{"id":19889,"date":"2026-07-30T02:20:52","date_gmt":"2026-07-30T02:20:52","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=19889"},"modified":"2026-07-30T02:20:52","modified_gmt":"2026-07-30T02:20:52","slug":"upaya-industri-dan-peritel-fesyen-kurangi-limbah-tekstil","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=19889","title":{"rendered":"Upaya Industri dan Peritel Fesyen Kurangi Limbah Tekstil"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Peritel fesyen Jepang Uniqlo meluncurkan pilot project untuk menekan jumlah limbah tekstil yang mencemari lingkungan dengan membuka studio Uniqlo di toko.<\/p>\n<p>Proyek untuk menekan jumlah limbah tekstil bernama Re.Uniqlo Studio itu sudah berjalan sejak akhir September 2022 di tiga tempat.<\/p>\n<p>Inggris menjadi lokasi pertama proyek pengurangan limbah tekstil dari peritel fesyen ini dengan studio berlokasi di Regent Street, London.<\/p>\n<p>Di Jepang, layanan serupa diuji coba di toko Uniqlo Setagaya Chitosedai di Jepang pada 22 Oktober 2022.<\/p>\n<p>Re.Uniqlo Studio di Orchard Singapura pada Oktober 2022, dalam waktu terbatas. Ternyata, pelanggan sangat menyukainya. Kami berencana untuk mengembangkannya di seluruh dunia&#8230;<\/p>\n<p>&#8220;Pakaian dapat digunakan lebih lama adalah pola pikir yang kami kedepankan,&#8221; ujar&nbsp;Koji Yanai,&nbsp;Group Senior Executive Officer, FAST RETAILING CO., LTD.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/243604217\/aplikasi-vinted-bantu-warga-inggris-menjual-pakaian-yang-tak-lagi-dikenakan\">Baca: Aplikasi ini bantu menjual pakaian second<\/a><\/p>\n<p>Koji yang juga bertanggung jawab dalam bidang&nbsp;sustainability, dalam&nbsp;presentasi virtual UNIQLO LifeWear &#8211; Masa Depan dan Rencana Aksi, November tahun lalu menerangkan Re.Uniqlo studio ini untuk mengatasi masalah limbah tekstil yang disebabkan faktor kebosanan.<\/p>\n<p>&nbsp;&#8220;Ada dua alasan seseorang berhenti memakai bajunya lagi. Pertama, pakaiannya sudah bernoda atau rusak. Alasan kedua, semata-mata karena bosan,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Di Indonesi, komitmen untuk ikut serta mengurangi&nbsp;limbah tekstil dilakukan peritel fesyen, alas kaki, kecantikan, dan gaya hidup terkemuka,&nbsp; Matahari.<\/p>\n<p>Matahari&nbsp; meluncurkan program &ldquo;Daur Ulang Bajumu&rdquo; berkolaborasi dengan APR (Asia Pacific Rayon) sebagai partner.<\/p>\n<p>APR sendiri merupakan produsen viscose-rayon di Indonesia yang memiliki komitmen untuk menggunakan material daur ulang sebesar 20% dalam produksi serat rayonnya hingga 2030.<\/p>\n<p>Melalui program Daur Ulang Bajumu ini, Matahari memfasilitasi konsumen Matahari agar dapat mendaur ulang pakaian mereka yang tidak terpakai dengan menyediakan boks daur ulang pakaian di gerai-gerai Matahari.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/243473140\/cerita-slow-fashion-saya-memperpanjang-umur-dua-jumper-hanya-dalam-beberapa-jam\">Baca: Jangan buru-buru membuang pakaian yang rusak<\/a><\/p>\n<p>Caranya sangat mudah, konsumen tinggal datang ke gerai Matahari membawa pakaian bekasnya, lalu memasukkannya dalam Drop Box yang tersedia.<\/p>\n<p>Selama periode 1 September 2023 hingga 30 November 2023, konsumen yang memasukkan pakaian bekasnya ke drop box mendapat voucher belanja Matahari berupa potongan harga 25% yang bisa dibelanjakan untuk produk-produk berharga normal di Matahari.<\/p>\n<p>Saat ini drop box Daur Ulang Bajumu telah tersedia di 46 gerai Matahari yang tersebar di Jabodetabek, Medan, Surabaya, Bandung, dan masih akan terus bertambah.<\/p>\n<p>Pakaian-pakaian bekas dari konsumen akan dipilah terlebih dahulu oleh APR.<\/p>\n<p>Di mana material yang memenuhi spesifikasi kandungan tertentu akan didaur ulang oleh APR untuk menjadi serat benang yang dapat digunakan dalam produksi pakaian dengan kualitas setara.<\/p>\n<p>Sementara itu, material berbahan kain lainnya akan didaur ulang oleh mitra yang ditunjuk oleh APR untuk dimanfaatkan dalam produk tekstil.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/senggang\/241411249\/mengungkap-sisi-gelap-fast-fashion-bagi-lingkungan-dan-kehidupan-sosial\">Baca: Mengungkap sisi gelap fast fashion<\/a><\/p>\n<p>Kelompok ini akan disulap menjadi lap pembersih, travel mat, keset kaki, maupun produk rumah tangga berbahan kain lainnya.<\/p>\n<p>Program Daur Ulang Bajumu sejalan dengan komitmen keberlanjutan APR dalam APR2030 yang berkomitmen untuk menggunakan 20% bahan baku tekstil daur ulang dalam produk serat rayonnya hingga 2030.<\/p>\n<p>Kolaborasi antara Matahari dan APR ini juga seiring dengan komitmen kedua perusahaan dalam mendukung fesyen yang berkelanjutan.<\/p>\n<p>Di mana Matahari berkomitmen untuk memanfaatkan sumber daya alam secara bertanggung jawab dan APR berkomitmen untuk meminimalkan limbah dan mempromosikan sirkularitas.<\/p>\n<p>Terry O&rsquo;Connor, CEO Matahari mengungkapkan rasa bangganya atas program Daur Ulang Bajumu.<\/p>\n<p>Sebagai pelaku industri terdepan di bidang fesyen dan tekstil, langkah ini penting dalam mengurangi sampah fesyen di Indonesia dan sejalan dengan upaya keberlanjutan perusahaan untuk berkontribusi pada industri fesyen yang sirkular dan ramah lingkungan.&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Peritel fesyen Jepang Uniqlo meluncurkan pilot project untuk menekan jumlah limbah tekstil yang mencemari lingkungan dengan membuka studio Uniqlo di toko. Proyek untuk menekan jumlah limbah tekstil bernama Re.Uniqlo Studio itu sudah berjalan sejak akhir September 2022 di tiga tempat. Inggris menjadi lokasi pertama proyek pengurangan limbah tekstil dari peritel fesyen ini dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":19890,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2863,3660],"class_list":["post-19889","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-fesyen","tag-limbah-tekstil"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19889","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=19889"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/19889\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/19890"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=19889"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=19889"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=19889"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}