{"id":18480,"date":"2026-07-30T02:12:42","date_gmt":"2026-07-30T02:12:42","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=18480"},"modified":"2026-07-30T02:12:42","modified_gmt":"2026-07-30T02:12:42","slug":"sebagian-wilayah-indonesia-lewati-puncak-musim-hujan-bmkg-minta-masyarakat-bersiap-hadapi-pancaroba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=18480","title":{"rendered":"Sebagian Wilayah Indonesia Lewati Puncak Musim Hujan, BMKG Minta Masyarakat Bersiap Hadapi Pancaroba"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem selama periode pancaroba (peralihan musim).<\/p>\n<p>Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan peralihan musim atau pancaroba ini diprakirakan berlangsung pada bulan Maret hingga April 2024.<\/p>\n<p>&#8220;Selama periode pancaroba, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dini terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dalam durasi singkat yang dapat disertai kilat\/petir dan angin kencang, angin puting beliung, dan fenomena hujan es,&#8221; ujarnya di Jakarta, Minggu (25\/2\/2024).<\/p>\n<p>Berdasarkan analisa dinamika atmosfer yang dilakukan BMKG, kata dia, sejumlah daerah Indonesia&nbsp;khususnya bagian selatan Indonesia telah melewati puncak musim hujan.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/244157551\/musim-tanam-tiba-petani-dipersulit-membeli-pupuk\">Baca: Musim tanam tiba petani mengeluh kesulitan beli pupuk&nbsp;<\/a><\/p>\n<p>Hal tersebut, kata dia, mengindikasikan bahwa wilayah tersebut akan mulai memasuki peralihan musim pada bulan Maret hingga April.<\/p>\n<p>Salah satu ciri masa peralihan musim adalah pola hujan yang biasa terjadi pada sore hingga menjelang malam hari dengan didahului oleh adanya udara hangat dan terik pada pagi hingga siang hari.<\/p>\n<p>Kondisi itu terjadi karena radiasi matahari yang diterima pada pagi hingga siang hari cukup besar dan memicu proses konveksi (pengangkatan massa udara) dari permukaan bumi ke atmosfer sehingga memicu terbentuknya awan.<\/p>\n<p>Karakteristik hujan pada periode ini, kata Dwikorita, cenderung tidak merata dengan intensitas sedang hingga lebat dalam durasi singkat.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243728301\/bmkg-waspadai-cuaca-ekstrem-di-puncak-musim-hujan\">Baca: BMKG ingatkan potensi cuaca ekstrem di puncak musim hujan<\/a><\/p>\n<p>Apabila kondisi atmosfer menjadi labil\/tidak stabil maka potensi pembentukan awan konvektif, seperti awan Cumulonimbus (CB) akan meningkat.<\/p>\n<p>&#8220;Awan CB inilah yang erat kaitannya dengan potensi kilat\/petir, angin kencang, puting beliung, bahkan hujan es. Bentuknya seperti bunga kol, warnanya ke abu-abuan dengan tepian yang jelas,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Menurutnya, yang patut diwaspadai yakni curah hujan lebat yang menjadi salah satu pemicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir bandang dan tanah longsor.<\/p>\n<p>&#8220;Karenanya, kepada masyarakat yang tinggal didaerah perbukitan yang rawan longsor, kami juga mengimbau untuk waspada dan berhati-hati,&#8221; katanya<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243700260\/dampak-perubahan-iklim-kenali-3-jenis-cuaca-ekstrem-yang-merusak\">Baca: Kenali tiga jenis cuaca ekstrem yang merusak<\/a><\/p>\n<p>Sementara itu Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan terdapat beberapa fenomena atmosfer yang terpantau masih cukup signifikan.<\/p>\n<p>Fenomena atmosfer ini dapat memicu peningkatan curah hujan yang disertai kilat\/angin kencang di sejumlah wilayah di Indonesia.<\/p>\n<p>Guswanto memaparkan, fenomena alam tersebut, yaitu pertama aktivitas Monsun Ssia yang masih dominan.<\/p>\n<p>Kedua, aktivitas Madden Jullian Oscillation (MJO) pada kuadran 3 (Samudra Hindia bagian timur) yang diprediksi akan memasuki wilayah Pesisir Barat Indonesia pada beberapa pekan ke depan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244079130\/brin-cuaca-ekstrem-makin-sering-terjadi-sehingga-perlu-dibentuk-tim-khusus-untuk-menangani\">Baca: BRIN ingatkan cuaca ekstrem akan makin sering terjadi sebagai dampak perubahan iklim<\/a><\/p>\n<p>Selanjutnya, kata dia, adanya aktivitas gelombang atmosfer di sekitar Indonesia bagian selatan, tengah, dan timur.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Keempat, terbentuknya pola belokan dan pertemuan angin yang memanjang di Indonesia bagian tengah dan selatan.<\/p>\n<p>&#8220;Seluruh fenomena atmosfer tersebut berkontribusi terhadap terjadinya fenomena cuaca ekstrem di berbagai wilayah di Indonesia,&#8221; kata dia.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya cuaca ekstrem selama periode pancaroba (peralihan musim). Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan peralihan musim atau pancaroba ini diprakirakan berlangsung pada bulan Maret hingga April 2024. &#8220;Selama periode pancaroba, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi dini terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":18481,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[8,459,1971],"class_list":["post-18480","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bmkg","tag-cuaca-ekstrem","tag-pancaroba"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18480","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18480"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18480\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18481"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18480"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18480"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18480"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}