{"id":18977,"date":"2026-07-30T02:15:27","date_gmt":"2026-07-30T02:15:27","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=18977"},"modified":"2026-07-30T02:15:27","modified_gmt":"2026-07-30T02:15:27","slug":"begini-cara-menyajikan-kue-keranjang-yang-benar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=18977","title":{"rendered":"Begini Cara Menyajikan Kue Keranjang yang Benar"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Perayaan imlek atau tahun baru China sebentar lagi. Berbagai penganan khas imlek ikut meramaikan perayaan. Misalnya kue keranjang. Tetapi, tahukah Anda bagaimana menyajikan kue keranjang dengan benar?<\/p>\n<p>Pemilik usaha kue keranjang Hoki, Kim Hin Jauhari, membagikan tips menyajikan kue keranjang.<\/p>\n<p>Kue yang tekstrurnya kenyal dan lengket menyerupai dodol biasa disajikan pada perayaan tahun baru Imlek.<\/p>\n<p>Tetapi banyak pula masyarakat yang tidak merayakan imlek ikutan berburu kue keranjang.<\/p>\n<p>Kue keranjang yang dijual di pasaran ada yang dibungkus pakai plastik dan ada pula yang dibungkus dengan daun.<\/p>\n<p>Kue keranjang yang dikemas dengan plastik memang seringkali menyulitkan pembeli untuk membukanya saat akan dikonsumsi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/244055854\/jelang-imlek-kawasan-petak-sembilan-ramai-pengunjung\">Baca: Kawasan petak sembilan ramai pengunjung<\/a> <\/p>\n<p> &#8220;Jadi kue keranjang ini kan dibungkus dengan plastik ya, tekstur yang lengket ini kan bikin sulit ya buat lepasin si plastiknya,&#8221; ujar Kim seperti yang dilansir Antaranews.<\/p>\n<p>Padahal plastik pembungkus tersebut dapat dengan mudah dilepas dengan menggunakan air matang.<\/p>\n<p>&#8220;Kita hanya cukup ambil air saja, tapi air matang ya, jadi tinggal oles-oles saja di seluruh bagian plastiknya dengan merata. Sesudahnya, kita tinggal lepaskan saja,&#8221; jelasnya sambil mempraktikkan cara melepaskan plastik dari kue keranjang.<\/p>\n<p> pada kesempatan itu, Kim menjelaskan cara memotong kue keranjang, yang umumnya berbentuk bulat, menjadi potongan yang rapi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/244037492\/planto-produk-baru-sayurbox-yang-lebih-ramah-petani\">Baca: Planto, produk baru sayur box<\/a><br \/> &#8220;Biasanya kalau mau rapi itu, kita potong kue ini dengan bantuan orang lain. Yang satu potong, yang satunya lagi pegang&nbsp;bagian yang ingin dipotong sambil agak ditarik,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p> Setelah digunakan untuk memotong, alat potongnya dapat dicelupkan ke air sebelum kembali digunakan.<\/p>\n<p>&#8220;Alat potongnya itu juga setelah digunakan untuk memotong dicelupkan dulu ke air, lalu lap, dan gunakan kembali, begitu seterusnya,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Dengan cara seperti ini, kue keranjang yang dipotong rapih ini siap disajikan dan dinikmati bersama. &nbsp;<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Perayaan imlek atau tahun baru China sebentar lagi. Berbagai penganan khas imlek ikut meramaikan perayaan. Misalnya kue keranjang. Tetapi, tahukah Anda bagaimana menyajikan kue keranjang dengan benar? Pemilik usaha kue keranjang Hoki, Kim Hin Jauhari, membagikan tips menyajikan kue keranjang. Kue yang tekstrurnya kenyal dan lengket menyerupai dodol biasa disajikan pada perayaan tahun baru [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":18978,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-18977","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18977","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=18977"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/18977\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/18978"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=18977"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=18977"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=18977"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}