{"id":17646,"date":"2026-07-30T02:07:56","date_gmt":"2026-07-30T02:07:56","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17646"},"modified":"2026-07-30T02:07:56","modified_gmt":"2026-07-30T02:07:56","slug":"kasus-dbd-di-indonesia-naik-dua-kali-lipat-pada-musim-hujan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17646","title":{"rendered":"Kasus DBD di Indonesia Naik Dua Kali Lipat pada Musim Hujan"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Curah hujan yang tinggi menyebabkan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia meningkat hingga dua kali lipat&nbsp;.<\/p>\n<p>Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), peningkatan kasus DBD tersebut terjadi pada bulan Maret 2024 jika dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya.<\/p>\n<p> &#8220;Memang kalau kita bandingkan 2023 dengan 2024 terjadi peningkatan kasus dengue atau DBD yang tadinya 15 ribu kasus menjadi 35 ribu,&#8221; jelas Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi seperti yang dikutip Antaranews.<\/p>\n<p>Dari laporan Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Ditjen P2P) Kemenkes, kenaikan kasus mulai terjadi sejak akhir Februari 2024 yang semula berkisar 15.977 kasus.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/244450179\/kasus-dbd-di-tasikmalaya-capai-215-satu-anak-meninggal\">Baca: Kasus DBD di Tasikmalaya tinggi, 1 orang meninggal<\/a><\/p>\n<p>Ada lima kabupaten\/kota dengan kasus DBD tertinggi yaitu Tangerang, Bandung Barat, Kota Kendari, Subang, dan Lebak.<\/p>\n<p> Nadia mengatakan angka kasus saat ini kasus kematian akibat DBD juga meningkat. &#8220;Angka kematian juga meningkat, tapi memang tidak sebesar peningkatan kasus dengue,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Hingga pekan ke delapan tahun ini, sebanyak 124 pasien dengue atau DBD dilaporkan meninggal dunia.<\/p>\n<p> Menurut Nadia, kenaikan ini dipicu oleh berbagai faktor, diantaranya pemanasan global, termasuk El Nino yang belakangan ini melanda Indonesia.<\/p>\n<p>&#8220;Karena ada El Nino pergeseran dari musim kemarau yang memanjang menjadi musim hujan, makanya demam berdarah terjadi peningkatan,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/244412315\/puncak-dbd-diperkirakan-april-masyarakat-diimbau-bersihkan-rumah\">Baca: Puncak DBD diperkirakan bulan April<\/a><\/p>\n<p>Selain itu, cuaca panas juga menyebabkan siklus hidup nyamuk sejak dalam telur hingga dewasa tumbuh lebih cepat.<\/p>\n<p>Kondisi ini diperparah dengan curah hujan yang tinggi dan menyebabkan banyaknya genangan air di sejumlah tempat. Akibatnya nyamuk aedes aegypti bertelur dengan mudah.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n<p> Nadia memperkirakan kenaikan kasus dengue atau DBD masih akan terus berlangsung hingga masa puncak di April 2024.<\/p>\n<p>Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk melakukan pengendalian dengue atau DBD di antaranya melalui pemberantasan sarang nyamuk (PSN), 3M plus, hingga gerakan satu rumah satu Jumantik.<\/p>\n<p> Selain itu masyarakat juga diimbau menanam tanaman pengusir nyamuk hingga memelihara ikan pemakan jentik nyamuk pada genangan air yang rawan pertumbuhan nyamuk.<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Curah hujan yang tinggi menyebabkan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia meningkat hingga dua kali lipat&nbsp;. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), peningkatan kasus DBD tersebut terjadi pada bulan Maret 2024 jika dibandingkan periode yang sama setahun sebelumnya. &#8220;Memang kalau kita bandingkan 2023 dengan 2024 terjadi peningkatan kasus dengue atau DBD yang tadinya 15 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":17647,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1627,24,404],"class_list":["post-17646","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-dbd","tag-hujan","tag-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17646","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17646"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17646\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17647"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17646"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17646"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17646"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}