{"id":18190,"date":"2026-07-30T02:10:50","date_gmt":"2026-07-30T02:10:50","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=18190"},"modified":"2026-07-30T02:10:50","modified_gmt":"2026-07-30T02:10:50","slug":"kpu-hapus-penayangan-grafik-perolehan-suara-di-sirekap-pakar-kepercayaan-pada-penyelenggaraan-pemilu-2024-makin-tipis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=18190","title":{"rendered":"KPU Hapus Penayangan Grafik Perolehan Suara di Sirekap, Pakar: Kepercayaan pada Penyelenggaraan Pemilu 2024 Makin Tipis"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghentikan penayangan grafik pada Sistem Informasi Rekapitulasi Pemilu (Sirekap), dalam penghitungan suara pada Pemilu 2024 menuai pro kontra.<\/p>\n<p>Warganet mempertanyakan kebijakan KPU&nbsp;menghentikan penayangan grafik di Sirekap ini, karena bertentangan dengan&nbsp;kepentingan publik untuk mengawasi hasil Pemilu 2024.<\/p>\n<p>Akibat kebijakan ini, masyarakat tidak bisa lagi melihat perkembangan perolehan suara tingkat nasional di menu &#8220;hitung suara&#8221;. Sirekap hanya menampilkan jumlah formulir D Hasil yang sudah masuk tanpa menampilkan berapa suara masing-masing peserta.<\/p>\n<p>Tapi, sejumlah partai politik justru tidak mempermasalahkan langkah KPU yang menghapus&nbsp;tampilan tabulasi perolehan suara pasangan calon presiden-calon wakil presiden, partai politik, dan calon anggota legislatif di Sirekap.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244202705\/pemilu-2024-masalah-di-sirekap-bisa-jadi-pintu-masuk-kecurangan\">Baca: Masalah di Sirekap bisa jadi pintu masuk kecurangan<\/a><\/p>\n<p>Sejak sehari setelah pemungutan suara, Sirekap memang sudah mengundang&nbsp; kegaduhan. Pemicunya adalah perbedaan data antara formulir C Hasil dan tabulasi di Sirekap.<\/p>\n<p>Buntutnya,muncul desakan untuk melakukan evaluasi terhadap Sirekap, untuk mengungkap pemicu kekacauan yang telah terjadi selama penghitungan suara Pemilu 2024.&nbsp;<\/p>\n<p>Dilansir Kompas.com, kekacauan di Sirekap ini akan semakin memperkuat pandangan negatif terhadap KPU sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pelaksanaan Pemilu 2024.<\/p>\n<p>Direktur Democracy and Electoral Empowerment Partnership (DEEP) Indonesia Neni Nur Hayati, sikap KPU yang menghentikan penayangan grafik Sirekap dengan alasan problem terhadap akurasi data juga dianggap membingungkan masyarakat.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244200384\/kontroversi-audit-forensik-aplikasi-sirekap-mahfud-tegaskan-harus-dilakukan-lembaga-independen\">Baca: Desakan audit terhadap Sirekap yang diabaikan<\/a><\/p>\n<p>Sebab menurut Neni, rakyat berhak mengetahui perkembangan proses penghitungan suara Pemilu 2024.<\/p>\n<p>&#8220;Di tengah masifnya pemberitaan dan banyaknya laporan masyarakat terkait dengan penggelembungan suara semakin memperkuat kecurigaan publik kepada penyelenggara Pemilu,&#8221; kata Neni dikutip Kompas.com.<\/p>\n<p>Keputusan penghentian penayangan grafik Sirekap juga dianggap bukan jalan keluar. Sebab menurut Neni, mestinya KPU dan pihak pembuat Sirekap yakni Institut Teknologi Bandung (ITB) menuntaskan persoalan soal akurasi data.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&#8220;Sirekap tidak menunjukkan data justru bukan menjawab permasalahan publik tetapi adanya kejanggalan dan anomali kebijakan yang dibuat oleh KPU,&#8221; ujar Neni.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244370535\/pemilu-2024-kpu-kukuh-lanjutkan-penayangan-data-di-sirekap-dan-tolak-audit-forensik-ada-apa\">Baca: KPU tolak audit tapi kekeuh tampilkan data Sirekap&nbsp;<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Sejak diketahui sirekap bermasalah langsung seharusnya lakukan pembenahan secara serius meskipun memang itu hanya alat bantu,&#8221; sambung Neni.&nbsp;<\/p>\n<p>Tanda tanya besar juga diungkap&nbsp;Sekjen Perindo, Ahmad Rofiq. Dilansir sindonews.com Rofiq meminta KPU menjelaskan kepada masyarakat, pasalnya Sirekap menjadi rujukan masyarakat dalam melihat hasil Pemilu 2024.<\/p>\n<p>&ldquo;Jika mati tiba-tiba seperti ini, maka kecurigaan terhadap KPU bahwa ini ada ruang gelap yang sedang dimainkan tentu ini tidak bisa disalahkan,&rdquo; tuturnya.<\/p>\n<p>Apalagi, lanjut dia, selama ini tidak tampak penyempurnaan final terhadap perbaikan Sirekap. Dia juga mengingatkan bahwa Sirekap ini dibiayai pajak rakyat sehingga harus bisa dipertanggungjawabkan secara benar.<\/p>\n<p>&rdquo;Tidak bisa hidup mati sesuai dengan pikiran dan kemauan KPU. Publik harus terlibat secara utuh agar Pemilu 2024 ini mendapatkan legitimasi,&rdquo; pungkasnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244203084\/pemilu-2024-pdi-perjuangan-resmi-tolak-penggunaan-sirekap\">Baca: PDI Perjuangan resmi tolak Sirekap<\/a><\/p>\n<p>Seperti diberitakan sebelumnya, penayangan grafik atau diagram perolehan suara hasil pembacaan Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) terhadap formulir C dihentikan sejak Selasa (5\/3\/2024).<\/p>\n<p>Keputusan itu diambil akibat tingginya tingkat kekeliruan pembacaan oleh Sirekap yang menyebabkan data perolehan suara tidak sesuai dengan hasil di TPS dan menimbulkan kesalahpahaman publik.<\/p>\n<p>&#8220;Ketika hasil pembacaan teknologi Sirekap tidak atau kurang akurat dan belum sempat diakurasi oleh uploader (KPPS) dan operator Sirekap KPU kabupaten\/kota, hal itu akan jadi polemik dalam ruang publik yang memunculkan prasangka,&#8221; kata anggota KPU RI, Idham Holik, kepada Kompas.com, Selasa (5\/3\/2024) dini hari.<\/p>\n<p>&#8220;Kini kebijakan KPU hanya menampilkan bukti otentik perolehan suara peserta pemilu,&#8221; ujar Idham.&nbsp;<\/p>\n<p>Langkah ini bukan berarti KPU menutup akses publik untuk mendapatkan hasil penghitungan suara, karena KPU berjanji tetap mengunggah foto asli formulir C.<\/p>\n<p>Hasil plano dari TPS sebagai bukti autentik perolehan suara, sebagaimana yang selama ini berlangsung. Tampilan Sirekap saat ini pun seperti itu, yakni tanpa diagram\/grafik maupun tabel data numerik jumlah suara di suatu wilayah, dan hanya memuat menu untuk memeriksa foto asli formulir C.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menghentikan penayangan grafik pada Sistem Informasi Rekapitulasi Pemilu (Sirekap), dalam penghitungan suara pada Pemilu 2024 menuai pro kontra. Warganet mempertanyakan kebijakan KPU&nbsp;menghentikan penayangan grafik di Sirekap ini, karena bertentangan dengan&nbsp;kepentingan publik untuk mengawasi hasil Pemilu 2024. Akibat kebijakan ini, masyarakat tidak bisa lagi melihat perkembangan perolehan suara tingkat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":18191,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2825,4605],"class_list":["post-18190","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-pemilu-2024","tag-sirekap"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18190","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18190"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18190\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18191"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18190"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18190"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18190"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}