{"id":2027,"date":"2026-07-30T00:29:15","date_gmt":"2026-07-30T00:29:15","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=2027"},"modified":"2026-07-30T00:29:15","modified_gmt":"2026-07-30T00:29:15","slug":"rumi-therapy-menjadikan-pemikiran-jalaluddin-rumi-menjadi-pemandu-hadapi-disrupsi-informasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=2027","title":{"rendered":"Rumi Therapy: Menjadikan Pemikiran Jalaluddin Rumi Menjadi Pemandu Hadapi Disrupsi Informasi"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Abad ke-21 yang saat ini sedang berjalan, oleh Dr. Nevzat Tarhan, seorang <em>psikiater dan neuroscientist<\/em> sekaligus Founding Rector &Uuml;sk&uuml;dar University disebut sebagai abad kebijaksanaan.<\/p>\n<p>Dalam pengantar bukunya yang bertajuk &ldquo;Rumi Therapy&ldquo;, Tarhan mengatakan, bila manusia tidak mempunyai kearifan, apa pun yang mereka raih akan sia-sia belaka.<\/p>\n<p>Umat manusia memerlukan sistem berpikir dan merasa seperti yang dicontohkan Jalaluddin Rumi. Rumi menunjukkan kepada kita jalan ketika kita bertransisi dari zaman informasi ke zaman kebijaksanaan.<\/p>\n<p>&ldquo;Pemikiran&nbsp;Jalaluddin&nbsp;Rumi memengaruhi kode-kode dalam DNA spiritual kita, mengaktifkan kelembutan dalam diri kita,&rdquo; ujarnya saat berbicara dalam acara &ldquo;<em>Rumi Therapy: Book Discussion &amp; Signing<\/em>&rdquo; pada Kamis (2\/4\/2026) di Universitas Paramadina, Jakarta.<\/p>\n<p>Ajaran Jalaluddin&nbsp;Rumi telah mengentak peradaban manusia. Pesan-pesan universalnya sama relevannya dengan ketika ia menulisnya. Kita layak banyak belajar dari penyair dan cendekiawan abad ke-13 ini.<\/p>\n<p>Buku ini mengenalkan pemikiran&nbsp;Jalaluddin&nbsp;Rumi sebagai pemandu saat kita menjalani kehidupan sehari-hari. Kita diajak berkaca pada rampai cerita dan puisinya yang terbukti dapat menyembuhkan rasa sakit emosional-psikologis yang diderita banyak orang, terutama di zaman kita.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/243051374\/5-cara-atasi-stres-dan-merawat-kesehatan-mental-tanpa-keluar-banyak-uang\">Baca: 5 Cara mudah merawat kesehatan mental<\/a><\/p>\n<p>Rumi bercerita tentang bagaimana terbebas dari ketakutan dan kecemasan, memberi contoh bagaimana meningkatkan kepercayaan diri, menghilangkan prasangka, dan meluruskan ide-ide keliru, serta memberikan ruang untuk berpikir alternatif.<\/p>\n<p>Lewat buku ini, Tarhan Sebagai seorang dokter-psikiater-neuropsikolog, dinilai berhasil menggunakan Kitab Matsnawi&mdash;himpunan kisah dan syair Rumi&mdash; menjadi alat untuk memperbaiki perangkat batin manusia.<\/p>\n<p>Metode interpretasinya memungkinkan kita untuk meningkatkan kesadaran dan melihat kebenaran dalam diri kita sendiri. Wajar bila buku dengan perspektif baru ini disambut hangat di Turki dan diterjemahkan ke berbagai bahasa.<\/p>\n<p>Buku ini kini diperkenalkan ke masyarakat Indonesia oleh Edutolia Education bersama &Uuml;sk&uuml;dar University. Kegiatan<em> &ldquo;Rumi Therapy: Book Discussion &amp; Signing&rdquo;<\/em> di Jakarta ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan ruang dialog yang menghubungkan psikologi modern, neurosains, dan spiritualitas Islam dalam konteks kesehatan mental kontemporer.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan ini, Prof. Tarhan menjelaskan bagaimana ajaran Jalaluddin Rumi dapat dipahami kembali melalui pendekatan ilmiah modern, serta relevansinya dalam membantu manusia memahami emosi, makna hidup, dan keseimbangan jiwa.<\/p>\n<p>Diskusi buku ini turut diperkaya oleh pandangan para cendekiawan Indonesia, di antaranya Prof. Mulyadhi Kartanegara dan Dr. Haidar Bagir, yang memberikan refleksi mendalam dari perspektif filsafat Islam dan spiritualitas.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/245517553\/minimalisme-delapan-cara-orang-jepang-mengusir-overthinking\">Baca: Delapan cara orang Jepang mengusir overthinking<\/a><\/p>\n<p>Dialog yang terbangun menunjukkan bahwa pemikiran Rumi tetap relevan dalam menjawab tantangan kesehatan mental di era modern, dengan menekankan pentingnya integrasi antara dimensi rasional dan spiritual.<\/p>\n<p>CEO Edutolia Education, Ibrahim Albayrak menyampaikan bahwa Edutolia hadir sebagai <em>Indonesia Representative Office<\/em> untuk &Uuml;sk&uuml;dar University, dengan komitmen untuk membuka lebih banyak peluang kolaborasi akademik dan pertukaran intelektual antara Indonesia dan T&uuml;rkiye.<\/p>\n<p>&ldquo;Kami juga membuka kesempatan bagi institusi pendidikan dan berbagai lembaga di Indonesia yang ingin menjalin kerja sama dengan &Uuml;sk&uuml;dar University untuk dapat terhubung melalui Edutolia Education.&rdquo; ujarnya.<\/p>\n<p>Kolaborasi dengan Paramadina University dan Penerbit Qaf dalam acara ini mencerminkan sinergi antar institusi dalam memperkuat ekosistem diskursus intelektual di Indonesia, khususnya pada isu-isu yang menghubungkan spiritualitas, pendidikan, dan kesehatan mental.<\/p>\n<p>Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin terbuka terhadap pendekatan holistik dalam memahami kesehatan mental&mdash;yang tidak hanya berfokus pada aspek psikologis, tetapi juga memperhatikan dimensi spiritual sebagai bagian penting dari kesejahteraan manusia.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/247291160\/simak-hasil-peneiitian-terbaru-untuk-mengatasi-depresi\">Baca: Hasil penelitian terbaru untuk mengatasi depresi<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Abad ke-21 yang saat ini sedang berjalan, oleh Dr. Nevzat Tarhan, seorang psikiater dan neuroscientist sekaligus Founding Rector &Uuml;sk&uuml;dar University disebut sebagai abad kebijaksanaan. Dalam pengantar bukunya yang bertajuk &ldquo;Rumi Therapy&ldquo;, Tarhan mengatakan, bila manusia tidak mempunyai kearifan, apa pun yang mereka raih akan sia-sia belaka. Umat manusia memerlukan sistem berpikir dan merasa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":2028,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[846,847],"class_list":["post-2027","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jalaluddin-rumi","tag-rumi-therapy"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2027","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2027"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2027\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2028"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2027"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2027"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2027"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}