{"id":17282,"date":"2026-07-30T02:05:59","date_gmt":"2026-07-30T02:05:59","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17282"},"modified":"2026-07-30T02:05:59","modified_gmt":"2026-07-30T02:05:59","slug":"aktivis-lingkungan-maluku-serukan-penggunaan-tas-jinjing-dan-tumbler-untuk-kurangi-sampah-plastik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17282","title":{"rendered":"Aktivis Lingkungan Maluku Serukan Penggunaan Tas Jinjing dan Tumbler untuk Kurangi Sampah Plastik"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Aktivis lingkungan di Maluku menganjurkan masyarakat menggunakan tas jinjing (totebag) saat berbelanja dan membawa tumbler ketimbang membeli air minum dalam kemasan.<\/p>\n<p>Langkah ini sebagai langkah nyata dalam membantu pemerintah mengurangi penggunaan plastik hingga 60 persen pada tahun 2040.<\/p>\n<p>&ldquo;Langkah konkrit pemerintah harusnya gencar mengimbau warga mengurangi penggunaan kantong dan barang-barang berbahan plastik,&rdquo; kata Pendiri Nature Comunity Listiyah Tuharea, di Ambon, Sabtu.<\/p>\n<p>Menurutnya, pemerintah seharusnya mengeluarkan regulasi agar pasar modern tidak lagi menyediakan kantong plastik.&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/243014047\/menggunakan-tumbler-langkah-kecil-yang-berdampak-besar-bagi-lingkungan\">Baca : Gunakan tumbler besar dampaknya untuk lingkungan<\/a><\/p>\n<p>Namun sampai saat ini larangan penjualan kantong plastik pun belum maksimal, bahkan pemakaiannya berlebihan di pasar tradisional.<\/p>\n<p>&ldquo;Sehingga saya juga mengajak masyarakat mengganti semua tas belanja dari berbahan plastik dengan membawa tas belanja sendiri, baik di pasar moderen maupun pasar tradisional,&rdquo; ujarnya.<\/p>\n<p>Selain tas plastik, ia juga menyatakan penting untuk membawa tumbler atau botol minum sendiri ke mana-mana saat melakukan aktivitas, sehingga penggunaan botol minum kemasan berkurang.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/241810057\/koalisi-pawai-bebas-plastik-ajak-masyarakat-ramai-ramai-terapkan-guna-ulang-apa-bedanya-dengan-daur-ulang\">Baca : Koalisi pawai bebas plastik serukan hentikan penggunaan plastik sekali pakai<\/a><\/p>\n<p>Sementara itu Tokoh Masyarakat Maluku Abidin Wakano mengatakan saat ini kekhawatiran terhadap lingkungan ditimbulkan oleh penggunaan plastik sekali pakai makin menguat.<\/p>\n<p>Plastik sekali pakai ini sering kali berakhir sebagai sampah yang kemudian mencemari lautan dan mengancam keselamatan satwa laut.<\/p>\n<p>&ldquo;Penggunaan tas jinjing merupakan langkah sederhana namun efektif yang dapat dilakukan oleh setiap individu untuk mengurangi jejak plastik mereka,&#8221; kata Wakano.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/241820264\/guna-ulang-dinilai-lebih-efektif-kurangi-sampah-plastik-tapi-masih-diabaikan\">Baca: Guna ulang lebih efektif kurangi sampah plastik ketimbang daur ulang<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Dia juga menyoroti manfaat ekologis yang signifikan dari penggunaan tas jinjing yang dapat digunakan berulang kali.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan membawa tas jinjing sendiri saat berbelanja atau beraktivitas sehari-hari, kita dapat mengurangi jumlah sampah plastik yang berakhir di lautan dan mengancam kehidupan laut,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Seruan ini, lanjutnya, perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah. Karena perubahan perilaku individu hanya merupakan langkah awal dan perlu diikuti dengan upaya yang lebih besar dari pemerintah dan industri untuk mengurangi produksi plastik sekali pakai.<\/p>\n<p>Sumber: Antaranews.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Aktivis lingkungan di Maluku menganjurkan masyarakat menggunakan tas jinjing (totebag) saat berbelanja dan membawa tumbler ketimbang membeli air minum dalam kemasan. Langkah ini sebagai langkah nyata dalam membantu pemerintah mengurangi penggunaan plastik hingga 60 persen pada tahun 2040. &ldquo;Langkah konkrit pemerintah harusnya gencar mengimbau warga mengurangi penggunaan kantong dan barang-barang berbahan plastik,&rdquo; kata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":17283,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[17],"class_list":["post-17282","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-lingkungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17282","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17282"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17282\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17283"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17282"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17282"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17282"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}