{"id":17816,"date":"2026-07-30T02:08:46","date_gmt":"2026-07-30T02:08:46","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17816"},"modified":"2026-07-30T02:08:46","modified_gmt":"2026-07-30T02:08:46","slug":"sejumlah-tokoh-kecam-tindakan-represif-aparat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17816","title":{"rendered":"Sejumlah Tokoh Kecam Tindakan Represif Aparat"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Sejumlah tokoh mengecam tindakan represif yang dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap massa yang berunjuk rasa di depan gedung MPR\/DPR pada Selasa (19\/03\/2024) malam.<\/p>\n<p>Juru bicara Front Penyelamat Reformasi Indonesia, Erwin Usman menyatakan aparat kepolisian telah semena dan bertindak arogan dalam membubarkan massa demonstran.<\/p>\n<p>Menurutnya massa masih bertahan di Gedung MPR\/DPR karena masih menunggu perwakilan massa yang tengah berdialog dengan anggota DPR di dalam gedung.<\/p>\n<p>&ldquo;Sejak pukul 18 setelah berbuka puasa bersama massa memilih bertahan di gedung DPR karena menunggu perwakilan massa yang sedang berdialog menyampaikan aspirasi kepada anggota DPR,&rdquo; kata Erwin dalam konferensi persnya pada Rabu (20\/03\/2024).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/244461093\/demonstrasi-di-depan-gedung-mprdpr-ricuh-puluhan-demonstran-terluka\">Baca: Demonstrasi di depan gedung MPR\/DPR ricuh<\/a><\/p>\n<p>Saat itu, aparat kepolisian yang dilengkapi helm, tameng, pentungan membubarkan paksa massa.<\/p>\n<p>Mereka menarik, mendorong, memuukul, menendang dan menginjak-injak massa yang bertahan. Tindakan ini juga diberlakukan terhadap emak-emak yang ikut dalam unjuk rasa.<\/p>\n<p>Hal senada juga diungkapkan ketua umum Forum Penyelamat Demokrasi dan Reformasi (FPDR), Marsekal TNI (purn) Agus Supriatna.<\/p>\n<p>&ldquo;Kami mengecam keras tindakan berlebihan aparat keamanan terhadap para demonstran yang sedang menyuarakan pendapatnya. Ingat, kebebasan berpendapat dijamin oleh konstitusi dan undang-undang,&rdquo; kata Agus.<\/p>\n<p>Selanjutnya mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara ini menjelaskan aparat negara, bukan alat penguasa atau pemerintah yang sedang berkuasa.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244462083\/polisi-siagakan-3055-personel-untuk-amankan-unjukrasa-soal-hasil-pemilu-2024\">Baca: Polisi siagakan lebih dari 3 ribu personil hadapi massa demonstran<\/a><\/p>\n<p>Sehingga seharusnya aparat keamanan melindungi rakyat yang menyampaikan aspirasi dan hak kebebasan berbicara.<\/p>\n<p>&ldquo;Aparat keamanan itu merupakan pelindung, pengayom dan pelayan rakyat, bukan alat kekuasaan pemerintah. Sebab itu, jika ada aksi demonstrasi mestinya aparat keamanan mampu memfasilitasi, bukan malah membuat rakyat takut,&rdquo; jelasnya.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Sementara itu, ketua pengarah FPDR, Laksamana TNI (purn) Bernartd Kent Sondakh menambahkan jika aparat keamanan bertindak berlebihan dan tidak terukur, justru dapat memicu gelombang aksi yang lebih besar.<\/p>\n<p>Sekjen FPDR, Rudi S Kamri juga mengecam keras tindakan represif aparat kepolisian.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/244200633\/demo-tolak-hasil-pilpres-2024-kami-turun-ke-jalan-karena-tak-ingin-orde-baru-bangkit-lagi\">Baca: Demo tolak pemilu curang <\/a><\/p>\n<p>Menurutnya akan bahaya jika aparat kepolisian selalu mengedeoankan tindakan represif dalam membubarkan massa.<\/p>\n<p>&ldquo;Apalagi jika nanti jatuh korban. Ingat, Soeharto lengser juga setelah Pemilu 1997. Ini setelah pemilu 2024 yang berlangsung curang, bukan tidak mungkin Presiden Jokowi pun akan lengser karena tekanan massa,&rdquo; jelas Rudy.<\/p>\n<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, kericuhan mewarnai aksi demonstrasi yang berlangsung di depan Gedung DPR\/MPR, Senayan, Jakarta Selasa malam.<\/p>\n<p>Puluhan peserta aksi terluka dan sebanyak 47 orang ditangkap dan belum dibebaskan hingga kini.<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Sejumlah tokoh mengecam tindakan represif yang dilakukan oleh aparat kepolisian terhadap massa yang berunjuk rasa di depan gedung MPR\/DPR pada Selasa (19\/03\/2024) malam. Juru bicara Front Penyelamat Reformasi Indonesia, Erwin Usman menyatakan aparat kepolisian telah semena dan bertindak arogan dalam membubarkan massa demonstran. Menurutnya massa masih bertahan di Gedung MPR\/DPR karena masih menunggu perwakilan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":17817,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2154,1302,315,4777],"class_list":["post-17816","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-aparat","tag-demonstrasi","tag-mahasiswa","tag-tokoh"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17816","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17816"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17816\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17817"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17816"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17816"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17816"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}