{"id":20512,"date":"2026-07-30T02:25:29","date_gmt":"2026-07-30T02:25:29","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20512"},"modified":"2026-07-30T02:25:29","modified_gmt":"2026-07-30T02:25:29","slug":"kamis-siang-gunung-dukono-meletus-warga-diimbau-waspada","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20512","title":{"rendered":"Kamis Siang Gunung Dukono Meletus, Warga Diimbau Waspada"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Gunung Dukono yang terletak di utara Pulau Halmahera, Maluku Utara meletus dengan mengeluarkan abu vulkanik setinggi 1,2 kilometer pada hari ini, Kamis (16\/11\/2023) siang pukul 12.01 WIT.<\/p>\n<p>&#8220;Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah timur,&#8221; ujar Bambang seperti dikutip Antaranews.<\/p>\n<p>Karena itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau masyarakat mengenakan masker untuk menghindari abu vulkanik pada sistem pernafasan.<\/p>\n<p>Sebab, abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah serta kecepatan angin yang membuat area yang dilanda abu vulkanik berubah-ubah.<\/p>\n<p>Gunung Dukono saat ini berada pada status level II atau waspada. Permukiman terdekat berada pada jarak 11 kilometer dari puncak gunung api tersebut.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/243270356\/sabtu-pagi-gunung-ili-lewotolok-dua-kali-meletus\">baca: sabtu pagi gunung ili lewotolok dua kali meletus<\/a><\/p>\n<p>BPBD Halmahera Utara melaporkan peningkatan debu vulkanik yang keluar dari kawah Gunung api tersebut telah menyebabkan peningkatan penderita infeksi saluran pernapasan di RSUD sekitar 15 persen.<\/p>\n<p>Pada 14 November 2023, PVMBG bersama BPBD Halmahera Utara telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk memitigasi dampak dari peningkatan letusan Gunung Dukono.<\/p>\n<p>Gunung Dukono (1087 m dpl.) dengan kawah aktif Malupang-Warirang merupakan salah satu gunung api aktif dan sering meletus sampai saat ini.<\/p>\n<p>Gunung api ini merupakan yang paling muda dan masih aktif di antara gunung api lainnya yang sudah tidak aktif yang tumbuh dalam suatu zona depresi vulkanik.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/243057175\/gunung-merapi-kembali-muntahkan-lava-18-kali\">baca: gunung merapi kembali muntahkan lava 18 kali<\/a><\/p>\n<p>Dari data geologi yang tercermin dari batuan penyusun Kompleks Gunung Dukono-Warirang dan sejarah erupsi Gunung Dukono sejak 1550 sampai saat ini.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Karakteristik erupsi gunung api ini bersifat eksplosif dan efusif yang menghasilkan abu, lontaran batu pijar, aliran piroklastika, dan aliran lava.<\/p>\n<p>Dengan memperhatikan jenis, volume, dan pelamparan produk erupsi di masa lalu maupun sampai sekarang, erupsi Gunung Dukono dapat diklasifikasikan ke dalam erupsi eksplosif dan efusif bertipe Stromboli &ndash; Vulkano berskala kecil sampai menengah.<\/p>\n<p>Potensi bahaya primer erupsi Gunung Dukono terdiri atas aliran piroklastika (awan panas), jatuhan piroklastika (lontaran batu dan abu vulkanik), gas beracun, dan aliran lava.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/243047711\/gunung-ililewotolokmeletus\">baca: gunung ili lewotolok meletus<\/a><\/p>\n<p>Sedangkan jenis bahaya sekunder adalah aliran lahar. Dari potensi bahaya erupsi Gunung Dukono teridentifikasi tiga kawasan rawan bencana gunung api, yaitu Kawasan Rawan Bencana III, II, dan I.<\/p>\n<p>Sebelumnya pada Rabu (8\/11\/2023).PVMBG mencatat Gunung Dukono telah mengalami 36 kali letusan. Abu vulkanik ini melanda hingga ke Kota Tobelo yang berjarak 22 kilometer dari kawah gunung api tersebut.<\/p>\n<p> Selain melanda Kota Tobelo, abu vulkanik juga melanda delapan desa yang berada di dekat dengan Gunung Dukono.<\/p>\n<p>Kedelapan desa itu adalah Made, Popilo, Gorua, Wari Ino-Weri, Buwaele, Gura, Kampung Cina, dan Gamsungi. Desa Made hanya berjarak 15 kilometer dari Gunung Dukono.<\/p>\n<p> Reporter: Nurakhmayani<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h1>&nbsp;<\/h1>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; 7cloud.asia &#8211;&nbsp;Gunung Dukono yang terletak di utara Pulau Halmahera, Maluku Utara meletus dengan mengeluarkan abu vulkanik setinggi 1,2 kilometer pada hari ini, Kamis (16\/11\/2023) siang pukul 12.01 WIT. &#8220;Kolom abu teramati berwarna putih, kelabu hingga hitam dengan intensitas tebal ke arah timur,&#8221; ujar Bambang seperti dikutip Antaranews. Karena itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":20513,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[4016,10,17,4386,3968],"class_list":["post-20512","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-gunung","tag-kota","tag-lingkungan","tag-meletus","tag-warga"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20512","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20512"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20512\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20513"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20512"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20512"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20512"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}