{"id":18841,"date":"2026-07-30T02:14:34","date_gmt":"2026-07-30T02:14:34","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=18841"},"modified":"2026-07-30T02:14:34","modified_gmt":"2026-07-30T02:14:34","slug":"mimbar-demokrasi-perempuan-kritik-penyalahgunaan-kekuasaan-yang-dilakukan-jokowi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=18841","title":{"rendered":"Mimbar Demokrasi Perempuan Kritik Penyalahgunaan Kekuasaan yang Dilakukan Jokowi"},"content":{"rendered":"<div dir=\"auto\"><strong> <!--img1--> <\/strong><\/div>\n<div dir=\"auto\"><strong>ruangkotacom<\/strong> &#8211; Ratusan individu dan organisasi perempuan yang tergabung dalam Koalisi Perempuan Penyelamat Demokrasi dan HAM, Jumat (9\/2\/2024)&nbsp; menggelar aksi mimbar demokrasi perempuan di kawasan Patung Kuda, Jakarta.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Para peserta aksi mimbar demokrasi perempuan ini mengenakan baju bernuansa ungu sebagai simbol perjuangan para perempuan menolak penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan Jokowi.&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Mimbar demokrasi perempuan diisi dengan pembacaan orasi, puisi, dan lagu atas kondisi demokrasi yang sangat buruk di masa reformasi yang dilakukan Presiden Jokowi<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Mimbar demokrasi perempuan ini mendesak Presiden Joko Widodo atau Jokowi, untuk menghentikan penyalahgunaan kekuasaan dalam&nbsp;Pemilu.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/244141136\/prihatin-dengan-kemunduran-demokrasi-di-ujung-pemerintahan-jokowi-aktivis-jogja-gelar-aksi-jalan-mundur\">Baca: Prihatin dengan kemunduran demokrasi, aktivis Jogja gelar aksi jalan mundur<\/a><\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Apa yang dilakukan Jokowi saat ini dinilai telah melenceng dan tidak sesuai dengan Nawacita yang diusung Jokowi pada tahun 2014.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Salah satunya, pemerintah Jokowi berjanji untuk tidak absen dan akan memberikan prioritas pada upaya&nbsp;memulihkan kepercayaan publik pada institusi-institusi demokrasi dengan melanjutkan konsolidasi demokrasi melalui reformasi sistem kepartaian, pemilu, dan lembaga perwakilan.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Presiden Jokowi juga telah meninggalkan nilai-nilai demokrasi berperspektif perempuan, dimana suara perempuan yang kritis terhadap sikap presiden tidak dianggap penting.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Kritik dari sivitas akademika berbagai perguruan tinggi dan organisasi masyarakat sipil termasuk perempuan diabaikan.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244137740\/aksi-mahasiswa-tolak-pemilu-curang-dan-tuntut-pemakzulan-jokowi\">Baca: Aksi mahasiswa tuntut pemakzulan Jokowi<\/a><\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">\n<div dir=\"auto\">&#8220;Pemilu hanya digunakan sebagai alat pelanggengan kekuasaan dan kontestasi, perempuan jadi penonton ketidakadilan dan keserakahan,&#8221; demikian koalisi perempuan dalam pernyataannya.&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Para perempuan peserta mimbar dmokrasi permpuan juga keberatan dengan penggunaan pajak hanya untuk kepentingan politik partisan yang dilalukan presiden dan pendukungnya.&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<\/p><\/div>\n<div dir=\"auto\">Dalam mimbar demokrasi ini, Koalisi Perempuan Penyelamat Demokrasi dan HAM mendeklarasikan sikap mereka dan menagih sumpah Jokowi&nbsp;sebagai presiden.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Koalisi Perempuan Penyelamat Demokrasi dan HAM menolak ketidaknetralan presiden karena merusak demokrasi, mengoyak keadilan dan memecah bangsa<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/243720995\/tolak-politik-dinasti-mahasiswa-dari-ratusan-kampus-di-indonesia-turun-ke-jalan-bagikan-selebaran\">Baca: Mahasiswa dari ratusan kampus tolak capres pelanggar HAM dan politik dinasti<\/a><\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Koalisi Perempuan Penyelamat Demokrasi dan HAM juga menolak penyalahgunaan kekuasaan presiden dalam mendukung paslon dengan melanggar konstitusi, mengukuhkan nepotisme, oligarki dan patriarki<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Koalisi Perempuan Penyelamat Demokrasi dan HAM mengecam keberpihakan presiden pada pasangan calon\/ paslon yang memiliki rekam jejak pelanggaran HAM berat masa lalu dan tanpa pertanggungjawaban di depan hukum termasuk perkosaan massal Mei 1998<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">Koalisi juga menolak keras penggunaan pajak untuk kepentingan politik partisan melalui pembagian bantuan sosial\/ bansos sebagai wajah baru penyalahgunaan kekuasaan.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\">&#8220;Kami menagih sumpah, nilai-nilai, seluruh janji penegakan demokrasi, HAM, kesejahteraan rakyat dan kepatuhan pada konstitusi yang saat ini diingkari dan menjadi warisan buruk bagi&nbsp;&nbsp;generasi muda Indonesia,&#8221; demikian pernyataan pamungkas mimbar demokrasi ini.<\/div>\n<div dir=\"auto\">&nbsp;<\/div>\n<div dir=\"auto\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244083937\/sivitas-akademika-dari-berbagai-perguruan-tinggi-ramai-ramai-kritik-jokowi\">Baca: Sivitas akademika dari puluhan kampus tolak penyalagunaan kewenangan yang dilakukan Jokowi<\/a><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ruangkotacom &#8211; Ratusan individu dan organisasi perempuan yang tergabung dalam Koalisi Perempuan Penyelamat Demokrasi dan HAM, Jumat (9\/2\/2024)&nbsp; menggelar aksi mimbar demokrasi perempuan di kawasan Patung Kuda, Jakarta. &nbsp; Para peserta aksi mimbar demokrasi perempuan ini mengenakan baju bernuansa ungu sebagai simbol perjuangan para perempuan menolak penyalahgunaan kekuasaan yang dilakukan Jokowi.&nbsp; &nbsp; Mimbar demokrasi perempuan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":18842,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[4953,38],"class_list":["post-18841","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-mimbar-demokrasi","tag-perempuan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18841","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18841"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18841\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18842"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18841"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18841"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18841"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}