{"id":20852,"date":"2026-07-30T02:27:11","date_gmt":"2026-07-30T02:27:11","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20852"},"modified":"2026-07-30T02:27:11","modified_gmt":"2026-07-30T02:27:11","slug":"jumlah-kasus-cacar-monyet-bertambah-terbanyak-dari-jakarta","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20852","title":{"rendered":"Jumlah Kasus Cacar Monyet Bertambah, Terbanyak dari Jakarta \u00a0"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Jumlah kasus cacar monyet terus bertambah di Indonesia. Terhitung hingga Selasa (31\/10\/2023), sebanyak 27 kasus terkonfirmasi cacar monyet.<\/p>\n<p>Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Maxi Rein Rondonuwu mengatakan terdapat tiga kasus baru yang berasal dari DKI Jakarta.<\/p>\n<p>&#8220;Seluruhnya menular melalui kontak seksual,&#8221; kata Maxi seperti dikutip Antaranews.<\/p>\n<p>Selanjutnya Maxi menjelaskan dari 27 kasus aktif tersebut, 22 diantaranya berdomisili di DKI Jakarta, empat kasus aktif di Banten, dan satu kasus aktif di Bandung.<\/p>\n<p>Usia penderita dari total kasus paling banyak berkisar antara 25 hingga 39 tahun sejumlah 42 persen.<\/p>\n<p>Sedangkan penderita yang berusia 18 hingga 24 tahun tercatat lebih rendah&nbsp;yakni sebanyak 12 persen.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/243171902\/who-tetapkan-penyakit-cacar-monyet-sebagai-darurat-kesehatan-sejak-2022-seperti-ini-kondisinya-di-indonesia?page=3\">baca: who tetapkan penyakit cacar monyet sebagai darurat kesehatan sejak 2022 seperti ini kondisinya di indonesia<\/a><\/p>\n<p>Kemenkes, lanjut Maxi, kini tengah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi cacar monyet di Indonesia.<\/p>\n<p>Diantaranya melakukan surveilans dan vaksinasi terhadap populasi kunci berisiko yang berjumlah 477 sasaran sejak 23 Oktober.<\/p>\n<p>Selain itu, kemenkes juga bekerja sama dengan berbagai pihak dalam melakukan komunikasi risiko untuk dapat meminimalisir penularan cacar monyet ke orang yang lebih banyak lagi.<\/p>\n<p>Kemenkes juga mengimbau masyarakat agar dapat Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta berhubungan seks secara aman.<\/p>\n<p>Untuk menelusuri kasus cacar monyet, Maxi berharap adanya keterbukaan kelompok kunci berisiko terhadap petugas kesehatan.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Hal ini sangat dibutuhkan agar penanganan kasus cacar monyet dapat dilakukan secara maksimal.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/kesehatan\/243163408\/jumlah-kasus-cacar-monyet-terus-meningkat-ahli-perkirakan-bisa-tembus-3600-kasus\">baca: jumlah kasus cacar monyet terus meningkat ahli perkirakan bisa tembus 3600 kasus<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Kami butuh sekali keterbukaan kelompok yang positif ini. Kalau mereka terbuka, kami akan sangat gampang sekali melakukan&nbsp;<em>tracing<\/em>,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Diberitakan sebelumnya, epidemiolog atau ahli dalam bidang investigasi pola dan penyebaran suatu penyakit, kasus cacar monyet akan terus bertambah hingga tembus 3600 kasus sampai akhir tahun.<\/p>\n<p>&#8220;Prediksi kita, setelah undang para epidemiolog, mereka lihat&nbsp;<em>rate<\/em>&nbsp;yang terjadi di Inggris lalu memperkirakan kasus kita dengan jumlah populasi kunci, itu bisa 3.600 orang kalau tidak dilakukan preventif dengan baik,&#8221; jelas Maxi.<\/p>\n<p>Karena itu perlu melakukan tindakan preventif untuk mencegah penyebaran kasus yang lebih luas.<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; 7cloud.asia &#8211;&nbsp;Jumlah kasus cacar monyet terus bertambah di Indonesia. Terhitung hingga Selasa (31\/10\/2023), sebanyak 27 kasus terkonfirmasi cacar monyet. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI, Maxi Rein Rondonuwu mengatakan terdapat tiga kasus baru yang berasal dari DKI Jakarta. &#8220;Seluruhnya menular melalui kontak seksual,&#8221; kata Maxi seperti dikutip Antaranews. Selanjutnya Maxi menjelaskan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":20853,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[3886,404,10,17,5343],"class_list":["post-20852","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-cacar-monyet","tag-indonesia","tag-kota","tag-lingkungan","tag-menular"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20852","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20852"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20852\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/20853"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20852"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20852"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20852"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}