{"id":17882,"date":"2026-07-30T02:09:04","date_gmt":"2026-07-30T02:09:04","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17882"},"modified":"2026-07-30T02:09:04","modified_gmt":"2026-07-30T02:09:04","slug":"pertanyakan-penundaan-penangkapan-ikan-terukur-dpr-minta-kkp-lindungi-nelayan-tradisional","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17882","title":{"rendered":"Pertanyakan Penundaan Penangkapan Ikan Terukur, DPR Minta KKP Lindungi Nelayan Tradisional"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Anggota Komisi IV DPR RI Yohanis Fransiskus Lema menyoroti terkait keberlanjutan penerapan kebijakan penangkapan ikan terukur yang mengalami penundaan.<\/p>\n<p>Sorotan terhadap pelaksanaan kebijakan&nbsp;penangkapan ikan terukur ini disampaikan&nbsp;Ansy Lema sapaan akrabnya, dalam Rapat Kerja Komisi IV dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Kamis (14\/03\/2024).<\/p>\n<p>Selama masa penundaan kebijakan penangkapan ikan terukur ini, Ia meminta&nbsp; KKP untuk mempertimbangkan sejumlah hal agar kebijakan tersebut nantinya lebih optimal dan menguntungkan nelayan terutama nelayan kecil.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243259809\/masalah-lingkungan-terbesar-2023-penangkapan-ikan-secara-berlebihan\">Baca: Penangkapan ikan secara berlebihan memicu masalah lingkungan&nbsp;<\/a><\/p>\n<p>&ldquo;Terkait dengan program penangkapan ikan terukur, pertanyaan kami singkat ini sebenarnya jadi dijalankan ataukah tidak ya? mohon pertimbangkan setiap aspek,&rdquo; tegasnya&nbsp;<\/p>\n<p>Penundaan terhadap pelaksanaan kebijakan penangkapan ikan secara terukur tertuang dalam Surat Edaran Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor B.1954\/MEN-KP\/XI\/2023.<\/p>\n<p>Surat edaran tersebut menyatakan pelaksanaan kuota penangkapan ikan dan sertifikat kuota dari yang awalnya dimulai pada musim penangkapan ikan tahun 2024 menjadi diundur pada 2025.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243214885\/masalah-lingkungan-terbesar-2023-meningkatnya-keasaman-laut\">Baca: Meningkatnya keasaman laut menjadi masalah serius pada lingkungan<\/a><\/p>\n<p>Pada masa penundaan ini, ia meminta KKP mempertimbangkan beberapa aspek, salah satunya terkait dengan kesiapan infrastruktur pelabuhan perikanannya.<\/p>\n<p>&rdquo;Supaya&nbsp;<em>stakeholder<\/em>&nbsp;yang terlibat di dalamnya nelayan dan juga pelaku usaha itu tidak dirugikan terkait dengan konsep penangkapan ikan terukur ini,&rdquo; tutur Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu.<\/p>\n<p>Legislator dapil NTT II itu juga menyatakan aspek konservasi laut terutama mengenai habitat dan ekosistem juga menjadi hal yang perlu untuk dipertimbangkan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243211082\/masalah-lingkungan-terbesar-2023-naiknya-permukaan-air-laut-akibat-krisis-iklim\">Baca: Naiknya permukaan air laut memicu masalah serius pada lingkungan<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Oleh karena, ujarnya, hal ini menyangkut perlindungan terhadap nelayan kecil tradisional.<\/p>\n<p>Hal ini agar kebijakan penangkapan ikan terukur tersebut tidak menjadi media untuk menyingkirkan para nelayan kecil dan tradisional.<\/p>\n<p>&rdquo;Kita berharap kebijakan ini tidak hanya memberikan profit bagi para usahawan besar. Tetapi juga benefit bagi para pelaku usaha terutama nelayan kecil tradisional,&rdquo; jelasnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24703246\/nasib-nelayan-tradisional-terombang-ambing-dampak-perubahan-iklim\">Baca: Nasib nelayan terombang-ambing akibat perubahan iklim<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Anggota Komisi IV DPR RI Yohanis Fransiskus Lema menyoroti terkait keberlanjutan penerapan kebijakan penangkapan ikan terukur yang mengalami penundaan. Sorotan terhadap pelaksanaan kebijakan&nbsp;penangkapan ikan terukur ini disampaikan&nbsp;Ansy Lema sapaan akrabnya, dalam Rapat Kerja Komisi IV dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Kamis (14\/03\/2024). Selama masa penundaan kebijakan penangkapan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":17883,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[594,4795],"class_list":["post-17882","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-nelayan","tag-penangkapan-ikan-terukur"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17882","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17882"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17882\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17883"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17882"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17882"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17882"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}