{"id":16914,"date":"2026-07-30T02:03:56","date_gmt":"2026-07-30T02:03:56","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16914"},"modified":"2026-07-30T02:03:56","modified_gmt":"2026-07-30T02:03:56","slug":"komisi-viii-dpr-kritisi-rencana-pemerintah-tambah-impor-migas-dari-singapura","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16914","title":{"rendered":"Komisi VIII DPR Kritisi Rencana Pemerintah Tambah Impor Migas dari Singapura"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menyesalkan nilai impor Migas (Minyak dan Gas) nasional dari Singapura yang semakin hari bukan semakin berkurang, melainkan semakin meningkat.<\/p>\n<p>Menurutnya, rencana&nbsp;impor&nbsp;migas ini merupakan kabar buruk bagi pengelolaan Migas nasional.<\/p>\n<p>Hal tersebut diungkapkannya menyusul rencana Menteri ESDM yang akan menaikkan impor BBM menjadi sebesar 850 ribu barel per hari (bph), terutama dari Singapura.<\/p>\n<p>Dia&nbsp;meminta&nbsp;pemerintah tidak manut saja didikte oleh mafia migas. Harus ada upaya untuk melepas ketergantungan&nbsp;impor migas.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Paling tidak impor migas ini harus terus-menerus dikurangi. Jangan sampai pemerintah tersandera oleh mafia impor migas,&#8221; ungkap Mulyanto dalam keterangan tertulis yang diterima Parlementaria, di Jakarta, Kamis (25\/4\/2024).<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/244560937\/pertamina-jamin-pasokan-dan-stabilitas-harga-bbm\">Pertamina Jamin Pasokan dan Stabilitas Harga BBM <\/a><\/strong><\/p>\n<p>Politisi dari Fraksi PKS ini melanjutkan, perlu adanya terobosan berarti terkait upaya pembangunan dan pengelolaan kilang minyak nasional di tanah air.<\/p>\n<p>Pasalnya, Sejak Orde Baru belum ada tambahan pembangunan kilang minyak baru, sementara rencana pembangunan Kilang Minyak Tuban, sampai hari ini tidak ada kemajuan yang berarti.<\/p>\n<p>&#8220;Masa kita kalah dan tergantung pada Singapura, karena kita tidak punya fasilitas blending dan storage untuk mencampur BBM&rdquo;<\/p>\n<p>&#8220;Masa kita kalah dan tergantung pada Singapura, karena kita tidak punya fasilitas blending dan storage untuk mencampur BBM. Padahal sumber Migas kita tersedia cukup besar dibandingkan mereka,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Mulyanto berharap Pemerintah mendatang perlu lebih serius menyelesaikan masalah ini. Hal itu jika memang ingin mengurangi defisit transaksi berjalan sektor migas serta melepas ketergantungan pada Singapura.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/244555045\/antisipasi-ketegangan-di-timur-tengah-pemerintah-diminta-pastikan-pasokan-energi\">Antisipasi Ketegangan di Timur Tengah, Pemerintah Diminta Pastikan Pasokan Energi<\/a><\/strong><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Diketahui, Singapura dan Malaysia memiliki banyak fasilitas blending dan storage yang memungkinkan untuk mencampur berbagai kualitas BBM yang diproduksi dari berbagai kilang dunia.<\/p>\n<p>Blending ini menghasilkan BBM yang sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan.<\/p>\n<p>&#8220;Karena kita tidak memiliki fasilitas ini maka kita terpaksa mengimpor BBM sesuai dengan spesifikasi kebutuhan kita dari negara jiran tersebut,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Untuk diketahui, produksi minyak nasional saat ini hanya mencapai sekitar 600 ribu barel per hari, sementara kebutuhan mencapai 840 ribu barel per hari.<\/p>\n<p>Kekurangan tersebut harus ditutupi melalui impor, dengan 240 ribu barel per hari berasal dari minyak mentah dan 600 ribu barel per hari dari BBM.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto menyesalkan nilai impor Migas (Minyak dan Gas) nasional dari Singapura yang semakin hari bukan semakin berkurang, melainkan semakin meningkat. Menurutnya, rencana&nbsp;impor&nbsp;migas ini merupakan kabar buruk bagi pengelolaan Migas nasional. Hal tersebut diungkapkannya menyusul rencana Menteri ESDM yang akan menaikkan impor BBM menjadi sebesar 850 ribu barel per [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":16915,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[4620],"class_list":["post-16914","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-impor-migas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16914","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16914"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16914\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16915"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16914"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16914"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16914"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}