{"id":20108,"date":"2026-07-30T02:22:59","date_gmt":"2026-07-30T02:22:59","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20108"},"modified":"2026-07-30T02:22:59","modified_gmt":"2026-07-30T02:22:59","slug":"gelombang-penolakan-terhadap-politik-dinasti-muncul-di-berbagai-kota","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20108","title":{"rendered":"Gelombang Penolakan terhadap Politik Dinasti Muncul di Berbagai Kota"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211;&nbsp;Gelombang penolakan terhadap praktik politik dinasti di Pemilu 2024 terus bermunculan di banyak daerah.&nbsp;<\/p>\n<p>Kali ini, aksi menolak&nbsp; politik dinasti dilakukan ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara (Sultra)&nbsp;di Kampus Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), Selasa (5\/12\/2023).<\/p>\n<p>Massa yang hadir dalam aksi menolak politik dinasti ini mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sultra (AMARA) ini datang dengan mengenakan topeng.<\/p>\n<p>Dilansir kendariinfo.com, mahasiswa yang tergabung aksi menolak politik dinasti ini antara lain Unsultra, Universitas Halu Oleo (UHO), Universitas Mandala Waluya, dan Universitas Lakidende Konawe.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/243337452\/seruan-tokoh-bangsa-dari-jembatan-serong-demokrasi-dipertaruhkan-karena-praktik-politik-dinasti-di-pemilu-2024\">Baca: Demokrasi dipertaruhkan karena politik dinasti<\/a><\/p>\n<p>Koordinator Aksi Mimbar Demokrasi, Ardianto mengatakan bahwa politik dinasti yang mempertahankan kekuasaan agar tetap berada dalam lingkaran keluarga harus ditolak karena merusak tatanan demokrasi.<\/p>\n<p>Putusan Mahkamah Konstitusi terkait batas usia calon Presiden dan calon Wakil Presiden dinilai telah membuka ruang bagi politik dinasti, lewat lolosnya Gibran Rakabuming Raka, putra Presiden Joko Widodo menjadi cawapres.<\/p>\n<p>&#8220;Oleh karena itu, mahasiswa dan rakyat harus berani melawan politik dinasti guna menyelamatkan bangsa ini dari krisis demokrasi,&rdquo; ujar Ardianto.<\/p>\n<p>Massa juga merilis petisi yang dinamai Petisi Desember AMARA Sultra.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/243294817\/mengupas-politik-dinasti-jokowi-jika-alasannya-untuk-keberlanjutan-kenapa-harus-gibran\">Baca: Jika untuk kepentingan negara, mengapa harus Gibran?<\/a><\/p>\n<p>Sebelumnya aksi serupa berlangsung di sejumlah kota. Ribuan mahasiswa dan rakyat menggelar Mimbar Demokrasi di halaman kampus Unazlam Palu, Jumat (01\/12\/2023).<\/p>\n<p>Ketua Pelaksana Mimbar Demokrasi M Idham mengatakan, agenda unjuk rasa tersebuti diikuti sekitar 5.000 mahasiswa dan rakyat Sulteng.<\/p>\n<p>Idham mengatakan, Mimbar Demokrasi menjadi sarana mengajak mahasiswa dan rakyat menjaga demokrasi dan cita-cita reformasi.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&#8220;Tolak politik dinasti dan pelanggar HAM. Begitu banyak ketimpangan yang terjadi di masyarakat. Kita punya keresahan yang sama, negara kita tidak lagi berpihak pada masyarakat,&rdquo; katanya, seperti dikutip Suara.com.&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/243294826\/suvei-smrc-mayoritas-warga-yang-tahu-mengaku-tidak-suka-presiden-jokowi-membangun-politik-dinasti\">Baca: Mayoritas warga yang tahu menolak politik dinasti<\/a><\/p>\n<p>Sejumlah aktivis &#8217;98 juga turut hadir dalam mimbar demokrasi kali ini, di antaranya Ariyanto Sangaji, Deddy Irawan, dan Dedi Askary.<\/p>\n<p>Direktur Yayasan Tanah Merdeka, sekaligus aktivis 98, Aryanto Sangaji, mengatakan, jika selama ini terjadi kesewenangan dalam penegakan hukum di Indonesia saat ini.<\/p>\n<p>Aryanto menilai Mahkamah Konstitusi (MK) didorong untuk meloloskan gugatan yang memungkinkan putra sulung Jokowi, Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wakil presiden (cawapres).<\/p>\n<p>Hal tersebut tidak lain merupakan tindakan nepotisme seperti yang terjadi pada era Orde Baru (Orba).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/243299027\/smrc-politik-dinasti-akan-membuat-pemerintahan-tidak-adil-dan-tidak-stabil\">Baca: Politik dinasti lahirkan pemerintah yang represif<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Bila kita tidak hati-hati meresponnya ini bahaya. Kembali muncul 25 tahun kemudian. Hadir kembali KKN seperti yang terjadi di zaman rezim Orde Baru (Orba). Segera kita lakukan perlawanan,&#8221; ucap Aryanto.<\/p>\n<p>Sebelumnya, para mahasiswa dan rakyat di sejumlah daerah secara estafet melakukan mimbar demokrasi sebagi bentuk penolakan politik dinasti yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo.<\/p>\n<p>Tak hanya di Palu, sebelumnya aksi serupa juga dilakukan di sejumlah daerah, seperti Jawa Timur, Yogyakarta, Nusa Tenggara Timur, hingga Sulawesi Tengah. Mereka sepakat menolak politik dinasti dan kebangkitan neo-Orba.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Gelombang penolakan terhadap praktik politik dinasti di Pemilu 2024 terus bermunculan di banyak daerah.&nbsp; Kali ini, aksi menolak&nbsp; politik dinasti dilakukan ratusan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sulawesi Tenggara (Sultra)&nbsp;di Kampus Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra), Selasa (5\/12\/2023). Massa yang hadir dalam aksi menolak politik dinasti ini mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":20109,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[4602],"class_list":["post-20108","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-politik-dinasti"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20108","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20108"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20108\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20109"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20108"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20108"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20108"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}