{"id":19268,"date":"2026-07-30T02:17:23","date_gmt":"2026-07-30T02:17:23","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=19268"},"modified":"2026-07-30T02:17:23","modified_gmt":"2026-07-30T02:17:23","slug":"cara-mengenalkan-perubahan-iklim-pada-anak-dan-mengajak-mereka-mengambil-tindakan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=19268","title":{"rendered":"Cara Mengenalkan Perubahan Iklim pada Anak dan Mengajak Mereka Mengambil Tindakan"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Anak-anak dan remaja tahu bahwa perubahan iklim mengubah kehidupan, pola lingkungan, dan masa depan.<\/p>\n<p>Perubahan iklim yang disebabkan manusia telah mengubah intensitas kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem, dan telah berkontribusi pada naiknya jumlah kasus bencana yang datang tiba tiba selama 20 tahun terakhir.<\/p>\n<p>Bencana alam akibat perubahan iklim ini mengakibatkan kerugian ekonomi yang cukup signifikan.<\/p>\n<p>Pada tahun 2021, banyak orang di Kanada mengalami dampak akibat perubahan iklim termasuk banjir besar, tanah longsor, kebakaran hutan, pencairan permafrost (ibun abadi) dan juga badai<\/p>\n<p>Tim dari Simon Fraser University telah meneliti pemahaman mengenai perubahan iklim yang berhubungan dengan remaja dan anak-anak serta kesehatan mental mereka.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24665199\/3-cara-agar-pendidikan-turut-memberi-solusi-bagi-perubahan-iklim\">Baca: Pendidikan yang turut memberi solusi bagi perubahan iklim<\/a><\/p>\n<p>Berikut laporan penelitian yang disusun&nbsp;Maya K. Gislason&nbsp;Assistant Professor, Faculty of Health Sciences, Simon Fraser University dan&nbsp;Angel M. Kennedy<br \/>PhD Student, Faculty of Health Sciences, Simon Fraser University.<\/p>\n<p>Fokus kami adalah mempelajari cara terbaik untuk membekali kaum muda dalam menghadapi perubahan iklim dan membayangkan masa depan mereka di tengah berbagai tantangan sosial.<\/p>\n<p>Sementara seluruh komunitas global tidak menyangkal efek perubahan iklim, efek ini juga menimbulkan dampak yang tidak proporsional pada orang-orang akan mengalami masalah sosial, struktural, ketidakadilan dan marginalisasi.<\/p>\n<p>Temuan penelitian awal yang kami lakukan telah mengidentifikasi pentingnya bergerak di luar pendekatan kurikuler yang biasa dilakukan di sekolah.<\/p>\n<p>Kami berharap dapat membantu mengembangkan cara-cara inovatif untuk mengajar anak-anak dan remaja tentang perubahan iklim.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243663415\/metode-4p-untuk-membangun-narasi-kampanye-lingkungan-dan-perubahan-iklim\">Baca: Membangun narasi kampanye yang efektif untuk menahan laju perubahan iklim<\/a><\/p>\n<p>Caranya dengan melibatkan informasi tentang informasi trauma dan berupaya untuk membangun ketahanan pada anak-anak dan remaja terhadap dampak perubahan iklim.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Hal ini berhubungan erat dengan upaya untuk menghubungkan pendekatan ilmiah dengan metode berbasis seni dalam menangkal perubahan iklim.<\/p>\n<p>Kami juga telah memulai proses wawancara dengan para pengajar dari British Columbia di Kanda dan meninjau kurikulum provinsi untuk menilai apa yang mereka lakukan sehubungan dengan pendidikan perubahan iklim<\/p>\n<p>Tim juga menanyakan dan apa yang dapat ditingkatkan dari kurikulum untuk mengantisipasi perubahan iklim ini.<\/p>\n<p>Perubahan iklim adalah masalah keadilan sosial dan antargenerasi yang secara tidak proporsional berdampak pada anak-anak dan remaja, yang telah menghadapi masalah ini secara turun-temurun.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243663452\/menjual-isu-lingkungan-dan-perubahan-iklim-di-kampanye-pemilu-2024\">Baca: Menjual isu lingkungan di kampanye Pemilu 2024<\/a><\/p>\n<p>Pemuda dan anak-anak juga memiliki kebutuhan unik dalam proses adaptasi, mitigasi, dan pemulihan iklim, mengingat dampak perubahan iklim bagi mereka.<\/p>\n<p>Anak-anak juga ingin terlibat secara aktif dalam menanggapi perubahan iklim, tetapi sering kali tidak diberi kesempatan &mdash; dan ketika mereka bertindak, upaya mereka kurang diakui<\/p>\n<p>Pemuda merasa bahwa orang dewasa tidak mengambil tindakan substansial terhadap perubahan iklim dan ketika suara mereka tidak terdengar, menjadikan para pemuda ini kehilangan harapan untuk masa depan mereka.<\/p>\n<p>Hal ini khususnya terjadi ketika berita tentang potensi bencana dan juga hoaksnya menguasai jagad media, media sosial dan juga lingkungan sosial di sekitar mereka.<\/p>\n<p>Dampak perubahan iklim, serta reaksi remaja dan anak-anak terhadapnya, menjadi perhatian bagi parapengajar orang tua atau wali , dan penyedia layanan kesehatan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/243442389\/ganjar-usulkan-isu-lingkungan-dan-perubahan-iklim-masuk-kurikulum\">Baca: Ganjar Pranowo usulkan isu perubahan iklim masuk kurikulum<\/a><\/p>\n<p>Bagaimana kita berkomunikasi tentang perubahan iklim dan membayangkan kemungkinan tanggapan sosial terhadap krisis bersama ini memiliki dampak yang bertahan lama pada anak-anak dan remaja saat ini.<\/p>\n<p>Kami juga menemukan kebutuhan akan &lsquo;harapan yang membumi.&nbsp;<\/p>\n<p>Untuk perkembangan dan kesejahteraan mereka, anak-anak membutuhkan informasi yang memperlihatkan realitas meresahkan yang kita alami namun juga membekali mereka dengan tidakan yang dapat mengubah hal itu<\/p>\n<p>Berdasarkan pemikiran psikolog Lee Daniel Kravetz, kami pikir ini bisa disebut menawarkan harapan yang membumi tentang bagaimana cara melihat secara realistis mengenai keadaan sambil menumbuhkan harapan dengan membangun kepercayaan kita pada kemampuan yang kita miliki agar dapat berperan dalam masa depan yang lebih baik.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Sehubungan dengan perubahan iklim, pendekatan ini akan mendorong kaum muda untuk belajar bagaimana mengidentifikasi dan terhubung dengan kekuatan dan aset komunitas mereka untuk membangun solusi yang berkelanjutan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243341316\/menilik-upaya-penanganan-perubahan-iklim-indonesia-di-era-sby\">Baca: Kebijakan menangkal perubahan iklim di era SBY<\/a><\/p>\n<p>Organisasi ini dapat melawan keputus asaan akibat krisis iklim. Penting agar lembaga ini dapat dibina dengan cara menghubungkan pendekatan ilmiah dan seni.<\/p>\n<p>Untuk anak- anak dan remaja, cara ini dianggap ampuh dan mudah diakses Metode ini akan mempengaruhi tidak hanya bagaimana mereka berpikir dan masa depan mereka namun juga cara kreatif mereka untuk membangun masa depan yang lebih baik.<\/p>\n<p>Tanggapan terhadap perubahan iklim<br \/>Pemuda memiliki beragam reaksi terhadap dampak krisis iklim terhadap masa depan mereka.<\/p>\n<p>Reaksi ini termasuk tanggapan yang memicu stres atau rasa cemas yang berdampak negatif kepada kemampuan mereka untuk fokus dan bersosialisasi; dan membuat mereka merasa seperti masa depan berada di luar kendali mereka.<\/p>\n<p>Hal ini membuat mereka tidak lagi memiliki prioritas utama untuk merencanakan masa depan (seperti melanjutkan ke pendidikan tinggi) untuk membuat komitmen untuk melakukan aksi terkait perubahan iklim.<\/p>\n<p>Pengajar berperan penting dalam membantu anak-anak dan remaja untuk mengelola stres mengenai masa depan serta tetap terkoneksi satu sama lain dengan saling peduli.<\/p>\n<p>Memperhatikan hal-hal ini sangat penting ketika situasi menjadi sulit. Hal lain yang perlu diperhatikan&nbsp; dalam pendidikan perubahan iklim akan dikupas dalam tulisan selanjutnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Artikel ini pertama kali terbit dalam bahasa Inggris<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Anak-anak dan remaja tahu bahwa perubahan iklim mengubah kehidupan, pola lingkungan, dan masa depan. Perubahan iklim yang disebabkan manusia telah mengubah intensitas kemungkinan terjadinya cuaca ekstrem, dan telah berkontribusi pada naiknya jumlah kasus bencana yang datang tiba tiba selama 20 tahun terakhir. Bencana alam akibat perubahan iklim ini mengakibatkan kerugian ekonomi yang cukup [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":19269,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-19268","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19268","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19268"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19268\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19269"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19268"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19268"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19268"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}