{"id":18418,"date":"2026-07-30T02:12:22","date_gmt":"2026-07-30T02:12:22","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=18418"},"modified":"2026-07-30T02:12:22","modified_gmt":"2026-07-30T02:12:22","slug":"tom-lembong-sebut-jor-joran-bansos-jelang-pemilu-sedot-13-juta-ton-beras-picu-lonjakan-harga-beras","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=18418","title":{"rendered":"Tom Lembong Sebut Jor-Joran Bansos Jelang Pemilu Sedot 1,3 Juta Ton Beras, Picu Lonjakan Harga Beras"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Wakil Kapten Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies-Muhaimin (Amin), Thomas Lembong atau Tom Lembong&nbsp;mengkritik pemerintah karena harga beras naik di pasaran.<\/p>\n<p>Menurutnya lonjakan harga beras saat ini merupakan dampak dari kebijakan pemerintah yang terlalu banyak dipakai untuk urusan politik.&nbsp;<\/p>\n<p>Kenaikan harga beras yang jauh di atas HET, menurut Lembong merupakan imbas dari kinerja pemerintah yang menurutnya tlah memolitisasi stok beras untuk keperluan politik menjelang Pemilu 2024.<\/p>\n<p>&ldquo;Jadi ya itulah yang terjadi kalau pemerintahan dan kebijakan itu terlalu dipolitisasi,&rdquo; ujar Tom di Rumah Koalisi Perubahan, Jalan Brawijaya 10, Jakarta Selatan, Senin (26\/2\/2024).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/244366946\/dpr-sebut-kelangkaan-dan-melonjaknya-harga-beras-akibat-jor-joran-bansos-untuk-pemenangan-paslon-tertentu\">Baca: DPR sebut kelangkaan beras akibat jor-joran Bansos untuk pemenangang Paslon tertentu<\/a><\/p>\n<p>Ia menuding, harga beras naik karena pemerintahan Jokowi banyak menggunakan stok beras milik Bulog jelang Pemilu 2024, untuk kepentingan politik salah satu kandidat.<\/p>\n<p>Hampir pasti, ujarnya, kenaikan harga beras ada kaitannya dengan kebijakan yang diambil di saat-saat, di bulan-bulan pemilu terkait bansos.<\/p>\n<p>&ldquo;Ada indikasi bahwa kebijakan bansos yang ditempuh itu menguras stok Bulog sampai 1,3 juta ton, itu angka yang sangat signifikan,&rdquo; papar dia.<\/p>\n<p>Menurut dia, situasi ini menunjukkan pemerintah tidak memperhatikan kebutuhan masyarakat. Ia pun mempertanyakan sikap pemerintah yang seolah mengorbankan kebutuhan pokok warga.<\/p>\n<p>&ldquo;Kalau kondisi kebutuhan pokok yang mendasar seperti beras saja sekacau ini, kita bayangkan aspek-aspek kebutuhan masyarakat yang lainnya, yang diurus oleh kementerian-kementerian lain,&rdquo; imbuh dia.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244367239\/icw-dan-kontras-penuh-kekacauan-pemilu-2024-adalah-pemilu-terburuk-sejak-era-reformasi\">Baca: ICW dan KontraS sebut Pemilu 2024 terburuk sepanjang era reformasi<\/a><\/p>\n<p>Lembong menambahkan, banyak pejabat yang bekerja keras untuk menangani kenaikan harga beras.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&ldquo;Saya berasumsi, pejabat sekarang jadi pemadam kebakaran soal beras. Jadi berapa kapasitas (beras) pemerintah yang masih tersisa jelang Ramadhan misalnya,&rdquo; ujarnya.&nbsp;<\/p>\n<p>Ia mengatakan, kenaikan harga beras karena pemerintah tidak bijak. Menteri yang semestinya fokus bekerja profesional juga diminta mengerjakan urusan politik.<\/p>\n<p>Meski begitu, Tom tidak menyebut secara spesifik siapa menteri atau pejabat yang dimaksudnya itu.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/244166810\/pasca-pemilu-harga-kebutuhan-pokok-melonjak\">Baca: Pasca pemilu harga kebutuhan naik<\/a><\/p>\n<p>&ldquo;Jadi makanya sebetulnya yang paling ideal politik diserahkan kepada politisi dan birokrasi diserahkan kepada birokrasi, jangan dicampuradukkan,&rdquo; ucapnya.<\/p>\n<p>&ldquo;Kalau orang yang sama disuruh ngurus politik dan keperluan masyarakat, dua-duanya bakal enggak beres. Tidak fokus dengan baik, masing-masing (aspek) politik atau keperluan masyarakat,&rdquo; sambung dia.<\/p>\n<p>Dikutip dari Kompas.id, berdasarkan laman Panel Harga Pangan dari Badan Pangan Nasional, harga beras medium per 24 Februari 2024 rata-rata mencapai Rp 14.860 per kilogram.<\/p>\n<p>Kemudian, harga beras premium di Jakarta rata-rata masih mencapai Rp 16.310 per kilogram.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244372340\/survei-litbang-kompas-20-persen-pemilih-atau-sekitar-50-juta-pemilih-mengaku-ditawari-bansos\">Baca: Survei litbang Kompas sebut bansos sumbang perolehan suara Prabowo-Gibran<\/a><\/p>\n<p>Berdasarkan harga eceran tertinggi (HET) dalam Peraturan Badan Pangan Nasional No.7 Tahun 2023 untuk Zona 1 (Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, Sulawesi) adalah Rp 10.900 per kilogram untuk beras medium, sedangkan untuk beras premium harganya Rp 13.900 per kilogram.<\/p>\n<p>Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengeklaim, berkurangnya stok beras lokal terjadi akibat bergesernya musim tanam padi.<\/p>\n<p>&#8220;Kan mestinya September, Oktober, dan November, sudah hujan. Ini hujannya baru (terjadi). Jadi, tanamnya bukan geser waktu, ini pindah,&#8221; tutur dia usai menyidak Pasar Klender SS, Jatinegara, Cakung, Jakarta Timur, Senin.<\/p>\n<p>Ia menuturkan, harga beras lokal bisa terus mengalami kenaikan jika masyarakat tetap mencari beras lokal, misalnya beras Solok dan beras Cianjur.<\/p>\n<p>Sumber: Kompas.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Wakil Kapten Tim Nasional (Timnas) Pemenangan Anies-Muhaimin (Amin), Thomas Lembong atau Tom Lembong&nbsp;mengkritik pemerintah karena harga beras naik di pasaran. Menurutnya lonjakan harga beras saat ini merupakan dampak dari kebijakan pemerintah yang terlalu banyak dipakai untuk urusan politik.&nbsp; Kenaikan harga beras yang jauh di atas HET, menurut Lembong merupakan imbas dari kinerja pemerintah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":18419,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1329,688,2825],"class_list":["post-18418","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bansos","tag-harga-beras","tag-pemilu-2024"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18418","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18418"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18418\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18419"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18418"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18418"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18418"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}