{"id":17949,"date":"2026-07-30T02:09:29","date_gmt":"2026-07-30T02:09:29","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17949"},"modified":"2026-07-30T02:09:29","modified_gmt":"2026-07-30T02:09:29","slug":"bmkg-musim-kemarau-2024-bakal-mundur","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17949","title":{"rendered":"BMKG: Musim Kemarau 2024 Bakal Mundur"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau pada tahun 2024 bakal mundur dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>Dalam konferensi persnya di Jakarta (15\/3\/2024), Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan&nbsp;musim kemarau 2024 akan mencapai puncaknya pada bulan Juli dan Agustus 2024.<\/p>\n<p>&#8220;Jika dibandingkan terhadap rerata klimatologinya (periode 1991-2020), maka awal musim Kemarau 2024 di Indonesia diprediksi mundur pada 282 ZOM (40%), sama pada 175 ZOM (25%), dan maju pada 105 ZOM (15%),&#8221; ungkap Dwikorita.<\/p>\n<p>Dia memaparkan sejumlah wilayah yang awal kemaraunya diprediksikan mundur adalah sebagian wilayah Sumatra Utara, sebagian wilayah Riau, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, DIY, Jawa Timur.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244147658\/peneliti-brin-ingatkan-fenomena-el-nino-berlanjut-di-2024\">Baca: El nino berlanjut hingga Mei 2024<\/a><\/p>\n<p>Selain itu, sebagian besar Kalimantan, sebagian Bali, NTB, sebagian NTT, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Barat, sebagian besar Sulawesi Tengah, Gorontalo, sebagian Sulawesi Tengah dan sebagian Maluku.<\/p>\n<p>Selanjutnya, perempuan yang akrab disapa Rita ini menjelaskan jika dibandingkan terhadap rata-rata klimatologinya (periode 1991-2020), maka secara umum musim kemarau 2024 diprediksi bersifat normal dan atas normal.<\/p>\n<p>Yaitu masing-masing sebanyak 359 ZOM (51,36%) dan 279 ZOM (39,91%). Namun, terdapat 61 ZOM (8,73%) yang diprediksikan akan bersifat bawah normal.<\/p>\n<p>Adapun wilayah yang diprediksi mengalami sifat musim kemarau di bawah normal yaitu di sebagian kecil Aceh, sebagian kecil Sumatra Utara, sebagian kecil Riau, sebagian Kepulauan Bangka belitung.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243328134\/pemanasan-suhu-bumi-cetak-rekor-pada-november-2023-ini-penyebabnya\">Baca: Suhu bumi cetak rekor pada November 2023<\/a><\/p>\n<p>Sebagian Jawa Timur, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Selatan, sebagian Sulawesi Tenggara, sebagian Sulawesi Tengah, sebagian NTT juga diprediksi dibawah normal.<\/p>\n<p>Selain itu musim kemarau dibawah normal diperkirakan terjadi di wilayah Maluku Utara, sebagian Papua Barat, sebagian Papua Tengah dan sebagian Papua Selatan.<\/p>\n<p>Sedangkan, wilayah yang diprediksi mengalami sifat musim kemarau di atas normal yaitu sebagian kecil pesisir selatan Sumatera Barat, Bengkulu, Sumatra Selatan, Lampung.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Sebagian besar Pulau Jawa, Bali, NTB, NTT, sebagian Kalimantan Barat, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Selatan, sebagian Kalimantan Timur, sebagian kecil Kalimantan Utara juga diperkirakan diatas normal.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/241225326\/studi-emisi-gas-rumah-kaca-mencapai-titik-tertinggi\">Baca: Emisi karbon global cetak rekor pada 2023<\/a><\/p>\n<p>Demikian juga bagian selatan Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, bagian utara dari Gorontalo dan Sulawesi Utara, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan sebagian besar Papua Selatan.<\/p>\n<p>&#8220;Sebagian besar wilayah Indonesia sebanyak 317 ZOM (45,61%) akan mengalami puncak musim kemarau pada bulan Agustus 2024 yaitu meliputi sebagian Sumatra Selatan, Jawa Timur, sebagian besar Pulau Kalimantan, Bali, NTB, NTT, sebagian besar Pulau Sulawesi, Maluku dan sebagian besar Pulau Papua,&rdquo; urainya.<\/p>\n<p>&ldquo;Namun demikian, terdapat beberapa wilayah yang mengalami puncak musim kemarau pada bulan Juli 2024 sebanyak 217 ZOM (31,22%) dan September 2024 sebanyak 68 ZOM (9,78%),&#8221; sambungnya lagi.<\/p>\n<p>Pada kesempatan itu, Rita menjelaskan hingga awal Maret 2024, pemantauan terhadap anomali iklim global di Samudra Pasifik menunjukkan El Nino moderat masih berlangsung dengan nilai indeks 1,59.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244052637\/5-kabar-baik-untuk-lingkungan-pada-tahun-2023\">Baca: 5 kabar baik untuk lingkungan pada 2023<\/a><\/p>\n<p>Sedangkan di Samudra Hindia, pemantauan suhu muka laut menunjukkan kondisi IOD Netral.<\/p>\n<p>Fenomena El Nino tersebut, lanjutnya diprediksi akan segera menuju netral pada periode Mei-Juni-Juli 2024 dan setelah triwulan ketiga (Juli-Agustus-September) 2024 berpotensi beralih menjadi La Nina-Lemah.<\/p>\n<p>Sementara itu, kondisi Indian Ocean Dipole (IOD) diprediksi akan tetap netral setidaknya hingga September 2024.<\/p>\n<p>Sedangkan kondisi suhu muka laut di Indonesia, diprediksikan berada dalam kondisi yang lebih hangat, dengan kisaran +0.5 &#8211; +2.0 derajat celcius lebih hangat dari kondisi normalnya.<\/p>\n<p>Karena itu BMKG menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada pemerintah dan masyarakat untuk menghadapi musim kemarau 2024.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243600931\/cop-28-tanpa-mandat-tegas-akhiri-bahan-bakar-fosil-haruskah-kita-mempersiapkan-kematian-bumi\">Baca: Disayangkan, COP 28 berakhir tanpa mandat pengurangan energi fosil<\/a><\/p>\n<p>BMKG mengimbau Kementerian\/Lembaga, Pemerintah Daerah, institusi terkait, dan seluruh masyarakat agar mewaspadai dan antisipasi terhadap dampak musim kemarau.<\/p>\n<p>Terutama di wilayah yang mengalami sifat musim kemarau bawah normal (lebih kering dibanding biasanya).<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Menurutnya wilayah tersebut diprediksi dapat mengalami peningkatan risiko bencana kekeringan meteorologis, kebakaran hutan dan lahan, dan kekurangan sumber air.<\/p>\n<p>Salah satu cara mengantisipasinya dengan melakukan penyimpanan air pada akhir musim hujan ini untuk memenuhi danau, waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya di masyarakat melalui gerakan memanen air hujan.<\/p>\n<p>Untuk wilayah yang diprediksi mengalami musim kemarau atas normal (lebih basah dari biasanya) warga dapat mengantisipasi dengan menanam atau hortikultura yang sensitif terhadap curah hujan tinggi.<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim kemarau pada tahun 2024 bakal mundur dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dalam konferensi persnya di Jakarta (15\/3\/2024), Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menjelaskan&nbsp;musim kemarau 2024 akan mencapai puncaknya pada bulan Juli dan Agustus 2024. &#8220;Jika dibandingkan terhadap rerata klimatologinya (periode 1991-2020), maka awal musim Kemarau 2024 di Indonesia diprediksi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":17950,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[8,49],"class_list":["post-17949","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bmkg","tag-kemarau"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17949","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17949"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17949\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17950"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17949"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17949"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17949"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}