{"id":20404,"date":"2026-07-30T02:24:58","date_gmt":"2026-07-30T02:24:58","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20404"},"modified":"2026-07-30T02:24:58","modified_gmt":"2026-07-30T02:24:58","slug":"ntt-darurat-rabies-11-orang-meninggal","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20404","title":{"rendered":"NTT Darurat Rabies, 11 Orang Meninggal"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Sebanyak 1.823 kasus gigitan hewan penular rabies menyebabkan 11 orang meninggal dunia di sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT).<\/p>\n<p>Pemerintah pun menetapkan NTT dalam status darurat rabies dan kejadian luar biasa.<\/p>\n<p>Kasus rabies di NTT tersebut tercatat hingga 15 November di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Timor Tengah Utara (TTU).<\/p>\n<p>Merebaknya kasus rabies ini diungkapkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy pada Selasa (21\/11\/2023).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24702515\/indonesia-targetkan-bebas-rabies-pada-2030\">Baca: Indonesia targetkan bebas rabies pada 2030<\/a><\/p>\n<p>Kasus rabies ini juga telah dilaporkan ke Kementerian Kesehatan (kemenkes). Pihaknya akan bekerjasama dengan Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) dan Kemenkes untuk mengatasi penularan virus rabies ini.<\/p>\n<p>&#8220;BNPB segera membentuk Satgas terpadu penanganan darurat Rabies di NTT atas permohonan Gubernur NTT,&#8221; kata Muhadjir usai memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri, di Kantor Kemenko PMK.<\/p>\n<p>Selanjutnya Muhadjir menjelaskan pemerintah melakukan berbagai cara untuk mencegah penularan rabies yang lebih masif.<\/p>\n<p>Pemerintah akan melakukan pendekatan kuratif dengan mengincar vaksinasi langsung kepada hewan yang berpotensi membawa penyakit rabies terutama anjing.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/241227059\/penularan-rabies-kepada-manusia-di-ntt-terus-bertambah-sejumlah-kabupaten-dalam-status-klb\">Baca: Sejumlah kabupaten di NTT sudah lama dalam status KLB rabies<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Saat ini, vaksinasi pada hewan anjing baru bisa direalisasikan sebanyak 17 persen. Karena pertama memang jumlah vaksinasinya terbatas, kedua biaya operasionalnya rendah,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Muhadjir mengatakan BNPB akan menggunakan Dana Siap Pakai (DSP) untuk mendukung operasional satgas penanganan dan penanganan rabies, termasuk penambahan vaksin dan peralatan vaksin rabies.<\/p>\n<p>Pemanfaat DSP ini, lanjut Muhadjir, akan melalui koordinasi pusat Satgas Terpadu dengan melibatkan Kementerian Pertanian, Kemenkes, dan juga pemerintah daerah.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&#8220;Kita harapkan targetnya NTT vaksinasi rabies bisa dicapai 70 persen. Sehingga tercapai herd immunity,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24703323\/mikroplastik-berbahaya-untuk-kesehatan-singkirkan-jauh-jauh-dari-anak\">Baca: Bahaya mikroplastik untuk kesehatan<\/a><\/p>\n<p>Selanjutnya pemerintah akan melakukan pendataan hewan anjing yang berpotensi membawa penyakit rabies di NTT.<\/p>\n<p>Pemerintah juga kan melakukan vaksinasi dengan cara baru melalui oral yang dicampurkan pada makanan anjing.&nbsp;<\/p>\n<p>Muhadjir juga meminta ada pendataan penduduk anjing di NTT sehingga bisa kita pastikan ketika vaksinasi 70 persen anjing bisa tervaksin.<\/p>\n<p>Kemudian juga ada vaksinasi baru bentuk oral nanti bisa dikamuflase ke dalam makanan hewan.<\/p>\n<p>&#8220;Dengan demikian diharapkan penanganan rabies yang sudah endemi ini bisa teratasi,&#8221; urainya.&nbsp;<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Sebanyak 1.823 kasus gigitan hewan penular rabies menyebabkan 11 orang meninggal dunia di sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT). Pemerintah pun menetapkan NTT dalam status darurat rabies dan kejadian luar biasa. Kasus rabies di NTT tersebut tercatat hingga 15 November di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) dan Timor Tengah Utara (TTU). Merebaknya kasus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":20405,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[4587,2670,5242,5243],"class_list":["post-20404","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-meninggal","tag-ntt","tag-rabies","tag-status-darurat"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20404","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20404"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20404\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20405"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20404"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20404"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20404"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}