{"id":20644,"date":"2026-07-30T02:26:08","date_gmt":"2026-07-30T02:26:08","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20644"},"modified":"2026-07-30T02:26:08","modified_gmt":"2026-07-30T02:26:08","slug":"pola-asuh-buruk-picu-maraknya-bullying-atau-perundungan-kepada-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20644","title":{"rendered":"Pola Asuh Buruk Picu Maraknya Bullying atau Perundungan Kepada Anak"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211;&nbsp; Pola asuh buruk menjadi salah satu penyebab terjadinya perundungan atau bullying terhadap anak, yang belakangan ini semakin marak.<\/p>\n<p>&#8220;Banyak orang tua yang secara tidak sadar melakukan bullying terhadap anak-anak mereka,&#8221; kata Psikolog Anak Universitas Padjajaran Fitrian Hararti menyebutnya dalam diskusi daring di Jakarta, Kamis (9\/11\/2023).<\/p>\n<p>Salah satu contoh perundungan atau bullying yang dilakukan orang tua adalah membanding-bandingkan kemampuan anak dengan orang lain.<\/p>\n<p>Bullying menurut Fitrian, juga terjadi saat orang tua melontarkan komentar merendahkan untuk mendorong atau memotivasi anak.<\/p>\n<p>&#8220;Misalnya &#8216;kamu itu masa enggak bisa sih, si itu aja sudah bisa, ih cengeng gitu aja nangis.&#8217; Padahal setiap anak itu unik dan memiliki kemampuan yang berbeda-beda,&#8221; ujar Fitrian.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/pendidikan\/242929888\/bullying-di-sekolah-bagaimana-peran-orang-tua-ikut-mencegah\">Baca: Orang tua bisa memutus rantai bullying dari rumah<\/a><\/p>\n<p>Menurutnya ketika di dalam rumah orang tua sudah terbiasa melakukan perundungan atau bullying, maka anak berpotensi menjadi korban dari tindakan serupa di luar rumah.<\/p>\n<p>Lebih buruk ia juga bisa melakukan perundungan atau bullying kepada orang lain karena kurang kepercayaan diri.<\/p>\n<p>Bahkan, ancaman yang lebih besar adalah anak meniru tindakan orang tuanya dan melakukan perundungan di luar rumah.<\/p>\n<p>&#8220;Anak adalah peniru ulung dan orang tua adalah modelnya, jadi jangan berharap punya anak yang baik berakhlak mulia dan cerdas kalau orang tuanya sendiri tidak cerdas mendidik anak,&#8221; katanya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/pendidikan\/242929833\/smp-negeri-di-gowa-ini-punya-ekskul-anti-bullying\">Baca: Sekolah di Gowa ini punya ekskul antibullying<\/a><\/p>\n<p>Data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) pada 2021 menunjukkan bahwa empat dari 100 anak usia dini pernah mendapatkan pengasuhan tidak layak.&nbsp;<\/p>\n<p>Berdasarkan Indeks Perlindungan Anak, Indonesia menargetkan menekan persentase anak usia dini yang pernah mendapatkan pengasuhan tidak layak menjadi 3,47 persen pada 2024.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Sementara pada 2020 tercatat 3,64 persen anak mendapatkan pengasuhan tidak layak dan 3,73 persen pada 2018.<\/p>\n<p>Guna mencapai target tersebut, pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) telah menetapkan indikator persentase balita dengan pengasuhan tidak layak.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sosok\/242897056\/keberhasilan-ashanty-raih-gelar-s3-dorong-atta-halilintar-ingin-tamatkan-sma\">Baca: Hanya tamat SMP, ini pandangan Atta Halilintar soal pendidikan<\/a><\/p>\n<p>Kementerian PPPA memiliki penguatan 257 layanan Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) untuk melakukan edukasi dan konsultasi konseling pengasuhan ke keluarga yang dilakukan oleh konselor dan psikolog.<\/p>\n<p>Layanan tersebut diberikan guna melakukan perubahan perilaku orangtua agar bisa memberikan pengasuhan positif tanpa kekerasan.<\/p>\n<p>Konseling ini sekaligus untuk memperkuat ketahanan keluarga, juga mendukung pencegahan anak dari kekerasan dan penelantaran.<\/p>\n<p>Sumber: Antaranwes.com<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp; Pola asuh buruk menjadi salah satu penyebab terjadinya perundungan atau bullying terhadap anak, yang belakangan ini semakin marak. &#8220;Banyak orang tua yang secara tidak sadar melakukan bullying terhadap anak-anak mereka,&#8221; kata Psikolog Anak Universitas Padjajaran Fitrian Hararti menyebutnya dalam diskusi daring di Jakarta, Kamis (9\/11\/2023). Salah satu contoh perundungan atau bullying yang dilakukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":20645,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[344,4105,1593],"class_list":["post-20644","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-anak","tag-bullying","tag-perundungan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20644","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20644"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20644\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20645"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20644"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20644"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20644"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}