{"id":21085,"date":"2026-07-30T02:28:25","date_gmt":"2026-07-30T02:28:25","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21085"},"modified":"2026-07-30T02:28:25","modified_gmt":"2026-07-30T02:28:25","slug":"industri-peternakan-sumbang-41-persen-deforestasi-atau-penebangan-hutan-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21085","title":{"rendered":"Industri Peternakan Sumbang 41 Persen Deforestasi atau Penebangan Hutan Dunia"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Meski laju deforestasi atau penebangan hutan telah menurun selama tiga dekade terakhir, dunia tetap saja kehilangan ribuan hektare hutan setiap harinya.<\/p>\n<p>Pada 2021, negara-negara dunia sebenarnya telah sepakat untuk menahan laju deforestasi dengan meneken Komitmen Glasgow, namun penebangan hutan tetap terjadi.<\/p>\n<p>Bahkan, September 2022 tercatat dalam sejarah sebagai bulan pemecahan rekor deforestasi di Amazon, hutan hujan terbesar dan terpenting di dunia.&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/241807353\/lewat-komitmen-glasgow-100-kepala-negara-sepakat-hentikan-deforestasi-pada-2030\">Baca: Sekilas tentang Komitmen Glasgow untuk hentikan deforestasi pada 2030<\/a><\/p>\n<p>Salah satu fakta tentang deforestasi yang menggerus luasan hutan di muka planet Bumi disumbang oleh industri peternakan.<\/p>\n<p>Para ahli menyebut, industri untuk menghasilkan daging sapi bertanggung jawab atas 41 persen angka deforestasi global.<\/p>\n<p>Jadi bisa dibayangkan berapa luas hutan yang harus ditebang atau mengalami deforestasi untuk industri ini.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/peristiwa\/241781432\/tujuh-komoditas-indonesia-bakal-terdampak-aturan-anti-deforestasi-uni-eropa\">Baca: Komoditas Indonesia yang terkena dampak aturan antideforestasi Uni Eropa<\/a><\/p>\n<p>Industri peternakan perlu membuka hutan untuk lahan penggembalaan yang luas untuk ternak (dan hewan ternak) guna memenuhi permintaan daging sapi global.<\/p>\n<p>Diperkirakan 81.081 mil persegi lahan hutan hilang setiap tahunnya untuk produksi daging, 80% di antaranya terjadi di Amazon.<\/p>\n<p>Negara-negara maju seperti AS dan Tiongkok, yang merupakan konsumen daging sapi terbesar di dunia, mengonsumsi hampir sepertiga daging dunia, merupakan salah satu penyebab terbesar deforestasi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243077172\/indonesia-dan-brasil-jadi-penyumbang-terbesar-deforestasi-di-hutan-tropis\">Baca: Indonesia dan Brasil disebut sebagai penyumbang deforestasi atau penghilangan hutan hujan tropis<\/a><\/p>\n<p>Namun beberapa tahun terakhir negara-negara berkembang juga melakukan hal yang sama, yakni membuka hutan untuk peternakan.&nbsp;<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Negara berkembang berada pada jalur peningkatan deforestasi sebesar empat kali lipat dibandingkan negara-negara maju pada tahun 2028.<\/p>\n<p>Banyak negara yang menyerukan agar masyarakat mengadopsi pola makan nabati sebagai metode memerangi deforestasi dan mempertahankan luasan lahan yang ditutupi hutan.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/humaniora\/241411117\/klhk-sebut-laju-deforestasi-di-indonesia-terus-menurun\">Baca: Laju deforestasi di Indonesia terus menurun<\/a><\/p>\n<p>Menjadi vegan juga disebut akan membantu mengurangi efek rumah kaca. emisi gas dari industri pertanian dan memperlambat pemanasan global.<\/p>\n<p>Jadi bisa dikatakan, dengan menjadi vegetarian dan tidak mengonsumsi daging menjadi salah satu cara kita melindungi hutan dunia.&nbsp;<\/p>\n<p>Sumber: earth.org.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Meski laju deforestasi atau penebangan hutan telah menurun selama tiga dekade terakhir, dunia tetap saja kehilangan ribuan hektare hutan setiap harinya. Pada 2021, negara-negara dunia sebenarnya telah sepakat untuk menahan laju deforestasi dengan meneken Komitmen Glasgow, namun penebangan hutan tetap terjadi. Bahkan, September 2022 tercatat dalam sejarah sebagai bulan pemecahan rekor deforestasi di [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":21086,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[262,95,3517],"class_list":["post-21085","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-deforestasi","tag-hutan","tag-peternakan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21085","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21085"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21085\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21086"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21085"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21085"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21085"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}