{"id":18645,"date":"2026-07-30T02:13:32","date_gmt":"2026-07-30T02:13:32","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=18645"},"modified":"2026-07-30T02:13:32","modified_gmt":"2026-07-30T02:13:32","slug":"rincian-data-permasalahan-pemilu-2024-temuan-bawaslu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=18645","title":{"rendered":"Rincian Data Permasalahan Pemilu 2024 Temuan Bawaslu"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu temukan 19 jenis permasalahan terkait penyelenggaraan pemungutan suara Pemilu 2024 pada Rabu (14\/2\/2024) lalu.&nbsp;<\/p>\n<p>Data ini dihimpun dari hasil patroli pengawasan petugas Bawaslu di 38 provinsi lalu dituangkan melalui aplikasi Sistem Informasi Pengawasan Pemilu (Siwaslu) hingga 15&nbsp;Februari 2024 pukul 06.00 WIB.<\/p>\n<p>Data di sejumlah wilayah yang belum lengkap dikarenakan adanya kendala jaringan internet, keterbatasan akses jaringan pada saat pengiriman data, dan datanya masih akan terus&nbsp;bertambah.<\/p>\n<p>Berikut rincian permasalahan penyelanggaraan pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2024 yang ditemukan Bawaslu:&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244173462\/pemilu-2024-bawaslu-temukan-19-permasalahan-di-lebih-37000-tps\">Baca: Bawaslu temukan 19 jenis permasalahan di lebih 37.000 TPS<\/a> &nbsp;<\/p>\n<p>1. Logistik pemungutan suara&nbsp;tidak lengkap &#8212;&nbsp;10.496 kejadian<\/p>\n<p>Terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, D I Yogyakarta, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung dan Nusa Tenggara Timur<\/p>\n<p>2. Surat suara tertukar &#8211;6.084 kejadian<\/p>\n<p>Terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Lampung, Sumatera&nbsp;Selatan, dan Sulawesi Selatan.<\/p>\n<p>3. Pembukaan pemungutan suara&nbsp;dimulai lebih dari pukul 07.00 &#8212; 37.466<\/p>\n<p>Terjadi di Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Banten, Jawa Timur, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Nusa Tenggara&nbsp;Timur, dan Sulawesi Selatan<\/p>\n<p>4. Saksi mengenakan atribut yang&nbsp;memuat unsur atau nomor urut&nbsp;pasangan calon\/partai&nbsp;politik\/DPD &#8212;&nbsp;3.521 kejadian<\/p>\n<p>Terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Banten, Sumatera Selatan, Lampung, Daerah Istimiewa&nbsp;Yogyakarta, dan Riau<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/244165909\/pemilu-2024-logistik-kampanye-terlambat-tiba-di-tps\">Baca: Logitik pemilu terlambat tiba, pemungutan suara tertunda<\/a><\/p>\n<p>5. Papan Pengumuman DPT tidak&nbsp;terpasang di sekitar TPS dan&nbsp;tidak memuat pemilih yang ditandai bagi pemilih yang sudah&nbsp;tidak memenuhi syarat &#8211;&nbsp;3.724<\/p>\n<p>Terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Riau, Lampung, dan&nbsp;Kalimantan Timur<\/p>\n<p>6. KPPS tidak menjelaskan tentang&nbsp;tata cara pelaksanaan&nbsp;pemungutan dan penghitungan&nbsp;suara &#8212; 5.449 kejadian<\/p>\n<p>Trejadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Riau, Kalimantan Timur, Sumatera Barat, dan Sumatera Selatan<\/p>\n<p>7. Alat bantu tuna netra (braille&nbsp;template) tidak tersedia di TPS &#8212;&nbsp;12.284<\/p>\n<p>Terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, DKI Jakarta, Sumatera Selatan, Riau, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Kalimantan Barat<\/p>\n<p>8. Pendamping Pemilih penyandang&nbsp;disabilitas tidak&nbsp;menandatangani surat<br \/>pernyataan pendamping&nbsp;(formulir Model C.PENDAMPING- KPU) &#8212;&nbsp;5.836<\/p>\n<p>Terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Riau, Lampung, Sumatera Selatan, dan DIY<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244161682\/pdip-akan-bentuk-tim-khusus-untuk-kumpulkan-bukti-bukti-kecurangan-pilpres-2024\">Baca: PDIP bentuk tim khusus untuk kumpulkan bukti kecurangan&nbsp;<\/a><\/p>\n<p>9. Intimidasi kepada&nbsp;pemilih dan\/atau penyelenggara&nbsp;pemilu di TPS &#8212; 2.632<\/p>\n<p>Terjadi di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Lampung, Sumatera Selatan, DIY&nbsp;dan Nusa Tenggara Timur<\/p>\n<p>10. Terjadi mobilisasi dan\/atau&nbsp;mengarahkan pilihan pemilih&nbsp;(oleh tim sukses, peserta&nbsp;pemilu, dan\/atau&nbsp;penyelenggara) untuk&nbsp;menggunakan hak pilihnya di<br \/>TPS (2.271)<\/p>\n<p>Di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, DIY dan&nbsp;Riau<\/p>\n<p>11. Terdapat pemilih khusus yang&nbsp;menggunakan hak pilihnya tidak&nbsp;sesuai dengan domisili kelurahan&nbsp;dalam KTP-el (8.219)<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Banten, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, dan&nbsp;Kalimantan Timur<\/p>\n<p>12. Pemilih menggunakan hak&nbsp;pilihnya lebih dari satu kali ((2.413)<\/p>\n<p>Ditemukan di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Lampung, Sumatera Selatan, DIY dan&nbsp;Nusa Tenggara Timur<\/p>\n<p>13. Saksi tidak dapat&nbsp;menunjukkan surat mandat&nbsp;tertulis dari tim kampanye atau<br \/>peserta pemilu (2.509)<\/p>\n<p>Terejadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Riau, dan DIY&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244167617\/pemilu-2024-thn-pasangan-amin-temukan-9-jenis-kecurangan\">Baca: THN Pasangan AMIN temukan 9 jenis kecurangan di Pilpres 2024<\/a> &nbsp;<\/p>\n<p><strong>Hasil Pengawasan Penghitungan Suara<\/strong><br \/>1. Penghitungan suara dimulai&nbsp;sebelum waktu pemungutan suara&nbsp;selesai, pukul 13.00 waktu setempat (3.463)<\/p>\n<p>Ditemukan&nbsp; di&nbsp; Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI&nbsp;Jakarta, Jawa Timur, Banten, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Riau, Lampung, dan Kalimantan Barat<\/p>\n<p>2. Saksi, pengawas TPS, dan masyarakat tak dapat&nbsp;menyaksikan proses penghitungan&nbsp;suara secara jelas (1.888)<\/p>\n<p>Ditemukan di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Lampung, Sumatera Selatan, Riau, dan&nbsp;Bali<\/p>\n<p>3. Pengawas TPS tak diberikan&nbsp;Model C Hasil-Salinan sesuai jenis&nbsp;pemilu (1.895)&nbsp;<\/p>\n<p>Terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Riau, dan&nbsp;D I Yogyakarta<\/p>\n<p>4. Terjadi intimidasi terhadap&nbsp;penyelenggara Pemilu 2024 (1.473)<\/p>\n<p>Ditemukan di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, DKI Jakarta, Banten, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Bali, dan&nbsp;D I Yogyakarta<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/internasional\/244161896\/pemilu-2024-ada-indikasi-pelanggaran-panwaslu-kuala-lumpur-rekomendasikan-pemungutan-suara-ulang\">Baca: Panwaslu rekomendasikan pencoblosan ulang di Kuala Lumpur<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">5. Terdapat ketidaksesuaian jumlah&nbsp;hasil penghitungan surat suara&nbsp;yang sah dan surat suara yang&nbsp;tidak sah dengan jumlah pemilih&nbsp;yang gunakan hak pilih (2.162)<\/p>\n<p>Ditemukan di Jawa Barat, Jawa Tengah, DKI&nbsp;Jakarta, Jawa Timur, Banten, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera&nbsp;Utara, Riau, dan D I Yogyakarta<\/p>\n<p>6. Sirekap tidak dapat diakses oleh&nbsp;pengawas pemilu, saksi, dan\/atau<br \/>masyarakat (11.233)<\/p>\n<p>Terjadi di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, DKI Jakarta, D I Yogyakarta, Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera&nbsp;Utara, dan Kalimantan Timur<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu temukan 19 jenis permasalahan terkait penyelenggaraan pemungutan suara Pemilu 2024 pada Rabu (14\/2\/2024) lalu.&nbsp; Data ini dihimpun dari hasil patroli pengawasan petugas Bawaslu di 38 provinsi lalu dituangkan melalui aplikasi Sistem Informasi Pengawasan Pemilu (Siwaslu) hingga 15&nbsp;Februari 2024 pukul 06.00 WIB. Data di sejumlah wilayah yang belum lengkap [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":18646,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[4853,2825],"class_list":["post-18645","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bawaslu","tag-pemilu-2024"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18645","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18645"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18645\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18646"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18645"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18645"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18645"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}