{"id":17104,"date":"2026-07-30T02:05:08","date_gmt":"2026-07-30T02:05:08","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17104"},"modified":"2026-07-30T02:05:08","modified_gmt":"2026-07-30T02:05:08","slug":"wae-rebo-kota-kecil-terindah-kedua-di-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17104","title":{"rendered":"Wae Rebo, Kota Kecil Terindah Kedua di Dunia"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Beberapa waktu lalu, majalah wisata, TimeOut yang berbasis di Inggris membuat daftar 16 kota kecil terindah di dunia pada 2024. Dalam&nbsp;daftar&nbsp;itu&nbsp;terdapat adalah Wae Rebo, Indonesia yang menempati peringkat kedua.<\/p>\n<p>Kota Wae&nbsp;Rebo.&nbsp;mungkin&nbsp;lebih&nbsp;tepat&nbsp;disebut&nbsp;perkampungan&nbsp;ketimbang&nbsp;kota&nbsp;kecil berada di atas bukit Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).<\/p>\n<p>Wae&nbsp;Rebo&nbsp;yang&nbsp;ditandai&nbsp;dengan&nbsp;bangunan rumah tradisional berbentuk kerucut atau disebut sebagai Mbaru Niang ini&nbsp;menarik perhatian dunia.<\/p>\n<p>Padahal jalan menuju Wae Rebo tidaklah mudah dan cukup mahal. Tetapi rumah dengan latar belakang pegunungan yang menyajikan panorama alam dan&nbsp;tradisi&nbsp;unik&nbsp;yang&nbsp;menarik&nbsp;wisatawan.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/wisata\/243038778\/jalan-jalan-ke-kotagede-merasakan-tata-kota-jawa-di-masa-lalu\">Jalan-jalan ke Kotagede, Merasakan Tata Kota Jawa di Masa Lalu<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Adapun&nbsp;di peringkat pertama kota&nbsp;kecil&nbsp;terindah&nbsp;di&nbsp;dunia&nbsp;adalah Rothneburg ob der Tauber, Jerman. Merupakan kota kecil yang terletak di Bavaria utara.<\/p>\n<p>Kota ini sangat cantik karena adanya rumah-rumah kayu yang bergaya arsitektur abad pertengahan di jalan berbatu.<\/p>\n<p>Kecantikan rumah-rumah ini juga dilengkapi oleh hiasan kotak bunga warna-warni dari jendela&nbsp;rumah-rumah&nbsp;yang&nbsp;ada&nbsp;di&nbsp;sana.<\/p>\n<p>Ketiga adalah SidiBou Said, Tunisia. Panorama kota kecil di tepi Laut Mediterania ini mirip seperti di Santorini.<\/p>\n<p>Bangunan di kota ini memiliki atap berbentuk kubah yang didominasi warna putih dan biru safir.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/241708131\/prinsip-alon-alon-waton-kelakon-yogyakarta-layak-jadi-slow-city\">Prinsip Alon-alon Waton Kelakon, Yogyakarta Layak Jadi Slow City <\/a><\/strong><\/p>\n<p>Keempat adalah Carmel-by-the-Sea, Amerika Serikat.&nbsp;Kota yang terletak di semenanjung Monterey, California ini memiliki pondok-pondok kayu dengan beragam desain yang unik.<\/p>\n<p>Para wisatawan dapat menikmati teh sore atau menjelajahi lorong-lorong tersembunyi sambil menikmati buah anggur lokal.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Tak hanya itu, wisatawan juga dapat menikmati pantai untuk berselancar, menyelam, hingga berlayar.<\/p>\n<p>Kelima, Alberobello, Italia. Salah satu kota indah ini masuk daftar UNESCO karena memiliki panorama kota yang indah.<\/p>\n<p>Di kota yang terletak di Puglia, Italia ini para wisatawan dapat menjumpai Trulli, yaitu rumah yang terbuat dari batu kapur dan berbentuk kerucut berjejer di setiap jalan berbatu kota ini.<\/p>\n<p><strong class=\"read__others\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/241708097\/slow-city-konsep-baru-tata-kota-yang-membahagiakan-warganya-dan-berkelanjutan\">Slow City: Konsep Baru Tata Kota yang Membahagiakan Warganya dan Berkelanjutan<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Selain 5 kota kecil tersebut, berikut&nbsp;daftar&nbsp;16 kota kecil terindah 2024 selengkapnya:<\/p>\n<p>1.&nbsp;Rothneburg ob der Tauber, Jerman<\/p>\n<p>2.&nbsp;Wae&nbsp;Rebo,&nbsp;Indonesia<\/p>\n<p>3.&nbsp;SidiBou Said, Tunisia<\/p>\n<p>4.&nbsp;Carmel-by-the-Sea, Amerika Serikat<\/p>\n<p>5.&nbsp;&nbsp;Alberobello, Italia<\/p>\n<p>6. Esperance, Australia<\/p>\n<p>7.&nbsp;Ogmachi, Jepang<\/p>\n<p>8.&nbsp;Grindelwald, Swiss<\/p>\n<p>9. Kralendijk, Bonaire<\/p>\n<p>10. Stepantsminda, Georgia<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">11. Guatape, Kolombia<\/p>\n<p>12. Ilulissat, Greenland<\/p>\n<p>13. Banff, Kanada<\/p>\n<p>14.&nbsp;Sapa, Vietnam<\/p>\n<p>15.&nbsp;Klaksvik, Kepulauan Faroe<\/p>\n<p>16.&nbsp;Ghandruk, Nepal<\/p>\n<p>Penulis: Nurakhmayani\/berbagai sumber<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Beberapa waktu lalu, majalah wisata, TimeOut yang berbasis di Inggris membuat daftar 16 kota kecil terindah di dunia pada 2024. Dalam&nbsp;daftar&nbsp;itu&nbsp;terdapat adalah Wae Rebo, Indonesia yang menempati peringkat kedua. Kota Wae&nbsp;Rebo.&nbsp;mungkin&nbsp;lebih&nbsp;tepat&nbsp;disebut&nbsp;perkampungan&nbsp;ketimbang&nbsp;kota&nbsp;kecil berada di atas bukit Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Wae&nbsp;Rebo&nbsp;yang&nbsp;ditandai&nbsp;dengan&nbsp;bangunan rumah tradisional berbentuk kerucut atau disebut sebagai Mbaru Niang ini&nbsp;menarik perhatian dunia. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":17105,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[10,4612],"class_list":["post-17104","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-kota","tag-wae-rebo"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17104","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17104"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17104\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17105"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17104"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17104"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17104"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}