{"id":16874,"date":"2026-07-30T02:03:46","date_gmt":"2026-07-30T02:03:46","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16874"},"modified":"2026-07-30T02:03:46","modified_gmt":"2026-07-30T02:03:46","slug":"gunung-ibu-meletus-mayarakat-diimbau-waspada","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16874","title":{"rendered":"Gunung Ibu Meletus, Mayarakat Diimbau Waspada"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Gunung Ibu, Maluku Utara meletus dan mengeluarkan abu vulkanik setinggi 3,5 kilometer dari puncak gunung api pada Minggu (28\/04\/2024) dinihari. Masyarakat diimbau waspada.<\/p>\n<p>&#8220;Erupsi itu terjadi pukul 00.37 WIT, Minggu (28\/4). Tinggi kolom teramati lebih kurang 3.500 meter di atas puncak,&#8221; ujar petugas pos pengamatan Gunung Ibu, Axl Roeroe seperti yang dilansir Antaranews.<\/p>\n<p>Selanjutnya Roeroe menjelaskan letusan tersebut membentuk kolom abu tampak berwarna kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah barat.<\/p>\n<p>Erupsi itu terekam melalui alat seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 206 detik.<\/p>\n<p>&#8220;Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong, dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/244550720\/setelah-22-tahun-tertidur-gunung-ruang-kembali-aktif-272-kepala-keluarga-mengungsi\">Baca: Gunung Ruang kembali aktif, 272 kepala keluarga mengungsi<\/a><\/p>\n<p>Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat tidak beraktivitas di dalam radius 2,0 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara dari kawah aktif Gunung Ibu.<\/p>\n<p>Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung hidung, mulut (masker) dan mata (kacamata).<\/p>\n<p>Gunung Ibu terkenal dengan aktivitas vulkaniknya. Maka tak heran sepanjang April 2024 ini, Gunung Ibu telah 7 kali mengalami erupsi.<\/p>\n<p>Erupsi terbesar terjadi pada hari ini. Status Gunung Ibu adalah SIAGA atau level lll dan termasuk jenis <em>stratovolcano<\/em>.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/244150192\/gunung-semeru-erupsi-abu-vulkanik-setinggi-800-meter\">Baca: Gunung Semeru erupsi kembali<\/a><\/p>\n<p>Data dari PVMBG Gunung Ibu terletak di barat laut Pulau Halmahera, Maluku Utara memiliki ketinggian 1.325 meter di atas permukaan laut.<\/p>\n<p>Puncak gunung merupakan kawah vulkanik. Pusat kawah memiliki lebar 1 kilometer dan kedalaman 400 meter, sedangkan bagian luar memiliki lebar 1,2 kilometer.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Karena aktivitas vulkaniknya yang tinggi, Gunung Ibu juga menjadi tempat penelitian dan studi bagi para ilmuwan vulkanologi.<\/p>\n<p>Kegiatan penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena vulkanik dan meningkatkan pemahaman tentang aktivitas gunung berapi di Indonesia.<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Gunung Ibu, Maluku Utara meletus dan mengeluarkan abu vulkanik setinggi 3,5 kilometer dari puncak gunung api pada Minggu (28\/04\/2024) dinihari. Masyarakat diimbau waspada. &#8220;Erupsi itu terjadi pukul 00.37 WIT, Minggu (28\/4). Tinggi kolom teramati lebih kurang 3.500 meter di atas puncak,&#8221; ujar petugas pos pengamatan Gunung Ibu, Axl Roeroe seperti yang dilansir Antaranews. Selanjutnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":16875,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[4016,3261,1626,1578],"class_list":["post-16874","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-gunung","tag-gunung-ibu","tag-pvmbg","tag-vulkanik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16874","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16874"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16874\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16875"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16874"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16874"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16874"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}