{"id":16948,"date":"2026-07-30T02:04:10","date_gmt":"2026-07-30T02:04:10","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16948"},"modified":"2026-07-30T02:04:10","modified_gmt":"2026-07-30T02:04:10","slug":"awas-kebiasaan-begadang-bisa-memicu-kepikunan-atau-demensia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=16948","title":{"rendered":"Awas! Kebiasaan Begadang Bisa Memicu Kepikunan atau Demensia"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Buat kamu yang punya kebiasaan begadang harus hati-hati. Pasalnya, kebiasaan begadang di usia muda dapat mempengaruhi fungsi metabolisme otak dan meningkatkan potensi demensia atau pikun.<\/p>\n<p>Kaitan&nbsp;kebiasaan begadang dan&nbsp;demensia&nbsp;ini diungkapkan Psikiater Klinik dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo, Gina Anindyajati dalam diskusi daring dengan tema &lsquo;Membangun Keselarasan Dunia Kerja dengan Kehidupan Pribadi&rsquo; beberapa waktu lalu.<\/p>\n<p>&ldquo;Akibatnya di masa yang akan datang seseorang yang kebiasaan tidur larut malam atau begadang akan berisiko mengalami gangguan fungsi kognitif yang terkenal dengan demensia atau pikun,&rdquo; ucapnya.<\/p>\n<p>Gina menambahkan bahwa kebiasaan begadang akan menghambat otak yang seharusnya melakukan fungsi perbaikan di malam hari pada saat seseorang tidur.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/244551025\/simak-waktu-tidur-ideal-dan-kapan-waktunya\">Baca:Waktu-tidur-ideal-dan-kapan-waktunya<\/a><\/p>\n<p>Selain itu, pada usia pekerja, kebiasaan begadang juga akan menimbulkan gangguan konsentrasi sehingga timbul masalah dalam menyelesaikan pekerjaannya.<\/p>\n<p>Kondisi ini dapat berujung pada perubahan suasana hati yang menjadi lebih sensitif terhadap sekitarnya.<\/p>\n<p>&ldquo;Pada orang yang sulit tidur ada perubahan suasana perasaan lebih sensitif lebih mudah marah, toleransi sosialnya rendah, jadi alih-alih kerjaannya cepat selesai malah tambah ruwet dan jadi tekanan baru,&rdquo; ucap Gina.<\/p>\n<p>Tak hanya itu, kebiasaan tidur malam yang dibarengi dengan konsumsi makanan cepat saji atau makanan instan juga dapat menyebabkan masalah Kesehatan yang mengintai di kemudian hari.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/243267586\/kenali-penyebab-kurang-tidur-dan-gangguan-kualitas-tidur\">Baca:Yuk,&nbsp;kenali-penyebab-kurang-tidur-dan-gangguan-kualitas-tidur<\/a><\/p>\n<p>Saat mengonsumsi makanan cepat saji yang asin atau manis sambil bekerja larut malam, menyebabkan penumpukan lemak karena kurangnya aktifitas fisik yang dilakukan.<\/p>\n<p>Akibatnya akan muncul risiko kesehatan seperti risiko stroke, penyakit jantung dan pernapasan, gangguan metabolisme lain seperti tekanan darah tinggi dan berat badan berlebih atau obesitas.<\/p>\n<p>&ldquo;Sebetulnya tidur yang cukup adalah investasi di masa muda untuk masa tua yang tetap fit dan bugar dan bisa bekerja kalau perlu bekerja di masa tua,&rdquo; ucapnya.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Ia menyebutkan dalam konferensi yang dilakukan di Inggris mengenai perubahan di masyarakat ternyata mempengaruhi status kesehatan fisik seseorang.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/244013883\/menata-kamar-tidur-berdasar-feng-shui\">Baca:Menata-kamar-tidur-berdasar-feng-shui<\/a><\/p>\n<p>Peradaban manusia yang berubah dari waktu ke waktu mempengaruhi penyakit pada manusia di zaman sekarang.<\/p>\n<p>Gina&nbsp;menambahkan,&nbsp;kondisi fisik dipengaruhi oleh berbagai hal seperti orang-orang yang kurang aktifitas fisik, makan makanan cepat saji dan minum alkohol, tidurnya larut malam,<\/p>\n<p>&ldquo;Ini adalah contoh kebiasaan sederhana yang mungkin kita lakukan sehari-hari dan akhirnya berdampak pada kondisi kesehatan,&rdquo; ucapnya.<\/p>\n<p>Sumber:Antaranews.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Buat kamu yang punya kebiasaan begadang harus hati-hati. Pasalnya, kebiasaan begadang di usia muda dapat mempengaruhi fungsi metabolisme otak dan meningkatkan potensi demensia atau pikun. Kaitan&nbsp;kebiasaan begadang dan&nbsp;demensia&nbsp;ini diungkapkan Psikiater Klinik dari Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Cipto Mangunkusumo, Gina Anindyajati dalam diskusi daring dengan tema &lsquo;Membangun Keselarasan Dunia Kerja dengan Kehidupan Pribadi&rsquo; [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":16949,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[4627,393],"class_list":["post-16948","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-begadang","tag-demensia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16948","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=16948"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/16948\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/16949"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=16948"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=16948"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=16948"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}