesar 60 hingga 90 USD per metrik ton resin plastik (yang diproduksi atau dikumpulkan tidak ditentukan). Biaya ini nantinya akan digunakan untuk membantu mendanai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":16804,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[7,2627,4600],"class_list":["post-16803","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-greenpeace","tag-kanada","tag-ktt-plastik-ottawa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16803","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16803"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16803\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16804"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16803"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16803"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16803"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}