{"id":17995,"date":"2026-07-30T02:09:41","date_gmt":"2026-07-30T02:09:41","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17995"},"modified":"2026-07-30T02:09:41","modified_gmt":"2026-07-30T02:09:41","slug":"brin-rampungkan-riset-soal-candi-borobudur-ancaman-pencabutan-status-world-heritage-teratasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=17995","title":{"rendered":"BRIN Rampungkan Riset Soal Candi Borobudur: Ancaman Pencabutan Status World Heritage Teratasi"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah menyelesaikan hasil kajian riset terhadap Candi Borobudur yang telah dimulai sejak tahun 2022.<\/p>\n<p>Dalam laporannya, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengemukakan&nbsp;terdapat dua isu yang menjadi concern BRIN terkait pelestarian Candi Borobudur.<\/p>\n<p>Pertama yaitu pada saat tahun 2022 adanya ancaman pencabutan status <em>world heritage<\/em> oleh UNESCO terhadap Candi Borobudur akibat pembangunan fasilitas baru yang waktu itu masih kurang terkoordinasi dengan Kemendikbud.<\/p>\n<p>Poin kedua, pemasangan chatra untuk penguatan status Candi Borobudur sebagai pusat ibadah Umat Buddha sejak 2023. Chatra ini dipasang di stupa teratas Candi Borobudur<\/p>\n<p>Pada prinsipnya, BRIN bersama Kemenag khususnya Ditjen Bimas Buddha, Kemdikbud, Kemenkomarves, Kemenparekraf serta BUMN telah memberi solusi jalan tengah bahwa chatra memiliki justifikasi yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah dari sisi arkeologi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/wisata\/243105240\/menghidupkan-relief-candi-borobudur-ke-dalam-seni-dan-budaya-masyarakat\">Baca: Upaya menghidupkan relief Candi Borobudur di tengah masyarakat sekitar Candi&nbsp;&nbsp;<\/a><\/p>\n<p>Sehingga, menurut Laksana, tidak perlu ditakutkan adanya potensi akan merusak keaslian Candi Borobudur seperti yang disampaikan para budayawan.<\/p>\n<p>&ldquo;Kami mengusulkan bentuk chatra yang berbeda yang lebih sesuai dengan relief yang selama ini sudah ada dan sudah dianalisa secara digital oleh periset arkeologi di BRIN,&rdquo; paparnya<\/p>\n<p>Laksana menegaskan, pembuatan chatra ini juga berbasis data pengukuran dari batu eks catra yang sudah ditemukan meskipun itu tidak utuh.<\/p>\n<p>Ia berharap itu akan segera bisa diputuskan khususnya oleh Kemendikbud dan juga diterima oleh Kementerian Agama sebagai solusi jalan tengah dan yang bisa dipertanggungjawabkan baik dari sisi arkeologi, agama dan juga&nbsp; pariwisata,<\/p>\n<p>Dalam pemaparannya, Laksana mengatakan,&nbsp;pihaknya bersama Kemendikbud, BUMN, PT TWC dan Kemenparekraf telah melakukan kaji ulang&nbsp;<em>Heritage Impact Assessment&nbsp;<\/em>(HIA).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24688893\/mengenal-ritual-thudong-para-bhante-berjalan-ribuan-kilometer-ke-candi-borobudur\">Baca: Mengenal tradisi thudong, di mana para bhante Budha berjalan ribuan kilometer ke Candi Borobudur<\/a><\/p>\n<p>Hasil kajian ini kemudian telah diserahkan Kemenkomarves kepada badan budaya dunia, UNESCO di Paris pada tahun 2023.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Secara prinsip, kaji ulang soal Candi Borobudur ini telah bisa diterima meskipun belum ditetapkan oleh UNESCO.<\/p>\n<p>Menanggapi paparan Laksana ini ini, anggota Komisi VII DPR Bambang Patijaya menginginkan BRIN meningkatkan koordinasi dengan Kemdikbud dalam pelestarian Candi Borobudur.<\/p>\n<p>BRIN, menurut Bambang bisa bertindak sebagai katalisator penghubung dalam mengakselerasikan Candi Borobudur sebagai daerah pariwisata yang tetap menjadi kebanggaan Indonesia.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/241636457\/mitos-kehidupan-pohon-hayat-tak-hanya-dikenal-di-indonesia\">Baca: Pohon hayat juga ada di relief Candi Borobudur&nbsp;<\/a><\/p>\n<p>Ia menekankan hal ini pada posisi Candi Borobudur sebagai&nbsp;<em>world heritage site<\/em>&nbsp;dan juga kebanggaan Umat Buddha Indonesia yang salah satunya melalui pemasangan chatra di puncak Borobudur.<\/p>\n<p>Yang diperlukan, ujar Bambang, adalah bagaimana langkah-langkah berikutnya di dalam mempersiapkan&nbsp;<em>Heritage Impact Assessment.<\/em>&nbsp;Kami intinya menginginkan BRIN lebih meningkatkan koordinasinya dengan Kemendikbud.<\/p>\n<p>&rdquo;&nbsp;Kami mengerti bahwa yang namanya konservasi itu juga kita menjaga kelestarian dan sebagainya, tetapi juga jangan kaku-kaku amat,&rdquo; ujarnya saat RDP dengan Kepala BRIN di Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (13\/3\/2024).<\/p>\n<p>Dengan demikian, ungkap Bambang Patijaya yang juga Sekjen Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) ini, ketiga aspek spiritual, aspek konservasi dan aspek ekonomi komersial ini dapat tercapai.<\/p>\n<p>&ldquo;Sehingga akan dicapai satu titik keseimbangan baru sehingga kemudian semuanya bisa optimal. Ini yang kami harapkan dukungan daripada BRIN,&rdquo; tandas Politisi Fraksi Partai Golkar tersebut.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) telah menyelesaikan hasil kajian riset terhadap Candi Borobudur yang telah dimulai sejak tahun 2022. Dalam laporannya, Kepala BRIN Laksana Tri Handoko mengemukakan&nbsp;terdapat dua isu yang menjadi concern BRIN terkait pelestarian Candi Borobudur. Pertama yaitu pada saat tahun 2022 adanya ancaman pencabutan status world heritage oleh UNESCO terhadap [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":17996,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[477,1600],"class_list":["post-17995","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-brin","tag-candi-borobudur"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17995","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=17995"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/17995\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/17996"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=17995"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=17995"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=17995"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}