{"id":18498,"date":"2026-07-30T02:12:51","date_gmt":"2026-07-30T02:12:51","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=18498"},"modified":"2026-07-30T02:12:51","modified_gmt":"2026-07-30T02:12:51","slug":"emisi-karbon-global-kembali-cetak-rekor-tertinggi-bagaimana-nasib-emisi-nol-pada-2050","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=18498","title":{"rendered":"Emisi Karbon Global Kembali Cetak Rekor Tertinggi, Bagaimana Nasib Emisi Nol pada 2050?"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Pagi ini kita kembali membahas soal emisi karbon dari fosil CO2 yang menjadi pemicu utama pemanasan global yang kemudian berdampak terjadinya perubahan iklim.<\/p>\n<p>Selama dekade 2013-2022, ada penurunan emisi karbon fosil CO2 di 26 negara dan perekonomian mereka tetap bertumbuh.<\/p>\n<p>Beberapa negara yang emisi karbon fosil CO2 nya turun antara lain adalah Brasil, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Portugal, Rumania, Afrika Selatan, Inggris, dan AS.<\/p>\n<p>Pep Canadell,&nbsp;Chief Research Scientist, CSIRO Environment; Executive Director, Global Carbon Project, CSIRO dan timnya&nbsp; menulis tren emisi karbon fosil CO2 dunia amat beragam.<\/p>\n<p>Ada beberapa yang mengalami kemajuan dalam proses dekarbonisasi. Namun secara global, emisi CO2 nyaris mencapai puncak<\/p>\n<p>Saat emisi CO2 dari sumber fosil terus naik, emisi bersih dari aspek alih fungsi lahan seperti deforestasi (sumber emisi CO2) dikurangi penyerapan emisi dari reforestasi tampak berkurang.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244202521\/fakta-emisi-co2-global-emisi-dari-enrgi-fosil-cetak-rekor-tapi-banyak-negara-sukses-turunkan-emisi\">Baca: Emisi fosil CO2 global mencapai rekor<\/a><\/p>\n<p>Walau begitu, perkiraan emisi dari alih fungsi lahan secara keseluruhan masih belum pasti dan kurang akurat dibandingkan emisi bahan bakar fosil.<\/p>\n<p>Perkiraan awal kami menunjukkan emisi bersih dari alih fungsi lahan mencapai 4,1 miliar ton CO2 pada 2023. Emisi ini mengalami penurunan kecil tapi relatif tidak pasti selama dua dekade terakhir.<\/p>\n<p>Tren penurunan terjadi karena berkurangnya deforestasi dan kenaikan tipis reforestasi atau penghutanan kembali.<\/p>\n<p>Penyumbang terbesarnya adalah Brasil, Indonesia, dan Republik Demokratik Kongo. Tiga negara ini menyumbang 55% dari emisi bersih CO2 global dari alih fungsi lahan.<\/p>\n<p>Saat kami menggabungkan emisi CO2 dari aktivitas manusia (fosil dan penggunaan lahan), kami menemukan tren total emisi yang sangat kecil selama dekade terakhir.<\/p>\n<p>Jika hal ini benar, maka emisi CO\u2082 global dari aktivitas manusia tidak akan bertambah lagi, tapi tetap berada pada tingkat rekor yang sangat tinggi.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/244072371\/hilirisasi-nikel-membuat-rating-pengurangan-emisi-indonesia-terpuruk\">Baca: Hilirisasi nikel membuat rating emisi karbon Indonesia anjlok<\/a><\/p>\n<p>Emisi CO2 yang stabil dengan angka 41 miliar ton per tahun akan mempercepat akumulasi CO2 di atmosfer dan pemanasan iklim.<\/p>\n<p>Sementara, untuk menstabilkan iklim, emisi CO2 dari aktivitas manusia harus mencapai ke titik nol atau net zero. Artinya, setiap CO2 yang terlepaskan harus ditebus dengan penyerapan CO2.<\/p>\n<p>Vegetasi di daratan dan lautan menyerap separuh dari total emisi CO2. Porsi ini, ajaibnya, tetap stabil selama enam dekade belakangan.<\/p>\n<p>Selain penyerapan CO2 secara alami, manusia juga menyerap CO2 dari atmosfer dengan usaha mereka sendiri.<\/p>\n<p>Kami memperkirakan reforestasi permanen ataupun aforestasi (penanaman di luar hutan) selama satu dekade terakhir membantu penyerapan 1,9 miliar ton CO2 per tahun.<\/p>\n<p>Angka tersebut setara 5% dari emisi bahan bakar fosil per tahun.&nbsp;Sementara itu, kontribusi dari upaya penyerapan CO2 non-vegetasi lainnya masih kecil. angka nya sekitar 0,01 juta ton CO2.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243439773\/menimbang-keseriusan-negara-negara-di-dunia-kurangi-konsumsi-batu-bara\">Baca: Membaca keseriusan dunia kurangi penggunaan batubara<\/a><\/p>\n<p>Mesin (penangkapan dan penyimpanan karbon langsung dari atmosfer) berhasil menarik 0,007 juta ton CO2.<\/p>\n<p>Proyek pelapukan batuan yang ditingkatkan (enhanced weathering project), untuk mempercepat proses pelapukan alami agar meningkatkan serapan CO\u2082 dengan menyebarkan mineral tertentu, menyumbang 0,004 juta ton lainnya.<\/p>\n<p>Jumlah ini sejuta kali lebih kecil dibandingkan emisi bahan bakar fosil saat ini. Lantas, berapa bujet karbon yang tersisa?&nbsp;<\/p>\n<p>Sejak Januari 2024, bujet karbon tersisa untuk membatasi pemanasan global 1,5&deg;C (dengan 50% kemungkinan) sudah berkurang ke 275 miliar CO2.<\/p>\n<p>Bujet ini kemungkinan akan habis terpakai dalam tujuh tahun jika kita merujuk pada tingkat emisi 2023.<\/p>\n<p>Bujet karbon untuk membatasi pemanasan 1,7&deg;C juga berkurang ke 625 miliar ton CO2, alias setara 15 tahun lagi jika kita mengacu ke tren emisi saat ini. Bujet agar suhu Bumi di bawah 2&deg;C adalah 1.150 miliar ton CO2&ndash;atau 28 tahun lagi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243439843\/indonesia-masuk-10-besar-sumber-emisi-karbon-dunia\">Baca: Emisi karbon Indonesia masuk 10 besar dunia<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Pencapaian net zero pada 2050 membutuhkan pengurangan emisi CO2 dari aktivitas manusia ke rata-rata 1,5 miliar ton CO2 per tahun.<\/p>\n<p>Angka ini hampir setara dengan berkurangnya emisi 2020 akibat berbagai pembatasan saat pandemi (di bawah 2 miliar ton CO2).<\/p>\n<p>Tanpa tambahan emisi negatif dari penyerapan CO2, penurunan emisi secara langsung mulai saat ini hingga 2050 (saat banyak negara berambisi mencapai net zero CO2 ataupun gas rumah kaca lainnya) akan tetap membuat suhu permukaan rata-rata global menghangat sebesar 1,7&deg;C, melampaui batas 1,5&deg;C.<\/p>\n<p>Produksi energi terbarukan kini mencapai rekor tertinggi dan berkembang pesat.<\/p>\n<p>Karena itu, untuk membatasi perubahan fosil dan penggunaan lahan akibat perubahan iklim, emisi CO\u2082 harus dikurangi lebih cepat supaya pada akhirnya kita bisa mencapai kondisi nol emisi.<\/p>\n<p>Artikel ini pertama kali terbit di The Conversation dalam bahasa&nbsp;<a href=\"https:\/\/theconversation.com\/fossil-co-emissions-hit-record-high-yet-again-in-2023-216436\">Inggris<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Pagi ini kita kembali membahas soal emisi karbon dari fosil CO2 yang menjadi pemicu utama pemanasan global yang kemudian berdampak terjadinya perubahan iklim. Selama dekade 2013-2022, ada penurunan emisi karbon fosil CO2 di 26 negara dan perekonomian mereka tetap bertumbuh. Beberapa negara yang emisi karbon fosil CO2 nya turun antara lain adalah Brasil, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":18499,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[335],"class_list":["post-18498","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-emisi-karbon"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18498","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18498"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18498\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18499"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18498"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18498"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18498"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}