{"id":18084,"date":"2026-07-30T02:10:16","date_gmt":"2026-07-30T02:10:16","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=18084"},"modified":"2026-07-30T02:10:16","modified_gmt":"2026-07-30T02:10:16","slug":"tak-jelas-rencana-penonaktifan-nik-warga-luar-jakarta-bikin-bingung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=18084","title":{"rendered":"Tak Jelas, Rencana Penonaktifan NIK Warga Luar Jakarta Bikin Bingung"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <br \/><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Rencana penonaktifan Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga yang berdomisili di luar&nbsp;Jakarta yang akan dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI&nbsp;Jakarta, masih simpang siur dan belum jelas.<\/p>\n<p>Hal ini terungkap setelah beberapa hari lalu beredar formulir berita acara soal&nbsp;verifikasi\/survei lapangan pengaktifan kembali NIK serta Surat Pernyataan Alamat yang Digunakan Dalam Administrasi Kependudukan, di wilayah Perumnas Klender,&nbsp;Kelurahan Malaka Jaya, Jakarta Timur.<\/p>\n<p>&ldquo;Rencana penonaktifan NIK warga yang berdomisili di luar Jakarta masih belum jelas dan&nbsp;simpang siur,&rdquo; kata Sekretaris RT 04\/RW 04 Perumnas Klender, Kelurahan Malaka Jaya, Sandjoyo kepada 7cloud.asia.&nbsp;<\/p>\n<p>Pasalnya pada saat bersamaan juga beredar formulir pengaktifan kembali NIK di wilayah Klender.<\/p>\n<p>Sambil menunjukkan&nbsp;formulir tersebut, Sandjoyo menjelaskan di wilayah RW 04 Perumnas Klender saja, warga yang berdomisili di&nbsp;luar Jakarta berjumlah lebih dari 1000 orang.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/244422618\/penonaktifan-nik-daerah-khusus-jakarta-dilakukan-bertahap-mulai-april-2024\">Baca: Penonaktifan NIK Jakarta dilakukan secara bertahap mulai April 2024<\/a><\/p>\n<p>Sementara mantan Bendahara RT 06\/RW 04 Abdullah Rifai berpendapat, Dukcapil perlu memberikan batas waktu pada warga luar Jakarta bila ingin mengaktifan kembali NIKnya&nbsp;selama berurusan di Jakarta.<\/p>\n<p>&ldquo;Berapa lama jangka waktunya bagi warga luar Jakarta andai mengurus jual beli rumah,&nbsp;STNK, SIM atau BPJS. Bila mereka selesai mengurus, Dukcapil kan, bisa langsung&nbsp;menonaktifkan NIKnya.<\/p>\n<p>Karena kalau tidak begitu, masalah warga di luar Jakarta yang&nbsp;tinggal di sini tak akan pernah selesai,&rdquo; ujarnya.<\/p>\n<p>Ia menambahkan, Dukcapil perlu&nbsp;mensosialsasikan masalah NIK ini kepada warga Jakarta.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/242992200\/ibukota-pindah-ke-ikn-warga-dki-siap-siap-cetak-ulang-ktp\">Baca: Ibukota pindah ke IKN, warga Jakarta harus cetak ulang KTP<\/a><\/p>\n<p>Ia menceritakan, tiga hari lalu, pengurus RW dan semua ketua RT di wilayah Perumnas Klender, Kelurahan Malaka Jaya, menerima Formulir Berita Acara Verifikasi Survei Lapangan Pengaktifan&nbsp;Kembali NIK serta Surat Pernyataan Alamat Digunakan Dalam Admiistrasi Kependudukan.<\/p>\n<p>Kedua surat tersebut intinya membuka peluang bagi warga luar Jakarta untuk mengaktikan&nbsp;kembali NIK mereka.&nbsp;<\/p>\n<p>Pengaktifan NIK bisa dilakukan selama pemilik rumah tak keberatan alamat rumahnya digunakan oleh&nbsp;warga yang berdomisili di luar Jakarta.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Selain itu, pengurus RT juga menerima data berupa&nbsp;semua warga yang berdomisili di Perumnas Klender.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/242964344\/ibu-kota-pindah-ke-ikn-dki-jakarta-berubah-jadi-daerah-khusus-jakarta\">Baca: Ibukota pindah, Jakarta jadi daerah khusus<\/a><\/p>\n<p>Masalah penonaktifan NIK di Jakarta memang cukup pelik. Banyak warga yang tak lagi tinggal di Jakarta enggan NIK nya dinonaktifkan karena masih mendapatkan pembagian bansos.<\/p>\n<p>Namun mereka tak mau andil dalam membantu aktivitas warga.&nbsp;Warga di luar Jakarta, tambahnya, juga banyak yang tak mau membayar iuran warga seperti&nbsp;iuran sampah, keamanan, dana kematian dll.<\/p>\n<p>&ldquo;Mereka banyak yang tak mau bayar iuran warga. Padahal kartu keluarganya di sini, tapi&nbsp;kontrak di luar Jakarta. Begitu bansos turun, mereka pengen dapat duluan.<\/p>\n<p>&ldquo;Kalau tak dapat,&nbsp;mereka protes. Sementara warga Jakartanya sendiri banyak yang tak dapat. Jadi sering&nbsp;timbul konflik, karena tak adil,&rdquo; jelas Sandjoyo<\/p>\n<p>Baca:&nbsp;<\/p>\n<p>Sebelumnya Antara menyebutkan, Dukcapil akan melakukan penonaktifan NIK bagi warga&nbsp;yang berdomisili di luar Jakarta secara bertahap mulai bulan April 2024.<\/p>\n<p>Keputusan ini&nbsp;sejalan dengan rekomendasi Komisi A DPRD DKI yang turut meminta penonaktifan NIK&nbsp;dilakukan setelah ajang pesta demokrasi.<\/p>\n<p>&#8220;Mulai April, kita lakukan bertahap per bulan nanti jadi masyarakat bisa mengecek data NIK masing-masing nanti,&#8221; kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta Budi Awaluddin Jumat (8\/3\/2024).<\/p>\n<p>Dilansir Antaranewscom, Budi menuturkan keputusan waktu soal NIK warga Jakarta ini dibuat lantaran menunggu penetapan rekapitulasi suara pemilu yang dilakukan paling lambat 20 Maret 2024.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Rencana penonaktifan Nomor Induk Kependudukan (NIK) warga yang berdomisili di luar&nbsp;Jakarta yang akan dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI&nbsp;Jakarta, masih simpang siur dan belum jelas. Hal ini terungkap setelah beberapa hari lalu beredar formulir berita acara soal&nbsp;verifikasi\/survei lapangan pengaktifan kembali NIK serta Surat Pernyataan Alamat yang Digunakan Dalam Administrasi Kependudukan, di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":18085,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9,10,3906],"class_list":["post-18084","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jakarta","tag-kota","tag-nik"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18084","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18084"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18084\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18085"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18084"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18084"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18084"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}