{"id":17639,"date":"2026-07-30T02:07:53","date_gmt":"2026-07-30T02:07:53","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17639"},"modified":"2026-07-30T02:07:53","modified_gmt":"2026-07-30T02:07:53","slug":"temukan-banyak-manipulasi-prosedur-dan-aturan-perhimpunan-jaga-pemilu-sebut-hasil-pemilu-2024-telah-menjadi-artifisial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17639","title":{"rendered":"Temukan Banyak Manipulasi Prosedur dan Aturan, Perhimpunan Jaga Pemilu Sebut Hasil Pemilu 2024 Telah Menjadi Artifisial"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Perhimpunan Jaga Pemilu&nbsp;menyimpulkan bahwa Pemilu 2024&nbsp;telah menjadi&nbsp;artifisial, di mana penyelenggaraan pemilu diatur sedemikian rupa melalui skenario&nbsp;pemenangan yang memanipulasi mekanisme prosedural dan peraturan kepemiluan.<\/p>\n<p>Kesimpulan Jaga Pemilu ini didasarkan pada&nbsp;sejumlah temuan terkait&nbsp;penyelenggaraan Pemilu 2024, termasuk pelanggaran yang terjadi selama pemilu.<\/p>\n<p>&ldquo;Analisis terhadap laporan dan temuan oleh jaga Pemilu memperlihatkan bahwa&nbsp;penyelenggaraan Pemilu 2024 terkontaminasi oleh praktek-praktek pelanggaran dan&nbsp;kecurangan pemilu,&rdquo; kata Sekretaris Perhimpunan Jaga Pemilu&nbsp;Luky Djani saat rilis temuan Jaga Pemilu di&nbsp;pemilu 2024, Selasa (26\/3\/2024).<\/p>\n<p>Sejak meluncur pada akhir November 2023, Jaga Pemilu telah melakukan serangkaian&nbsp;aktivitas, yakni sosialisasi dan pendidikan publik melalui media nasional dan media sosial.<\/p>\n<p>Jaga Pemilu juga&nbsp;mengelola kanal pelaporan melalui situs https:\/\/jagapemilu.com, pemantauan hari H dan&nbsp;rekapitulasi suara, verifikasi perhitungan, advokasi pelaporan kasus ke Bawaslu dan penyajian&nbsp;temuan pemantauan kepada publik melalui konferensi pers dan diskusi publik.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/244465824\/kpu-siap-hadapi-gugatan-perselisihan-hasil-pemilu-2024-di-mk\">Baca: KPU siap hadapi gugatan perselisihan hasil pemilihan umum di MK<\/a><\/p>\n<p>Pada hari H pemilihan suara, Jaga Pemilu bekerjasama dengan jejaring organisasi masyarakat&nbsp;sipil dan warga memantau pemungutan dan perhitungan suara pada 14 Februari 2024.<\/p>\n<p>Pemantauan ini&nbsp;melibatkan 1984 relawan Penjaga Pemilu yang tersebar di 29 provinsi (241 Kabupaten\/Kota;&nbsp;817 Kecamatan; 1.217 Desa\/Kelurahan).<\/p>\n<p>Sepanjang periode 29 Agustus 2023 sampai 19 Maret 2024, dari total 914 laporan yang&nbsp;diterima terdapat 658 laporan terverifikasi.<\/p>\n<p>Angka itu terdiri dari 215 laporan berasal dari masyarakat&nbsp;dan 443 laporan dugaan pelanggaran dan\/atau kecurangan dari hasil penelusuran sosial media dan&nbsp;media online.<\/p>\n<p>Dari total laporan terverifikasi, 210 laporan yang memenuhi kriteria pelaporan&nbsp;sesuai dengan ketentuan Bawaslu telah disampaikan kepada Bawaslu.<\/p>\n<p>&ldquo;Dari 210 yang dilaporkan ke Bawaslu, hanya satu yang ditindaklanjuti,&rdquo; kata Rusdi Marpaung,&nbsp;Ketua Divisi Advokasi dan Hukum Jaga Pemilu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244477579\/gugatan-perselisihan-hasil-pemilihan-umum-2024-di-mk-diperkirakan-meningkat\">Baca: Gugatan perselisihan hasil pemilu 2024 melonjak<\/a><\/p>\n<p>Dari 658 kasus yang dianalisis, terdapat empat kategori utama pelanggaran yang berdampak&nbsp;langsung kepada integritas pemilu.<\/p>\n<p>Keempat tipologi malpraktek pemilu tersebut adalah: praktik&nbsp;politik pork-barrel, jual-beli suara, manipulasi administratif dan monopoli sumberdaya publik&nbsp;dan politisasi aparatur.<\/p>\n<p>Modus vote-buying pada pemilu 2024 didominasi oleh praktek pembagian uang secara&nbsp;langsung selama kampanye arak-arakan, rapat dengar pendapat umum.<\/p>\n<p>Pembagian uang&nbsp;dilakukan baik secara terbuka maupun tertutup melalui broker ataupun diberikan saat acara&nbsp;berlangsung.<\/p>\n<p>Alibi yang diutarakan selalu seragam, sebagai ongkos politik ataupun biaya&nbsp;partisipasi dalam kegiatan kampanye.<\/p>\n<p>Dari pengamatan Jaga Pemilu, politikus dan timses memahami batasan nominal yang dapat&nbsp;diberikan sesuai dengan peraturan KPU, maka pemberian barang kepada perorangan pemilih&nbsp;jika dijumlahkan nominalnya di bawah ketentuan PKPU tersebut sehingga terhindar dari jeratan&nbsp;hukum.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/244465765\/pastikan-ajukan-gugatan-perselisihan-hasil-pemilu-2024-pasangan-ganjar-mahfud-berharap-mk-tak-hanya-fokus-pada-perolehan-suara\">Baca: Tangani gugatan perselisihan hasil pemilihan umum, MK diminta tak hanya fokus pada perolehan suara&nbsp;<\/a><\/p>\n<p>Ini mengindikasikan, kata Luky, terjadinya normalisasi pelanggaran dan kecurangan pemilu di<br \/>Indonesia, atau situasi new normal.<\/p>\n<p>Di mana malpraktik pemilu dianggap sebagai hal&nbsp;yang biasa dan terjadi pembiaran dalam penegakan hukum. Sehingga hal yang sama berpotensi terjadi di masa yang akan datang.&nbsp;<\/p>\n<p>Dari teorinya, artifisial demokrasi dapat dilihat dari beragamnya pelanggaran dan kecurangan<br \/>dalam setiap tahapan pemilu, dikombinasikan dengan renggangnya representasi politik.<\/p>\n<p>&ldquo;Di mana hubungan antara pemilih dan politikus dipandang berlangsung secara transaksional<br \/>serta manipulatif,&ldquo; ujar Luky.<\/p>\n<p>Temuan Jaga Pemilu lainnya adalah pelaku pelanggaran terbesar selama pemilu 2024 justru adalah&nbsp;penyelenggara pemilu.<\/p>\n<p>Luky Djani mengungkapkan, lebih&nbsp;dari setengah pelaku yang diduga melakukan pelanggaran adalah penyelenggara pemilu yaitu&nbsp;sebanyak 55%.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244225162\/kecurangan-sudah-terjadi-sejak-putusan-mk-mungkinkah-hasil-pilpres-2024-dibatalkan\">Baca: Kecurangan Pemilu 2024 sudah terjadi sejak Keputusan MK<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Peringkat kedua pelaku pelanggaran dan kecurangan adalah peserta pemilu calon anggota<br \/>legislatif sebanyak 16%, dengan modus umum berupa upaya untuk beli suara (vote buying).<\/p>\n<p>Aktor selanjutnya adalah aparatur Penyelenggara Negara (10%) serta Kepala Daerah (8%).<\/p>\n<p>Mantan Ketua Badan Pengawas Pemilu Abhan mengungkapkan, pemerintah harus melakukan<br \/>evaluasi terkait temuan Jaga Pemilu tentang pelaku pelanggaran terbesar yang dilakukan oleh<br \/>penyelenggara pemilu.<\/p>\n<p>Ia menilai angka 55% pelanggaran yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu ini termasuk tinggi.<\/p>\n<p>Kita, ujarnya, sudah lihat ada beberapa kasus di mana&nbsp;penyelenggara pemilu dijerat kasus pidana seperti di Jawa Tengah dan Jawa Timur juga&nbsp;beberapa daerah lainnya.<\/p>\n<p>&ldquo;Ini menunjukan suatu fakta bahwa ada masalah terkait&nbsp;penyelenggara pemilu, apakah ini terjadi saat mulai proses rekrutmen atau lainya. Ini tentu&nbsp;harus menjadi bahan evaluasi,&rdquo; jelas Abhan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244367239\/icw-dan-kontras-penuh-kekacauan-pemilu-2024-adalah-pemilu-terburuk-sejak-era-reformasi\">Baca; ICW dan KontraS nilai Pemilu 2024 sebagai yang terburuk sejak era reformasi&nbsp;<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Perhimpunan Jaga Pemilu&nbsp;menyimpulkan bahwa Pemilu 2024&nbsp;telah menjadi&nbsp;artifisial, di mana penyelenggaraan pemilu diatur sedemikian rupa melalui skenario&nbsp;pemenangan yang memanipulasi mekanisme prosedural dan peraturan kepemiluan. Kesimpulan Jaga Pemilu ini didasarkan pada&nbsp;sejumlah temuan terkait&nbsp;penyelenggaraan Pemilu 2024, termasuk pelanggaran yang terjadi selama pemilu. &ldquo;Analisis terhadap laporan dan temuan oleh jaga Pemilu memperlihatkan bahwa&nbsp;penyelenggaraan Pemilu 2024 terkontaminasi oleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":17640,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[4700,2825],"class_list":["post-17639","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jaga-pemilu","tag-pemilu-2024"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17639","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17639"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17639\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17640"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17639"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17639"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17639"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}