{"id":19704,"date":"2026-07-30T02:19:53","date_gmt":"2026-07-30T02:19:53","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=19704"},"modified":"2026-07-30T02:19:53","modified_gmt":"2026-07-30T02:19:53","slug":"sepekan-kedepan-cuaca-ekstrem-landa-sejumlah-wilayah-masyarakat-diimbau-waspada","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=19704","title":{"rendered":"Sepekan Kedepan Cuaca Ekstrem Landa Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diimbau Waspada"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem selama sepekan kedepan melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Masyarakat diimbau waspada.<\/p>\n<p>Hal ini diungkapkan oleh Deputi Bidang Meteorologi BMKG&nbsp;Guswanto dalam rilisnya pada Rabu (27\/12\/2023).<\/p>\n<p>&#8220;Kepada masyarakat dan instansi terkait agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat atau petir dan angin kencang hingga sepekan ke depan,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Selanjutnya Guswanto memaparkan khusus daerah bertopografi curam, bergunung, tebing atau rawan longsor dan banjir, masyarakat setempat diminta untuk tetap waspada.<\/p>\n<p>Sebab berpotensi terjadinya banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang, dan berkurangnya jarak pandang.<\/p>\n<p> Kepala Pusat Meteorologi Publik BMKG,&nbsp;Andri Ramdhani mengatakan berdasarkan Prakiraan Berbasis Dampak (Impact Based Forecast\/IBF) beberapa wilayah yang masuk dalam kategori waspada untuk dua hari ke depan.<\/p>\n<p>Yaitu wilayah Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Bengkulu, dan Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah.<\/p>\n<p>Selain itu, wilayah lainnya adalah DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, dan Papua.<\/p>\n<p> &#8220;Untuk wilayah yang masuk dalam kategori siaga untuk dua hari ke depan yaitu meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Riau,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan penyebab bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat.<\/p>\n<p>Menurutnya hal ini akibat kondisi dinamika atmosfer, diantaranya melemahnya pusat tekanan rendah yang membentuk sirkulasi angin di sekitar Laut China Selatan.<\/p>\n<p> &#8220;Hal ini menyebabkan aliran massa udara basah dari utara masuk ke wilayah selatan ekuator dan membentuk pola pertemuan angin di sekitar wilayah Jawa Barat sehingga memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan yang intens di sekitar Jawa Barat,&#8221; jelas Rita sapaan akrabnya.<\/p>\n<p>Kondisi ini kemudian diperkuat dengan adanya aktifitas gelombang Kelvin dan Rossby Wave yang aktif bersamaan di sekitar wilayah Indonesia bagian Barat.<\/p>\n<p> &#8220;BMKG telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di sebagian wilayah Indonesia pada periode Natal dan Tahun Baru 2023\/2024 ini sejak tanggal 18 Desember 2023 dan diperbaharui kembali pada tanggal 23 Desember 2023. Jawa Barat termasuk salah satu wilayah yang masuk dalam kategori peringatan dini selama periode tersebut,&#8221; paparnya.<\/p>\n<p>Reporter: NUrakhmayani<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; 7cloud.asia &#8211;&nbsp;Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem selama sepekan kedepan melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Masyarakat diimbau waspada. Hal ini diungkapkan oleh Deputi Bidang Meteorologi BMKG&nbsp;Guswanto dalam rilisnya pada Rabu (27\/12\/2023). &#8220;Kepada masyarakat dan instansi terkait agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":19705,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[50,459,10],"class_list":["post-19704","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-cuaca","tag-cuaca-ekstrem","tag-kota"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19704","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19704"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19704\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19705"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19704"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19704"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19704"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}