{"id":19142,"date":"2026-07-30T02:16:18","date_gmt":"2026-07-30T02:16:18","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=19142"},"modified":"2026-07-30T02:16:18","modified_gmt":"2026-07-30T02:16:18","slug":"perludem-desak-jokowi-tarik-ucapannya-agar-tak-jadi-pembenaran-bagi-pejabat-negara-untuk-berpihak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=19142","title":{"rendered":"Perludem Desak Jokowi Tarik Ucapannya Agar Tak Jadi Pembenaran Bagi Pejabat Negara untuk Berpihak"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera menarik pernyataannya mengenai presiden dan menteri boleh berpihak dan berkampanye.<\/p>\n<p>Menurut direktur Perludem, Khoirunnisa Agustyati, pernyataan presiden tersebut dapat menjadi pembenaran bagi pejabat serta seluruh aparatur negara untuk menunjukkan keberpihakan politik dalam penyelenggaraan pemilu.<\/p>\n<p>&ldquo;Berpotensi membuat proses penyelenggaraan pemilu dipenuhi dengan kecurangan dan menimbulkan penyelenggaraan pemilu yang tidak fair dan demokratis,&rdquo; jelas Khoirunnisa dalam rilis yang diterima Ruangkota.com.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/244037201\/tpn-ganjar-mahfud-ucapan-presiden-jokowi-boleh-kampanye-berbahaya\">Baca: Pernyataan Presiden Jokowi soal pejabat boleh berkampanye, berbahaya<\/a><\/p>\n<p>&ldquo;Padahal netralitas aparatur negara adalah salah satu kunci mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang jujur, fair dan demokratis,&rdquo; lanjutnya.<\/p>\n<p>Selain itu, Perludem juga mendesak kepada Bawaslu untuk tegas dan bertanggungjawab menyelesaikan dan menindak seluruh bentuk ketidaknetralan dan keberpihakan aparatur serta pejabat negara.<\/p>\n<p>Perludem, lanjut Khoirunnisa ,mendesak kepada seluruh pejabat dan aparatur negara untuk menghentikan aktifitas yang mengarah pada keberpihakan.<\/p>\n<p>Khoirunnisa mencontohkan pejabat negara yang menyalahgunakan program pemerintah yang mengarah pada dukungan untuk peserta peserta pemilu tertentu. &nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/244020389\/koalisi-pemilu-bersih-pernyataan-jokowi-soal-presiden-boleh-kampanye-bertentangan-dengan-uu-pemilu\">Baca: Presiden boleh berkampanye bertentangan dengan UU Pemilu<\/a><\/p>\n<p>Seperti yang diberitakan sebelumnya, Presiden Jokowi megatakan bahwa Presiden boleh memihak dan mendukung salah satu paslon di Pilpres 2024 mendatang.<\/p>\n<p>&ldquo;Setiap menteri [haknya] sama saja, [bahkan] Presiden itu boleh loh kampanye. Presiden itu boleh loh memihak. Boleh. Namun, yang paling penting waktu kampanye tidak boleh menggunakan fasilitas negara. Jadi, boleh,&rdquo; kata Jokowi di Lanud Halim Perdanakusumah pada Rabu (24\/01\/2024).<\/p>\n<p>Namun beda halnya dengan Wakil Presiden Ma&#8217;ruf Amin. Dia menyatakan akan memilih netral.<\/p>\n<p>&#8220;Saya sekarang memposisikan saya itu netral. Saya kira tidak ada masalah ya. Ini bukan perbedaan dengan Presiden. Memang Presiden sudah menyatakan seperti itu, dan saya memang tetap netral. Jangan dibilang saya berbeda dengan Presiden itu nanti,&#8221; kata Maruf.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Meski netral, ia mengaku sudah mempunyai pilihan yang akan ia tuangkan pada selembar kertas pencoblosan pada 14 Februari 2024 mendatang.<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera menarik pernyataannya mengenai presiden dan menteri boleh berpihak dan berkampanye. Menurut direktur Perludem, Khoirunnisa Agustyati, pernyataan presiden tersebut dapat menjadi pembenaran bagi pejabat serta seluruh aparatur negara untuk menunjukkan keberpihakan politik dalam penyelenggaraan pemilu. &ldquo;Berpotensi membuat proses penyelenggaraan pemilu dipenuhi dengan kecurangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":19143,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1029,4189,5004,5003],"class_list":["post-19142","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jokowi","tag-kampanye","tag-pejabat-negara","tag-perludem"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19142","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19142"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19142\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19143"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19142"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19142"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19142"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}