{"id":20600,"date":"2026-07-30T02:25:53","date_gmt":"2026-07-30T02:25:53","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20600"},"modified":"2026-07-30T02:25:53","modified_gmt":"2026-07-30T02:25:53","slug":"masalah-lingkungan-terbesar-2023-degradasi-tanah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20600","title":{"rendered":"Masalah Lingkungan Terbesar 2023: Degradasi Tanah"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Salah satu masalah lingkungan serius yang dihadapi penduduk Bumi adalah degradasi tanah.&nbsp;Menurut organisasi dunia PBB, sekitar 40% tanah di bumi mengalami degradasi.<\/p>\n<p>Degradasi tanah mengacu pada hilangnya bahan organik, perubahan kondisi struktural dan\/atau penurunan kesuburan tanah dan sering kali disebabkan oleh aktivitas manusia.<\/p>\n<p>Dilansir earth.org, aktivitas manusia yang memicu degradasi tanah dan lingkungan itu antara lain adalah praktik pertanian tradisional termasuk penggunaan bahan kimia beracun dan polutan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/24684095\/penjelasan-mengapa-pupuk-kandang-lebih-baik-untuk-lingkungan\">Baca: Mengapa pupuk kandang lebih disarankan ketimbang pupuk kimia<\/a><\/p>\n<p>Jika keadaan seperti ini terus berlanjut hingga tahun 2050, para ahli memperkirakan akan terjadi tambahan degradasi tanah di wilayah yang hampir seluas Amerika Selatan.<\/p>\n<p>Tapi ada lebih banyak lagi mengenai hal tersebut. Jika kita tidak mengubah praktik-praktik sembrono kita dan mengambil tindakan untuk menjaga kesehatan tanah dan mencegah degradasi tanah<\/p>\n<p>Mengapa degradasi tanah ini harus dicegah? Karena&nbsp;degradasi tanah akan mengakibatkan ketahanan pangan bagi miliaran orang di seluruh dunia akan terancam.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243225547\/masalah-lingkungan-terbesar-2023-krisis-pangan-dan-air-akibat-pengolahan-tanah\">Baca: Ancaman krisis pangan akibat pengolahan tanah yang tak ramah<\/a><\/p>\n<p>Diperkirakan, degradasi tanah akan mengakibatkan produksi pangan berkurang 40% dalam waktu 20 tahun saat jumlah penduduk dunia terus bertambah.<\/p>\n<p>Saat ini jumlah penduduk dunia mendekati 8 miliar orang, dan&nbsp;diproyeksikan akan mencapai 9,3 miliar orang pada 2030.<\/p>\n<p>Jadi degradasi tanah ini harus menjadi perhatian serius, dan pertanian yang berkelanjutan perlu dilakukan mulai sekarang.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243105586\/bagaimana-pertanian-cerdas-dengan-data-mining-tingkatkan-produksi-pangan\">Baca: Pertanian cerdas untuk tingkatkan ketahanan pangan<\/a><\/p>\n<p>Berbicara soal degradasi tanah ini bisa dijelaskan sebagai berikut.&nbsp;Bahan organik merupakan komponen penting tanah karena memungkinkannya menyerap karbon dari atmosfer.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Tumbuhan menyerap CO2 dari udara secara alami dan efektif melalui fotosintesis dan sebagian karbon ini disimpan di dalam tanah sebagai karbon organik tanah (SOC).<\/p>\n<p>Tanah yang sehat memiliki minimal 3-6% bahan organik. Namun, hampir di seluruh dunia, kandungan organik jauh lebih rendah dari itu.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/24664372\/minyak-sawit-antara-alternatif-ketahanan-pangan-dan-ancaman-bagi-lingkungan\">Baca: Sawit, antara ketahanan pangan dan ancaman pada lingkungan<\/a><\/p>\n<p>Kondisi ini dipicu oleh berbagai hal, seperti tanah longsor atau penggunaan pupuk kimia yang berlebihan.&nbsp;<\/p>\n<p>Karena itu penggunaan pupuk organik dan sistem pertanian organik mulai digalakkan untuk mencegah degradasi tanah semakin parah.<\/p>\n<p>Sumber: earth.org baca artikel asli <a href=\"https:\/\/earth.org\/the-biggest-environmental-problems-of-our-lifetime\/\">di sini<\/a><\/p>\n<p>\u200b<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Salah satu masalah lingkungan serius yang dihadapi penduduk Bumi adalah degradasi tanah.&nbsp;Menurut organisasi dunia PBB, sekitar 40% tanah di bumi mengalami degradasi. Degradasi tanah mengacu pada hilangnya bahan organik, perubahan kondisi struktural dan\/atau penurunan kesuburan tanah dan sering kali disebabkan oleh aktivitas manusia. Dilansir earth.org, aktivitas manusia yang memicu degradasi tanah dan lingkungan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":20601,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1150,17,735],"class_list":["post-20600","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-degradasi","tag-lingkungan","tag-tanah"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20600","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20600"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20600\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20601"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20600"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20600"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20600"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}