{"id":1844,"date":"2026-07-30T00:28:29","date_gmt":"2026-07-30T00:28:29","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=1844"},"modified":"2026-07-30T00:28:29","modified_gmt":"2026-07-30T00:28:29","slug":"ratusan-kilogram-sampah-plastik-kotori-kawasan-wisata-gunung-bromo-pengelola-serukan-gerakan-bawa-turun-sampahmu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=1844","title":{"rendered":"Ratusan Kilogram Sampah Plastik Kotori Kawasan Wisata Gunung Bromo: Pengelola Serukan Gerakan &#8220;Bawa Turun Sampahmu&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Setidaknya 963 kilogram sampah yang didominasi oleh bungkus makanan dan botol minuman berbahan plastik berhasil dikumpulkan dalam kegiatan bersih-bersih kawasan Gunung Bromo yang dilaksanakan oleh Balai Besar TNBTS bersama tim gabungan pada Senin (6\/4\/2026) lalu.<\/p>\n<p>Jumlah sampah itu merupakan akumulasi dari pengangkutan yang dilakukan di sejumlah lokasi di kawasan Gunung&nbsp;Bromo, seperti di Lautan Pasir, Jemplang, dan Penanjakan.<\/p>\n<p>Setelah dikumpulkan, ratusan kilogram sampah tersebut langsung dibawa menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Poncokusumo di Kabupaten Malang, Jawa Timur.<\/p>\n<p>Tingginya volume sampah ini menunjukkan masih rendahnya pengunjung Gunung Bromo dalam mengelola sampah yang mereka gunakan<\/p>\n<p>Karena itu Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mengajak wisatawan yang berkunjung ke Gunung Bromo untuk senantiasa menerapkan gerakan &#8220;bawa turun sampahmu&#8221; untuk menjaga kelestarian alam di kawasan tersebut.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244744664\/aksi-bersih-sampah-di-kawasan-taman-nasional-bromo-tengger-semeru-kumpulkan-ratusan-kilogram-sampah-plastik\">Baca: Aksi bersih sampah di gunung Bromo<\/a><\/p>\n<p>Sebagai upaya mencegah munculnya tumpukan sampah wisatawan diharapkan memprioritaskan membawa botol minuman maupun tempat makan dari bahan yang bisa didaur ulang.<\/p>\n<p>&#8220;Demi kelestarian dan kenyamanan bersama pengunjung taman nasional agar menerapkan (gerakan) bawa turun sampahmu, membawa kembali sampah pribadi,&#8221; kata Ketua Tim Data, Evaluasi, dan Pelaporan Kehumasan Balai Besar TNBTS Hendra Wisantara di Kota Malang, Jawa Timur, Jumat (10\/4\/2026) dikutip Antaranews.com.<\/p>\n<p>Dengan gerakan &#8220;bawa turun sampahmu&#8221; diharapkan kenyamanan dan kebersihan Gunung Bromo sebagai tujuan wisata selalu terjaga.<\/p>\n<p>&#8220;Alam di Bromo merupakan warisan yang harus kita jaga bersama-sama,&#8221; tambah Hendra<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244972367\/riset-aktivitas-wisatawan-akibatkan-kawasan-wisata-bromo-makin-rawan-banjir\">Baca: Aktivitas wisatawan akibatkan kawasan wisata Bromo rawan banjir<\/a><\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Balai Besar TNBTS Septi Eka Wardhani mengatakan sebenarnya di masing-masing jip wisata di Gunung Bromo telah dilengkapi kantong sampah untuk menampung sampah yang dibawa oleh para wisatawan.<\/p>\n<p>&#8220;Itu sebagai fasilitas yang tujuannya untuk mencegah pengunjung membuang sampah di sembarang tempat,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Septi menegaskan para pengunjung sesungguhnya tak diizinkan membuang sampah sembarangan di dalam setiap area Gunung Bromo.<\/p>\n<p>&#8220;Karena ini kawasan konservasi ya, kami berharap ke depannya pengunjung bisa semakin peduli terhadap kebersihan di sana,&#8221; tuturnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Setidaknya 963 kilogram sampah yang didominasi oleh bungkus makanan dan botol minuman berbahan plastik berhasil dikumpulkan dalam kegiatan bersih-bersih kawasan Gunung Bromo yang dilaksanakan oleh Balai Besar TNBTS bersama tim gabungan pada Senin (6\/4\/2026) lalu. Jumlah sampah itu merupakan akumulasi dari pengangkutan yang dilakukan di sejumlah lokasi di kawasan Gunung&nbsp;Bromo, seperti di Lautan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":1845,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[778,17,37],"class_list":["post-1844","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-gunung-bromo","tag-lingkungan","tag-sampah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1844","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1844"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1844\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/1845"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1844"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1844"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1844"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}