{"id":17050,"date":"2026-07-30T02:04:45","date_gmt":"2026-07-30T02:04:45","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17050"},"modified":"2026-07-30T02:04:45","modified_gmt":"2026-07-30T02:04:45","slug":"gelar-aksi-kawal-mk-aktivis-perempuan-dan-guru-besar-ugm-sebut-penegakan-hukum-indonesia-cenderung-memihak-penguasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17050","title":{"rendered":"Gelar Aksi Kawal MK, Aktivis Perempuan dan Guru Besar UGM Sebut Penegakan Hukum Indonesia Cenderung Memihak Penguasa"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong>&nbsp;&#8211; Bertepatan&nbsp;dengan&nbsp;peringatan Hari Kartini,&nbsp;Minggu&nbsp;(21\/4\/2024) Sejumlah aktivis perempuan, termasuk dosen dan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, menggelar aksi Kampus Menggugat di Balairung UGM Yogyakarta,&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam acara bertajuk Kartini Bangkit: Mengawal Putusan MK untuk Demokrasi Indonesia itu hadir sejumlah aktivis dan perempuan&nbsp;guru besar di&nbsp;UGM.<\/p>\n<p>Di antara mereka adalah Wiendu Nuryanti, Okky Madasari, Endang Semiarti, Sri Wiyanti Eddyono, hingga Wuri Handayani. Ada juga Suci Lestari Yuana, Nur Azizah dan perwakilan mahasiswa, Antonella.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Novelis yang juga alumnus Fisipol UGM Okky Madasari dalam orasinya bertajuk Kartini dan Konstitusi menyatakan Kartini tidak seharusnya diperlakukan sebagai mitos.&nbsp;Demikian juga dengan Demokrasi Indonesia.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/244530326\/pakar-pemilu-dalam-memutus-sengketa-hasil-pilpres-2024-mk-tak-akan-hanya-melihat-perolehan-suara\">Pakar Pemilu: Dalam Memutus Sengketa Hasil Pilpres 2024 MK tak Akan Hanya Melihat Perolehan Suara <\/a><\/strong><\/p>\n<p>Dia menyatakan demokrasi Indonesia bukan sebuah hadiah, bukan pula warisan, melainkan benih yang terus dirawat dan dijaga agar terus tumbuh dan berbuah.<\/p>\n<p>&#8220;Atas kesadaran itu, di awal reformasi, Mahkamah Konstitusi dibentuk,&#8221; kata&nbsp;Okky&nbsp;dilansir&nbsp;Tempo.co..<\/p>\n<p>Dia mengatakan MK adalah anak kandung Reformasi, yang dilahirkan dengan harapan bisa menjaga negara agar tetap berpijak pada konstitusi dan mengawal demokrasi.<\/p>\n<p>Melalui MK, kata Okky, rakyat bisa mengadukan ketidakadilan yang disahkan oleh pertaruran perundang-undangan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Besok (Senin 22 April) kita akan sama-sama melihat apakah Mahkamah Konstitusi akan teguh menjalankan tugasnya sebagai penjaga konstitusi dan mewujudkan sebenar-benarnya demokrasi di negeri ini,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244498960\/perludem-melihat-kemungkinan-mk-kabulkan-gugatan-sengketa-hasil-pilpres-2024-yang-diajukan-amin-dan-ganjar-mahfud\">Perludem Melihat Kemungkinan MK Kabulkan Gugatan Sengketa Hasil Pilpres 2024 yang Diajukan AMIN dan Ganjar-Mahfud<\/a><\/strong><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Adapun Guru Besar Fakultas Hukum UGM Sri Wiyanti Eddyono dalam peringatan 145 tahun Hari Kartini itu menyoroti kondisi perempuan Indonesia yang tak bisa dilepaskan dari perspektif hukum.<\/p>\n<p>Hal&nbsp;ini,&nbsp;baik aspek penegakan hukum sampai dengan paradigma hukum yang cenderung maskulin dan meminggirkan kelompok yang rentan dan lemah.<\/p>\n<p>&#8220;Sementara dari aspek penegakan hukum, kondisi penegakan hukum di Indonesia sedang tidak baik-baik saja dan kondisi buruk ini telah berjalan puluhan tahun,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>Era reformasi saat ini, kata Sri, nyatanya masih belum mampu meretas tuntas problematika penegakan hukum yang cenderung meminggirkan pihak yang lemah dan memperkuat posisi pihak yang memiliki posisi.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244536358\/mantan-ketua-mk-ini-yakin-gugatan-sengketa-hasil-pilpres-2024-yang-diajukan-anies-muhaimin-akan-dikabulkan\">Mantan Ketua MK Ini Yakin Gugatan Sengketa Hasil Pilpres 2024 yang Diajukan Anies-Muhaimin Akan Dikabulkan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Penegakan&nbsp;hukum, kata&nbsp;Sri,&nbsp;cenderung tebang pilih, dan menjadi cara untuk mengambil keuntungan bagi mereka yang berkuasa.<\/p>\n<p>Menurutnya, apa yang terjadi dalam perdebatan pemilu 2024 menjadi contoh yang sangat transparan terhadap bagaimana hukum digunakan secara sistematis dan menggunakan insitusi demokrasi seperti DPR.<\/p>\n<p>Seperti dalam pengesahan bantuan sosial atau bansos yang digulirkan secara massif selama Pemilu 2024.<\/p>\n<p>&#8220;Pengesahan pengguliran bansos selama Pemilu ini contoh legitimasi hukum oleh kekuasaan, karena dana bansos tersebut seolah-olah sah dan legitimated,&#8221; kata dia.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244486560\/gugatan-pasangan-amin-dan-ganjar-mahfud-berpotensi-balikkan-hasil-pilpres-2024\">Gugatan Pasangan AMIN dan Ganjar-Mahfud Berpotensi Balikkan Hasil Pilpres 2024<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Adapun pengajar Fisipol UGM Suci Lestari Yuana mengungkap tentang pentingnya upaya resistensi melalui jalur institusional.<\/p>\n<p>&#8220;Ini adalah panggilan kepada oposisi untuk bersatu dan melakukan perlawanan terhadap penurunan demokrasi,&#8221; kata Suci.<\/p>\n<p>Sebagai akademisi, Suci melanjutkan, memiliki tanggung jawab untuk menjadi bagian dari gerakan ini. &#8220;Mahkamah Konstitusi juga memiliki peran yang sangat penting dalam menyelamatkan demokrasi&#8221; kata dia.<\/p>\n<p>MK akan menggelar sidang putusan sengketa hasil&nbsp;Pilpres 2024 pada Senin (22\/4\/2024)&nbsp;siang&nbsp;ini.<\/p>\n<p>Gugatan ini diajukan kubu pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar&nbsp;Mahfud&nbsp;yang&nbsp;memohon&nbsp;dilakukan&nbsp;Pemilu&nbsp;ulang&nbsp;dan&nbsp;diskualifikasi&nbsp;paslon&nbsp;Prabowo-Gibran.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia&nbsp;&#8211; Bertepatan&nbsp;dengan&nbsp;peringatan Hari Kartini,&nbsp;Minggu&nbsp;(21\/4\/2024) Sejumlah aktivis perempuan, termasuk dosen dan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, menggelar aksi Kampus Menggugat di Balairung UGM Yogyakarta,&nbsp; Dalam acara bertajuk Kartini Bangkit: Mengawal Putusan MK untuk Demokrasi Indonesia itu hadir sejumlah aktivis dan perempuan&nbsp;guru besar di&nbsp;UGM. Di antara mereka adalah Wiendu Nuryanti, Okky Madasari, Endang Semiarti, Sri Wiyanti [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":17051,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1213,38,4643],"class_list":["post-17050","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-mk","tag-perempuan","tag-sengketa-hasil-pilpres-2024"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17050","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17050"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17050\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17051"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17050"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17050"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17050"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}