{"id":20588,"date":"2026-07-30T02:25:50","date_gmt":"2026-07-30T02:25:50","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20588"},"modified":"2026-07-30T02:25:50","modified_gmt":"2026-07-30T02:25:50","slug":"lewat-pidato-suara-hati-megawati-tegaskan-pdip-tidak-di-belakang-langkah-jokowi-yang-melanggar-konstitusi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20588","title":{"rendered":"Lewat Pidato Suara Hati, Megawati Tegaskan PDIP Tidak di Belakang Langkah Jokowi yang Melanggar Konstitusi"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Ketua Umum PDIP yang juga Presiden ke-5 RI&lt; Megawati Soekarnoputri, Minggu (12\/11\/2023) menyampaikan pidato yang diberi tajuk &#8220;Suara Hati Nurani&#8221;<\/p>\n<p>Dibuka dengan meminta ijin bahwa yang berpidato hari ini sebagai pribadi, sebagai presiden ke 5 RI, Megawati langsung menusuk ke inti persoalan.<\/p>\n<p>Lantas Megawati menceritakan bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) terbentuk saat dia menjabat presiden ke-5 Indonesia, sebagai amanat diperintahkan oleh perubahan ketiga UUD 45 untuk dibentuknya MK.<\/p>\n<p>&#8220;Dari namanya seharusnya lembaga MK ini sangat berwibawa, memiliki tugas yg berat dan penting, mengawal rakyat Indonesia di bidang hukum,&#8221; ujar Megawati sebagaimana dipantau dari Youtube merdeka.com.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/243276181\/tokoh-bangsa-pelanggaran-prinsip-demokrasi-yang-dilakukan-jokowi-melukai-masyarakat\">Baca: Tokoh Bangsa nilai langkah Jokowi melukai hati rakyat<\/a><\/p>\n<p>Menarik untuk dicermati, Megawati mengatakan, bahwa dirinya sendirilah yang mencari gedung MK,<\/p>\n<p>&#8220;Sebagai presiden yang didampingi mensesneg saya mencarikan gedungnya dekat istana, yang disebut sebagai ring 1, maksudnya sehingga harus bermanfaat bukan bagi perorangan tetapi bagi rakyat dan negara.&#8221; imbuhnya.<\/p>\n<p>Megawati mengingatkan bahwa Reformasi telah menggerakkan rakyat hingga memungkinkan bangsa ini, masuk ke jaman demokrasi.<\/p>\n<p>Hal itu lanjutnya, bukan proses yang mudah, yang indah, karena waktu itu sampai saat ini kita seharusnya mengenang dengan perasaan yang sedih terhadap pengorbanan rakyat dan mahasiswa yang meninggal melalui peristiwa.<\/p>\n<p>Megawati lantas menyebut peristiwa Kudatuli, Trisakti, Semanggi, hingga berbagai peristiwa penculikan para aktivis.<\/p>\n<p>&#8220;Masih ada saksi-saksi hidup yang masih berdiam diri, semuanya itu menjadi praktek gelap demokrasi,&#8221; tandasnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/243269333\/dianggap-cacat-hukum-tiga-aktivis-1998-gugat-pencalonan-gibran-sebagai-cawapres\">Baca: Pencalonan Gibran dinilai cacat hukum<\/a><\/p>\n<p>Masih dalam upaya menggugah ingatan rakyat, Megawati juga mengatakan bahwa kekuasaan yang otoriter itulah yang dikoreksi, melalui reformasi.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Janganlah lupa, uajrnya, dari reformasi inilah lahir demokratisasi melalui pelaksanaan pilpres secara langsung dan terbatas, serta melahirkan UU Pemerintahan yang bebas dari KKN.<\/p>\n<p>Apa yang terjadi di MK akhir-akhir ini, disebutkan Megawati sebagai manipulasi hukum. Ini, ujarnya, terjadi akibat praktek kekuasaan yang mengabaikan kebenaran yang hakiki atas dasar nurani.<\/p>\n<p>&#8220;Rekayasa hukum tidak boleh terjadi, hukum harus menjadi alat mengayomi seluruh bangsa Indonesia. Kewajiban anak bangsa untuk menjaganya agar tdk terjadi kesewenang-wenangan,&#8221; tandasnya.<\/p>\n<p>Megawati juga menghimbau masyarakat agar terus mengawal demokrasi untuk nurani, jangan takut untuk bersuara, untuk berpendapat selama segala sesuatu berakar pada konstitusi dan kehendak rakyat.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/243259306\/keputusan-majelis-kehormatan-mk-membuat-putusan-mk-kehilangan-legitimasi-anwar-usman-didesak-mundur\">Baca: Buntut Putusan Majelis Kehormatan MK, Anwar Usman didesak mundur<\/a><\/p>\n<p>Menutup pidatonya, Megawati mengingatkan bahwa Pemilu yang demokratis dan jurdil tetap harus dijalankan. Ia menghimbau agar rakyat janganlah diintimidasi seperti dulu lagi.<\/p>\n<p>Pidato ini mendapat reaksi beragam dari warganet. Sebagian menilai, dengan pidato ini,&nbsp;Megawati seolah mengajak rakyat untuk melawan pengkhianat konstitusi.<\/p>\n<p>&#8220;Pernyataan Megawati ini sangat tajam, dan kita paham ditujukan ke mana kalimat ini,&#8221; ujar Maria.<\/p>\n<p>&#8220;Menurut saya, ini sama dengan mengatakan, walaupun kader utama, bahkan seorang presiden pun, Megawati siap berhadapan dan menyatakan, dengan <em>to the point<\/em> bahwa yang salah ya salah,&#8221; ujar Netizen lainnya Karsia.<\/p>\n<p>&#8220;Ini menunjukkan dengan gamblang dan menepis semua isu bahwa PDI Perjuangan main dua kaki, dan tidak benar bahwa ini gerakan politik Jokowi yang direstui oleh Megawati,&#8221; ujar warganet lainnya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/243234901\/majelis-kehormatan-mk-berhentikan-ketua-mk-anwar-usman-karena-terbukti-lakukan-pelanggaran-berat\">Baca: Ketua MK Anwar Usman terbukti melakukan pelanggaran berat<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Ketua Umum PDIP yang juga Presiden ke-5 RI&lt; Megawati Soekarnoputri, Minggu (12\/11\/2023) menyampaikan pidato yang diberi tajuk &#8220;Suara Hati Nurani&#8221; Dibuka dengan meminta ijin bahwa yang berpidato hari ini sebagai pribadi, sebagai presiden ke 5 RI, Megawati langsung menusuk ke inti persoalan. Lantas Megawati menceritakan bahwa Mahkamah Konstitusi (MK) terbentuk saat dia menjabat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":20589,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[2149,928,1213],"class_list":["post-20588","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-konstitusi","tag-megawati","tag-mk"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20588","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20588"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20588\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20589"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20588"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20588"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20588"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}