{"id":19742,"date":"2026-07-30T02:20:05","date_gmt":"2026-07-30T02:20:05","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=19742"},"modified":"2026-07-30T02:20:05","modified_gmt":"2026-07-30T02:20:05","slug":"bagaimana-umkm-bisa-didorong-untuk-terlibat-dalam-menahan-laju-perubahan-iklim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=19742","title":{"rendered":"Bagaimana UMKM Bisa Didorong untuk Terlibat dalam Menahan Laju Perubahan Iklim"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211;&nbsp;Dalam Konferensi Tingkat Tinggi Iklim Global ke-28 atau COP 28, UNFCCC mendorong transformasi juga dilakukan untuk meningkatkan peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengatasi perubahan iklim.<\/p>\n<p>Sejauh ini, berbagai kajian global menggarisbawahi kebijakan lingkungan&nbsp;belum berhasil mengoptimalkan peran UMKM&nbsp;dalam mengatasi perubahan iklim.&nbsp;<\/p>\n<p>Dengan asumsi skala ekonomi korporasi yang jauh lebih besar, dalam mengatasi dampak perubahan iklim pemerintah cenderung lebih berfokus terhadap korporasi besar ketimbang UMKM.<\/p>\n<p>Padahal, UMKM tak hanya menyumbang sekitar separuh dari total emisi gas rumah kaca dunia bisnis, tapi juga lebih terdampak terhadap perubahan iklim dan lonjakan harga energi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/243656231\/nggak-cuma-korporasi-umkm-bisa-berperan-besar-atasi-dampak-perubahan-iklim\">Baca: Peran UMKM dalam menahan laju perubahan iklim<\/a><\/p>\n<p>Lantas, pembenahan seperti apa agar UMKM dapat lebih dilibatkan dan berperan dalam menanggulangi dampak perubahan iklim?<\/p>\n<p>Albert Hasudungan,&nbsp;Dosen&nbsp; Universitas Prasetiya Mulya dalam tulisannya di The Conversation menyebutkan ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mendorong peran UMKM dalam menahan laju perubahan iklim.&nbsp;<\/p>\n<p>Albert menyebut kajian kebijakan manajemen dan kebijakan lingkungan terkini menekankan pentingnya unsur 3C (concern, capacity, conditions) dalam mempercepat transformasi UMKM untuk mengatasi persoalan sampah dan perubahan iklim global.<\/p>\n<p>Concern menggarisbawahi kolaborasi pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat untuk agenda peran UMKM dalam isu sampah dan emisi karbon.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/243648738\/ini-manfaat-yang-bisa-dipetik-indonesia-jika-ada-komitmen-untuk-transisi-ke-ekonomi-hijau-di-pemilu-2024\">Baca: Ekonomi hijau dan manfaatnya untuk pendapatan negara<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Pemerintah di Indonesia perlu lebih banyak memfasilitasi diskusi terpumpun (focus group discussion\/FGD) dalam menetapkan peta jalan kebijakan meningkatkan peran UMKM dalam perubahan iklim di Indonesia,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Tantangan yang perlu diatasi adalah perubahan persepsi pemerintah dari hanya mencapai pertumbuhan ekonomi menjadi pembangunan yang inklusif, atau melibatkan semua pihak.<\/p>\n<p>Sedangkan dalam hal capacity, perlu ada peningkatan kapasitas UMKM yang menekankan kolaborasi multipihak dalam meningkatkan kemampuan UMKM mengatasi masalah kebijakan sampah dan perubahan iklim.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Sebagai contoh, korporasi besar bisa lebih meningkatkan transfer kapabilitas UMKM dalam manajemen lingkungan dan bisnis.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/ekbis\/243635285\/ekonomi-hijau-justru-menjanjikan-lebih-banyak-pendapatan-dan-berkelanjutan-untuk-negara\">Baca: Ekonomi hijau bisa ciptakan 19,4 juta lapangan kerja baru<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Hal ini penting, karena UMKM tersebut ada dalam rantai nilai manajemen lingkungan korporasi tersebut,&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Dalam aspek conditions, pengambil kebijakan kunci terkait dapat menciptakan payung hukum yang jelas untuk kemitraan korporasi besar dan UMKM untuk mengatasi perubahan iklim.<\/p>\n<p>&#8220;Kolaborasi tersebut akan terlaksana apabila mereka dijamin dengan payung hukum dan insentif yang tepat,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p>Disarikan dari tulisan Albert Hasudungan,&nbsp;Dosen&nbsp; Universitas Prasetiya Mulya yang telah terbit di The Conversation.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Dalam Konferensi Tingkat Tinggi Iklim Global ke-28 atau COP 28, UNFCCC mendorong transformasi juga dilakukan untuk meningkatkan peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam mengatasi perubahan iklim. Sejauh ini, berbagai kajian global menggarisbawahi kebijakan lingkungan&nbsp;belum berhasil mengoptimalkan peran UMKM&nbsp;dalam mengatasi perubahan iklim.&nbsp; Dengan asumsi skala ekonomi korporasi yang jauh lebih besar, dalam mengatasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":19743,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[17,173,41],"class_list":["post-19742","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-lingkungan","tag-perubahan-iklim","tag-umkm"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19742","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19742"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19742\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19743"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19742"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19742"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19742"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}