{"id":20456,"date":"2026-07-30T02:25:15","date_gmt":"2026-07-30T02:25:15","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20456"},"modified":"2026-07-30T02:25:15","modified_gmt":"2026-07-30T02:25:15","slug":"berita-terpopuler-pekan-ini-sorotan-dan-krtitik-terhadap-politik-dinasti-lewat-pencawapresan-gibran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20456","title":{"rendered":"Berita Terpopuler Pekan Ini: Sorotan dan Krtitik terhadap Politik dinasti Lewat Pencawapresan Gibran"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Politik dinasti yang secara telanjang dipertontonkan Presiden Jokowi lewat pencalonan Gibran menjadi cawapres menjadi berita terpopuler pekan ini.&nbsp;<\/p>\n<p>Kritik dari berbagai kalangan terkait politik dinasti Jokowi lewat pencawapresan Gibran menjadi lima berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler di 7cloud.asia pekan ini.&nbsp;<\/p>\n<p>Berikut lima berita terpopuler pekan ini yang semuanya terkait dengan politik dinasti Jokowi lewat pencalonan Gibran&nbsp;<\/p>\n<p><strong>1. Mengupas politik dinasti Jokowi, mengapa harus Gibran?<\/strong><\/p>\n<p>Pertanyaan mendasar soal pencawapresan Gibran&nbsp;adalah mengapa harus&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/tag\/gibran\">Gibran<\/a>?<\/p>\n<p>Kalau alasannya adalah untuk keberlanjutan pembangunan, ada banyak anak muda&nbsp; selain&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/tag\/gibran\">Gibran<\/a>&nbsp;yang memiliki kemampuan untuk itu. Ada&nbsp;figur seperti Nadiem Makarim atau Erick Thohir.<\/p>\n<p>Selain muda, Nadiem dan Erick sukses sebagai pengusaha kemudian menjadi menteri.&nbsp;Tapi faktanya Nadiem dan Erick bukan Gibran yang anak presiden.&nbsp;<\/p>\n<p>Baca berita selengkapnya <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/243294817\/mengupas-politik-dinasti-jokowi-jika-alasannya-untuk-keberlanjutan-kenapa-harus-gibran\">di sini<\/a><\/p>\n<p><strong>2. Forum Pemred kritisi politik dinasti yang dilakukan Jokowi<\/strong><\/p>\n<p>Mendekati pelaksanaan Pemilu 2024, Forum Pemred melihat banyak hal yang mengejutkan publik.<\/p>\n<p>Terutama dalam penegakan hukum oleh lembaga penegak hukum dan juga dalam menjalankan etika-etika demokrasi, terutama yang dilakukan Presiden, para menteri, dan juga para ketua umum partai politik.<\/p>\n<p>&#8220;Kondisi ini berpotensi menimbulkan goncangan dan ketidakstabilan politik dan keamanan serta perekonomian nasional,&#8221; tandas Forum Pemred.<\/p>\n<p>Baca berita selengkanya <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/243283447\/forum-pemred-sikap-jokowi-soal-pemilu-2024-berpotensi-picu-kegoncangan-dan-ketidakstabilan-politik\">di sini<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><strong>3. Diaspora Indonesia juga kritisi pencawapresan Gibran<\/strong><\/p>\n<p>IALA menilai masalah utama bukanlah isi dari Putusan&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/tag\/mk\">MK<\/a>&nbsp;No. 90\/2023, melainkan konflik kepentingan&nbsp;yang terkait dengan putusan tersebut yang menyebabkan&nbsp;ketidakpastian hukum.&nbsp;<\/p>\n<p>Ketua&nbsp;<a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/tag\/mk\">MK<\/a>&nbsp;Anwar Usman, ujarnya terlibat secara langsung karena&nbsp;memiliki hubungan keluarga dengan Gibran Rakabuming&nbsp;Raka, keponakannya, yang menimbulkan pertentangan etik&nbsp;serius dan pelanggaran Pasal 17 UU No. 48 (2009) tentang&nbsp;Kekuasaan Kehakiman.<\/p>\n<p>Baca berita selengkapnya <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/243287814\/kritik-tajam-diaspora-indonesia-demokrasi-indonesia-diuji-gegara-putusan-mk-yang-dihasilkan-dari-pelanggaran-etika\">di sini<\/a><\/p>\n<p><strong>4. Megawati tegaskan PDIP tidak di belakang langkah politik dinasti Jokowi<\/strong><\/p>\n<p>Lewat pidatonya, Megawati menyebut, apa yang terjadi di MK akhir-akhir ini, disebutkan Megawati sebagai manipulasi hukum.<\/p>\n<p>Ini, ujarnya, terjadi akibat praktek kekuasaan yg mengabaikan kebenaran yang hakiki atas dasar nurani.<\/p>\n<p>&#8220;Rekayasa hukum tidak boleh terjadi, hukum harus menjadi alat mengayomi seluruh bangsa Indonesia. Kewajiban anak bangsa untuk menjaganya agar tidak terjadi kesewenang-wenangan,&#8221; .<\/p>\n<p>Megawati juga menghimbau masyarakat agar jangan lupa terus kawal demokrasi untuk nurani, jangan takut untuk bersuara, untuk berpendapat selama segala sesuatu berakar pada kehendak rakyat.<\/p>\n<p>Baca berita selengkapnya <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/243277723\/lewat-pidato-suara-hati-megawati-tegaskan-pdip-tidak-di-belakang-langkah-jokowi-yang-melanggar-konstitusi\">di sini<\/a><\/p>\n<p><strong>5. Tokoh bangsa nilai Jokowi telah melanggar prinsip demokrasi<\/strong><\/p>\n<p>Keputusan Majelis Kehormatan MK yang menunjukkan adanya intervensi lembaga eksekutif terhadap yudikatif, membuat sejumlah tokoh bangsa merasa prihatin.<\/p>\n<p>Demokrasi Indonesia diayun-ayun. Kekuasaan terpusat di eksekutif, kemudian sebagaimana bukti-bukti yang ditemukan Majelis Kehormatan MK.<\/p>\n<p>Adanya intervensi dari eksekutif ke yudikatif, ke lembaga konstitusional itu dikhawatirkan akan membuat Pemilu 2024 tidak bisa berjalan dengan baik karena azas jujur dan adil dalam pemilu berpotensi terancam.&nbsp;<\/p>\n<p>Baca berita selengkapnya <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/243276181\/tokoh-bangsa-pelanggaran-prinsip-demokrasi-yang-dilakukan-jokowi-melukai-masyarakat\">di sini<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Politik dinasti yang secara telanjang dipertontonkan Presiden Jokowi lewat pencalonan Gibran menjadi cawapres menjadi berita terpopuler pekan ini.&nbsp; Kritik dari berbagai kalangan terkait politik dinasti Jokowi lewat pencawapresan Gibran menjadi lima berita yang paling banyak dibaca atau berita terpopuler di 7cloud.asia pekan ini.&nbsp; Berikut lima berita terpopuler pekan ini yang semuanya terkait dengan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[35,962,4602],"class_list":["post-20456","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized","tag-berita-terpopuler","tag-gibran","tag-politik-dinasti"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20456","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20456"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20456\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20456"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20456"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20456"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}