{"id":20936,"date":"2026-07-30T02:27:40","date_gmt":"2026-07-30T02:27:40","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20936"},"modified":"2026-07-30T02:27:40","modified_gmt":"2026-07-30T02:27:40","slug":"konsep-rumah-separo-inovasi-membangun-rumah-untuk-siasati-keterbatasan-lahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=20936","title":{"rendered":"Konsep Rumah Separo: Inovasi Membangun Rumah untuk Siasati Keterbatasan Lahan"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Keterbatasan lahan di kota besar, melahirkan inovasi konsep rumah tinggal yang dinamakan &ldquo;Separo&rdquo; dari mahasiswa&nbsp;Departemen Arsitektur (DA) Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI).&nbsp;<\/p>\n<p>Konsep rumah Separo hasil kreasi tiga mahasiswa Dept. Arsitektur FTUI ini menerapkan sistem pembangunan bertahap ini menjadi solusi kreatif dalam menghadapi masalah keterbatasan yang sering dialami warga kota.<\/p>\n<p>Alya Widha Aurellia, Bimantyo Ganggas Ihsani, dan Risma Fitriyanti menyebut, konsep rumah Separo adalah rumah tumbuh yang dibangun secara bertahap untuk mengatasi keterbatasan lahan di kawasan kota besar.<\/p>\n<p>&#8220;Separo, yang secara harfiah berarti &ldquo;setengah&rdquo; adalah konsep rumah tumbuh vertikal yang menerapkan sistem pembangunan bertahap atasi keterbatasan lahan,&#8221; demikian penjelasan Alya seperti dikutip di laman ui.ac.id.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/241356238\/desain-ramah-lingkungan-dan-berbasis-kearifan-lokal-antar-bandara-banyuwangi-raih-aga-khan-award\">Baca: Terapkan desain ramah lingkungan, Bandara Banyuwangi raih penghargaan<\/a><\/p>\n<p>Mereka mencoba mengatasi isu kepadatan penduduk dengan konsep rumah yang dapat diubah sesuai kebutuhan penghuni.<\/p>\n<p>Rumah separo ini didesain fleksibel dengan menggunakan kolom atau tiang baja yang dapat disesuaikan dan modul struktur yang dibagi menjadi dua lantai.<\/p>\n<p>Hal ini memungkinkan Separo untuk berubah sesuai dengan fungsi yang diperlukan, seperti ruang usaha atau area privasi keluarga.<\/p>\n<p>&ldquo;Separo mencoba untuk mengeksplorasi bagaimana arsitektur dapat membantu dalam mewadahi siklus kebutuhan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), kemungkinan perubahan ekonomi, dan juga jumlah anggota keluarga yang terus bertambah,&#8221; ujar Alya<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/241708097\/slow-city-konsep-baru-tata-kota-yang-membahagiakan-warganya-dan-berkelanjutan\">Baca: Slow city, cara baru mengelola kota yang sedang tren di Eropa<\/a><\/p>\n<p>Alya menambahkan, pola ruang pada rumah Separo memungkinkan lantai utama digunakan sebagai ruang usaha, sedangkan lantai atasnya digunakan sebagai area privasi keluarga.<\/p>\n<p>&#8220;Tata letak ini dimaksudkan untuk memudahkan penghuni dalam memaksimalkan potensi fleksibilitas ruang pada menerapkan konsep open-plan dan juga modul struktur yang terbagi menjadi dua bagian,&rdquo; ujar Alya.<\/p>\n<p>Lebih lanjut, konsep Separo juga mencakup berbagai strategi untuk mengatasi masalah keterbatasan lahan, seperti split leveling ruangan berbeda ketinggian.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Di mana rumah dibadi menjadi dua bagian sebagai basis modul, dan memanfaatkan tampak muka atau fasad untuk sirkulasi atau ventilasi udara vertikal.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/gaya-hidup\/241791294\/mengenal-konsep-desain-biofilik-menghadirkan-alam-ke-dalam-lingkungan-binaan\">Baca: Mengenal desain biofilik, memasukkan alam dalam lingkungan binaan<\/a><\/p>\n<p>Di rumah Separo ini, beranda juga dapat dioptimalkan untuk usaha UMKM dan ruang bersosialisasi.<\/p>\n<p>Rumah separo memisahkan ruang publik dan privat, penggunaan material dinding batu, sistem modul dan dinding partisi yang dapat disesuaikan, serta pemanfaatan ruang beranda yang fleksibel untuk usaha dan bersosialisasi.<\/p>\n<p>Konsep rumah Separo ini, meraih Juara 2 dalam kompetisi ETALASE Architecture Competition 2023 dengan tema &ldquo;Compact House&rdquo;.<\/p>\n<p>Kompetisi ini meminta peserta untuk mencari solusi yang tepat terkait kepadatan penduduk dan keterbatasan lahan. ETALASE 2023 merupakan rangkaian acara yang diselenggarakan oleh Keluarga Mahasiswa Arsitektur UNNES (Universitas Negeri Semarang).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/242432345\/kawasan-malioboro-ditataulang-sesuai-maknanya-dalam-sumbu-filosofi-yogyakarta\">Baca: Kawasan Malioboro ditata sesuai fungsi dan posisinya dalam sumbu filosofi<\/a><\/p>\n<p>Dekan FTUI, Prof. Dr. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU., mengapresiasi konsep yang diusulkan oleh mahasiswa FTUI ini.<\/p>\n<p>&ldquo;Permasalahan terbatasnya lahan atas ketersediaan hunian yang layak memang menjadi isu yang harus segera dipecahkan. Atas daasr urgensi tersebut, ide yang dirancang oleh mahasiswa FTUI ini dapat menjadi desain yang adaptif dan fleksibel bagi hunian layak di lahan terbatas,&rdquo; katanya.&nbsp;<\/p>\n<p>Melalui&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Keterbatasan lahan di kota besar, melahirkan inovasi konsep rumah tinggal yang dinamakan &ldquo;Separo&rdquo; dari mahasiswa&nbsp;Departemen Arsitektur (DA) Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI).&nbsp; Konsep rumah Separo hasil kreasi tiga mahasiswa Dept. Arsitektur FTUI ini menerapkan sistem pembangunan bertahap ini menjadi solusi kreatif dalam menghadapi masalah keterbatasan yang sering dialami warga kota. Alya Widha Aurellia, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[5370,10,433,5371],"class_list":["post-20936","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized","tag-keterbatasan-lahan","tag-kota","tag-rumah","tag-separo"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20936","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=20936"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/20936\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=20936"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=20936"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=20936"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}