{"id":20298,"date":"2026-07-30T02:24:22","date_gmt":"2026-07-30T02:24:22","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20298"},"modified":"2026-07-30T02:24:22","modified_gmt":"2026-07-30T02:24:22","slug":"pemanasan-bumi-mencapai-2c-apa-yang-sedang-terjadi-dengan-lingkungan-kita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20298","title":{"rendered":"Pemanasan Bumi Mencapai 2\u00b0C, Apa yang Sedang Terjadi dengan Lingkungan Kita?"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Pada September 2023, pemanasan suhu Bumi tercatat melampaui 1,5&deg;C.<\/p>\n<p>Dua bulan kemudian, atau pada November 2023 pemanasan suhu Bumi naik lagi hingga sempat menyentuh 2&deg;C.<\/p>\n<p>Melihat angka pemansan suhu Bumi ini, wajar jika banyak orang bertanya-tanya&nbsp; bertanya-tanya apa yang sedang terjadi dengan planet ini.<\/p>\n<p>Apa yang kita lihat terkait fenomena pemanasan suhu Bumi di bulan November ini bukanlah perubahan iklim yang tidak terkendali.<\/p>\n<p>Ini adalah lonjakan suhu harian, bukan pola jangka panjang yang jadi acuan untuk mengatakan bahwa suhu dunia saat ini lebih panas 2&deg;C dibandingkan era praindustri.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243232282\/seperti-ini-peran-multi-pihak-dalam-mitigasi-perubahan-iklim-lewat-perdagangan-karbon\">Baca: Seperti ini peran multi pihak dalam perdagangan karbon<\/a><\/p>\n<p>Namun, kenaikan suhu atau pemanasan suhu Bumi pertama yang melewati batas aman Bumi ini adalah alarm terkeras sepanjang sejarah.<\/p>\n<p>Kenaikan suhu atau pemanasan Bumi ini terjadi seiring dengan peringatan Program Lingkungan Hidup Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP).<\/p>\n<p>UNEP menyebut, dunia masih berada di jalur menuju pemanasan 3&deg;C yang &ldquo;sangat buruk&rdquo; pada akhir abad ini.<\/p>\n<p>Kendati demikian, kenaikan suhu ini tidak menandai kegagalan kita. Lonjakan pemanasan tiba-tiba tahun 2023 terjadi karena kombinasi beberapa faktor: perubahan iklim, El Nino kuat.<\/p>\n<p>Pemanasan Bumi ini juga menunjukkan kegagalan pembentukan kembali es laut setelah musim dingin, berkurangnya polusi aerosol, dan peningkatan aktivitas matahari.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/241225326\/studi-emisi-gas-rumah-kaca-mencapai-titik-tertinggi\">Baca: Emisi karbon catat rekor tertinggi pada 2023<\/a><\/p>\n<p>Pemanasan Bumi ini juga dipengaruhi faktor kecil seperti dampak letusan gunung berapi di dekat Tonga.&nbsp;<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Seberapa signifikan faktor-faktor ini? Kita akan bahas dalam tulisan selanjutnya.&nbsp;<\/p>\n<p>Apa hikmah dari pemanasan Bumi ini? Untuk menjawab pertanyaan ini bisa dijelaskan sebagai berikut.<\/p>\n<p>Iklim sangat kompleks. Kita patut melihat kenaikan suhu 2&deg;C ini sebagai peringatan keras, bukan sebagai tanda untuk menyerah.<\/p>\n<p>Singkatnya, pemanasan Bumi secara harian ini bukanlah perubahan tiba-tiba. Kombinasi beberapa faktorlah yang mendorong lonjakan ini.<\/p>\n<p>Beberapa di antaranya, seperti El Nino, merupakan siklus alami sehingga keadaan dapat berubah kembali.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243105437\/masalah-lingkungan-terbesar-di-tahun-2023-pemanasan-global-1\">Baca: Pemanasan global jadi masalah serius bagi lingkungan<\/a><\/p>\n<p>Namun, ketika para delegasi bersiap untuk perundingan iklim COP28 pekan depan, ini merupakan tanda lain bahwa kita tidak bisa menyerah.<\/p>\n<p>Kita-&ndash;akhirnya&mdash;-melihat tanda-tanda kemajuan nyata dalam penerapan energi terbarukan dan transportasi ramah lingkungan.<\/p>\n<p>Tahun ini, kita bahkan mungkin melihat emisi dari pembangkit listrik akhirnya mencapai puncaknya dan kemudian mulai jatuh.<\/p>\n<p>Kita belum gagal. Namun, saat ini kita berada di planet yang memanas dengan cepat.<\/p>\n<p>Kita kini dapat melihat dampaknya dengan jelas, bahkan dalam catatan suhu harian terbaru ini.<\/p>\n<p><strong>Artikel ini telah terbit di The Conversation. Penulis Andrew King,&nbsp;Senior Lecturer in Climate Science, The University of Melbourne<\/strong><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Pada September 2023, pemanasan suhu Bumi tercatat melampaui 1,5&deg;C. Dua bulan kemudian, atau pada November 2023 pemanasan suhu Bumi naik lagi hingga sempat menyentuh 2&deg;C. Melihat angka pemansan suhu Bumi ini, wajar jika banyak orang bertanya-tanya&nbsp; bertanya-tanya apa yang sedang terjadi dengan planet ini. Apa yang kita lihat terkait fenomena pemanasan suhu Bumi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":20299,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1160,593],"class_list":["post-20298","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bumi","tag-pemanasan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20298","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20298"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20298\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20299"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20298"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20298"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20298"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}