{"id":2071,"date":"2026-07-30T00:29:25","date_gmt":"2026-07-30T00:29:25","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=2071"},"modified":"2026-07-30T00:29:25","modified_gmt":"2026-07-30T00:29:25","slug":"pakar-ingatkan-dampak-el-nino-terhadap-produksi-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=2071","title":{"rendered":"Pakar Ingatkan Dampak El Nino terhadap Produksi Pangan"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Pengelola negara diingatkan potensi penurunan produksi pangan akibat fenomena El Nino yang diperkirakan memicu musim kemarau 2026 akan lebih panjang dan suhu yang lebih panas dari kondisi normal.<\/p>\n<p>&ldquo;Fenomena El Nino akan menyebabkan musim kemarau memanjang, sehingga berdampak pada pertumbuhan dan produksi tanaman, khususnya tanaman pangan dan hortikultura,&rdquo; kata Pakar pertanian Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto Prof Totok Agung Dwi Haryanto dilansir Antaranews.com, Selasa (31\/3\/2026).<\/p>\n<p>Menurut dia, gangguan terhadap sektor pertanian tersebut umumnya disebabkan oleh dua faktor utama, yakni kekurangan air dan peningkatan suhu udara.<\/p>\n<p>Kombinasi kedua faktor tersebut dapat memicu stres pada tanaman, menghambat pertumbuhan, hingga menyebabkan tanaman gagal panen.<\/p>\n<p>Ia mengatakan hingga akhir Maret ini, curah hujan di wilayah Jawa Tengah masih relatif tinggi, sehingga tanda-tanda awal musim kemarau belum terlihat secara jelas.<\/p>\n<p>Namun sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan musim kemarau akan datang lebih cepat.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/247336315\/fenomena-godzilla-el-nino-menjadi-alarm-darurat-kebakaran-hutan-dan-lahan\">Baca: Fenomena Godzilla El Nino Menjadi Alarm Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan<\/a><\/p>\n<p>Oleh karena itu, diperlukan prediksi yang lebih akurat terkait waktu awal kekeringan agar langkah antisipasi dapat dilakukan secara tepat.<\/p>\n<p>&ldquo;Perlu kepastian kapan kekeringan mulai terjadi, sehingga petani bisa menyesuaikan pola tanam dan memilih jenis tanaman yang lebih toleran terhadap kondisi kering,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p>Dalam menghadapi potensi tersebut, ia mendorong petani untuk mulai mengembangkan varietas tanaman yang lebih tahan atau toleran terhadap kekeringan, seperti padi gogo.<\/p>\n<p>Ia juga menekankan pentingnya kesiapan benih dalam jumlah cukup guna mendukung percepatan masa tanam mengingat prediksi mengenai kondisi kemarau tahun 2026 sudah cukup lama disampaikan oleh BMKG.<\/p>\n<p>Menurut dia, percepatan masa tanam pada musim tanam kedua (MT II) menjadi strategi penting agar tanaman dapat tumbuh optimal sebelum puncak musim kemarau terjadi.<\/p>\n<p>&ldquo;Pembibitan bisa dilakukan lebih awal, bahkan sebelum panen musim tanam pertama, sehingga setelah panen lahan bisa langsung diolah dan ditanami kembali,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/247280893\/musim-kemarau-2026-lebih-kering-dan-lebih-lama-ini-rekomendasi-bmkg\">Baca: Musim Kemarau 2026 Lebih Kering dan Lebih Lama, Ini Rekomendasi BMKG<\/a><\/p>\n<p>Ia mengatakan pengelolaan sumber daya air juga menjadi faktor penting dalam menghadapi musim kemarau panjang.<\/p>\n<p>Menurut dia, pemanfaatan sumber air alternatif seperti sumur serta penggunaan pompa air perlu dioptimalkan guna menjaga ketersediaan air bagi tanaman.<\/p>\n<p>Dalam hal ini, ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), khususnya solar, menjadi komponen penting dalam mendukung operasional pompa air maupun alat mesin pertanian.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, ia mendorong adanya kebijakan pemerintah yang berpihak kepada petani, terutama dalam hal kemudahan akses dan stabilitas harga BBM.<\/p>\n<p>&ldquo;Perlu ada kebijakan yang memudahkan petani mendapatkan BBM dengan harga terjangkau, misalnya melalui skema subsidi atau distribusi khusus ke wilayah pertanian,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p>Ia menyoroti pentingnya menjaga kelancaran distribusi air melalui jaringan irigasi selama musim kemarau.<\/p>\n<p>Menurut dia, kegiatan perbaikan irigasi yang mengharuskan pengeringan saluran sebaiknya dibatasi selama musim kemarau, kecuali dalam kondisi mendesak.<\/p>\n<p>&ldquo;Jika tidak terlalu mendesak, perbaikan irigasi sebaiknya ditunda agar tidak mengganggu suplai air ke lahan pertanian, karena hal itu bisa berdampak pada proses tanam dan produksi,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p>Prof Totok mengharapkan dengan berbagai langkah antisipatif tersebut, dampak El Nino terhadap sektor pertanian dapat diminimalkan, sehingga target produksi pangan tetap dapat tercapai dan ketahanan pangan nasional tetap terjaga.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/247271913\/bmkg-ingatkan-potensi-el-nino-pada-2026-masyarakat-diimbau-bersiap-hadapi-kekeringan\">Baca: Masyarakat Diimbau Bersiap Hadapi Kekeringan Akibat El Nino<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Pengelola negara diingatkan potensi penurunan produksi pangan akibat fenomena El Nino yang diperkirakan memicu musim kemarau 2026 akan lebih panjang dan suhu yang lebih panas dari kondisi normal. &ldquo;Fenomena El Nino akan menyebabkan musim kemarau memanjang, sehingga berdampak pada pertumbuhan dan produksi tanaman, khususnya tanaman pangan dan hortikultura,&rdquo; kata Pakar pertanian Universitas Jenderal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":2072,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[68,350],"class_list":["post-2071","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-el-nino","tag-musim-kemarau"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2071","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2071"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2071\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2072"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2071"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2071"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2071"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}