{"id":17965,"date":"2026-07-30T02:09:34","date_gmt":"2026-07-30T02:09:34","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17965"},"modified":"2026-07-30T02:09:34","modified_gmt":"2026-07-30T02:09:34","slug":"klinik-investasi-gak-ada-uang-ya-gak-cuan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17965","title":{"rendered":"Klinik Investasi: Gak Ada Uang ya Gak Cuan"},"content":{"rendered":"<div dir=\"auto\"><strong> <!--img1--> <\/strong><\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\"><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Banyak&nbsp;orang terjebak dalam investasi bodong. Karena iming-iming imbak balik yang berlipat uang malah amblas.&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Sebaliknya terlalu hati-hati dalam melakukan investasi, hasilnya juga tidak akan seperti yang diharapkan.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Bagaimana sebaiknya investasi dilakukan, mulai hari ini kita akan menurunkan tulisan bersambung tentang investasi bersama praktisi investasi Asih Kirana Wardani.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Segera saja kita ikuti ulasan mantan Redaktur Pelaksana di sebuah media ekonomi ternama ini:&nbsp; &nbsp; &nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Pernah suatu kali, seseorang meminta saran investasi kepada saya. Dia mengeluhkan investasinya yang rugi. Saya pun bertanya, investasi di mana. Dia menjawab, investasi di Bibit.&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&ldquo;Oh, di reksadana.&rdquo;&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&ldquo;Gak tahu. Pokoknya, di Bibit. Perkiraannya, untung sekian. Ternyata malah rugi.&rdquo;&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/24689075\/indonesia-segera-terapkan-kebijakan-golden-visa-ini-dampaknya-bagi-dunia-kerja\">Baca: Indonesia bakal terapkan golden visa, ini dampaknya pada dunia kerja<\/a><\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Rupanya, dia tidak paham, sebetulnya investasi apa yang dia beli, bagaimana cara kerjanya, seperti apa risikonya. Yang dia lihat, dia berinvestasi, sudah semestinya mendapat keuntungan.&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&ldquo;Oh, memang investasi di reksadana tidak selalu untung. Malah, tidak boleh menjanjikan keuntungan. Kalau yang pasti ada bunganya, namanya deposito.&ldquo;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&ldquo;Atau, kalau maunya yang pasti-pasti, beli saja obligasi negara yang untuk ritel, seperti ORI. Tingkat kupon atau bunganya masih lebih baik daripada bunga deposito bank saat ini. Investasinya juga bisa mulai dari cuma Rp 1 juta.&rdquo;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&ldquo;Satu juta itu gede bagiku. Aku beli Bibit itu karena modalnya bisa mulai dari ribuan rupiah.&rdquo; ujarnya.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&ldquo;Oh, begitu. Memang investasi berapa?&rdquo; tanya saya<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&ldquo;Lima puluh ribu rupiah. Sekarang tinggal dua puluh ribuan.&rdquo; jawabnya<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24688387\/hari-lansia-nasional-banyak-lansia-tak-miliki-bpjs-kesehatan\">Baca: Banyak lansia tak punya BPJS<\/a><\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Aduh, wajah saya rasanya langsung melorot. Pengen berubah jadi Mak Lampir. Tapi, demi mengedukasi satu orang &ndash; yang lebih baik daripada tidak sama sekali, saya menarik napas panjang dan mencoba memberikan solusi.&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&ldquo;Oh, ya, gak apa-apa, mulai dari segitu, tapi lakukan dengan rutin. Setiap bulan, di tanggal yang sama, sisihkan Rp 50.000 untuk beli unit reksadana yang sama. Syukur-syukur, bisa menyisihkan lebih besar.&ldquo;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&ldquo;Jadi, nanti akan terbentuk dana yang lumayan, sehingga hasil investasinya juga lumayan. Kalau cuma beli sekali dan cuma Rp 50.000, ya memang akan akan habis untuk biaya-biaya. Bayangkan saja, biaya administrasi untuk mempertahankan rekening Mbak di bank saja berapa. Belum mesti bayar manajer investasi yang mengelola dana.&rdquo;&nbsp; jawab saya<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&ldquo;Iya, sih. Tapi kalau rutin segitu, terus mesti nunggu entah kapan untung, kan malas. Ya kalau untung. Kan, ternyata bisa rugi juga. Padahal, uang segitu bisa aku pakai modal jualan kuaci, lo. Jelas, bisa dapat untung berapa.&rdquo;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Rasanya, wajah saya sudah benar-benar berubah menjadi Mak Lampir! Orang model begini tidak benar-benar berniat belajar, tapi sekadar mencari argumen agar terlihat kritis. Saya merasa terdzolimi karena dipancing membuang waktu dan napas dengan sia-sia.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/242912579\/alasan-perusahaan-menolak-lamaran-fresh-graduate-yang-terjerat-utang\">Baca: Alasan perusahaan menolak fresh graduate yang terjerat utang<\/a><\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Tidak sedikit orang seperti ini; malas mempelajari produk investasi yang dia beli, berpikir investasi pasti untung, tidak mau disiplin menyisihkan uang tapi ingin kaya, lalu protes kalau rugi.&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Orang lupa, mengapa orang kaya cenderung menjadi semakin kaya. Pasalnya, bukan saja mereka mempunyai usaha atau mendapatkan penghasilan dari bekerja, tapi juga karena uang bekerja untuk mereka.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Ini nyata, bukan mitos. Uang yang mereka investasikan di saham, misalnya, bisa berlipat ganda nilainya dalam waktu relatif singkat, tergantung jenis sahamnya.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Tentu, juga banyak yang menjadi kaya karena fasilitas dan kedekatan dengan pejabat pemerintah atau karena ikut dalam aktivitas cuci uang.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Tapi, saya sedang tidak ingin bicara soal oligarki. Saya cuma mau bilang, dalam investasi berlaku prinsip &ldquo;<em>it needs money to create money&rdquo;<\/em>. Perlu punya uang untuk menghasilkan lebih banyak uang.&nbsp;&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/242760029\/mahasiswa-terjerat-utang-paylater-ojk-peringatkan-penyedia-paylater-lebih-selektif-pilih-nasabah\">Baca: Banyak mahasiswa terjerat paylater, ini kata OJK<\/a><\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Dus, bagi kaum pekerja dengan penghasilan biasa-biasa saja seperti saya dan Anda (mungkin), hal pertama yang perlu menjadi fokus adalah bagaimana menciptakan kolam dana itu.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Jalannya, dengan disiplin menyisihkan sebagian dari penghasilan kita. Bisa ditaruh di tabungan, tapi mungkin lebih baik ditempatkan di reksadana pasar uang.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Selain jadi terpisah dari tabungan yang menjadi wadah arus kas kita, reksadana pasar uang juga berpotensi memberikan hasil lebih baik ketimbang bunga tabungan.&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Setelah kolam dana cukup memadai, Anda bisa mengambil dan menggunakannya untuk membeli instrumen investasi yang berpotensi menghasilkan keuntungan lebih baik.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Obligasi bisa jadi pilihan bagi mereka yang suka main aman atau saham bagi yang lebih berani menanggung risiko.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/241767884\/harga-rumah-terus-naik-dan-generasi-milenial-sulit-miliki-hunian-ini-yang-dilakukan-pemerintah\">Baca: Harga rumah terus meroket, bagaimana kans anak muda beli rumah?<\/a><\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Selain itu, tentu tetap disiplin menyisihkan penghasilan untuk menambah isi kolam dana Anda.&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Berapa jumlah uang di kolam dana sehingga bisa disebut memadai? Tergantung, produk apa yang mau Anda beli. Dengan Rp 500.000, Anda bisa mulai membeli reksadana saham atau reksadana campuran.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Dengan Rp 1 juta, Anda bisa mulai membeli ORI. Dengan Rp 50 juta, Anda bisa langsung berinvestasi di saham. Semakin besar kolam dana Anda, semakin leluasa Anda berinvestasi.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Dengan kehati-hatian dan selektif memilih instrumen investasi, niscaya nilai kekayaan Anda bisa bertambah dengan cukup signifikan.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Mungkin tidak akan setajir bohir capres, tapi lumayanlah. Tentu, tetap lakukan diversifikasi agar risiko tidak terkumpul di satu tempat.&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Yang pasti, no money, no cuan.&nbsp;&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; 7cloud.asia &#8211; Banyak&nbsp;orang terjebak dalam investasi bodong. Karena iming-iming imbak balik yang berlipat uang malah amblas.&nbsp; &nbsp; Sebaliknya terlalu hati-hati dalam melakukan investasi, hasilnya juga tidak akan seperti yang diharapkan. &nbsp; Bagaimana sebaiknya investasi dilakukan, mulai hari ini kita akan menurunkan tulisan bersambung tentang investasi bersama praktisi investasi Asih Kirana Wardani. &nbsp; Segera saja [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":17966,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[3364],"class_list":["post-17965","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-investasi"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17965","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17965"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17965\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17966"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17965"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17965"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17965"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}