{"id":21212,"date":"2026-07-30T02:29:05","date_gmt":"2026-07-30T02:29:05","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21212"},"modified":"2026-07-30T02:29:05","modified_gmt":"2026-07-30T02:29:05","slug":"aksi-vandalisme-rusak-estetika-kota-ini-reaksi-pemkot-bandung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21212","title":{"rendered":"Aksi Vandalisme Rusak Estetika Kota, Ini Reaksi Pemkot Bandung"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211;&nbsp;Aksi vandalisme terjadi di Jembatan Layang Prof Mochtar Kusumaatmadja, Kota Bandung Jawa barat yang baru saja selesai direvitalisasi viral di media sosial.<\/p>\n<p>Aksi vandalisme berupa corat-coret oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di jembatan layang yang menjaid landmark Kota Bandung itu merusak keindahan kota Bandung.&nbsp;<\/p>\n<p>Menanggapi aksi vandalisme ini,&nbsp;Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergerak melawan aksi vandalisme yang marak dan merusak estetika Kota Bandung.<\/p>\n<p>&ldquo;Tolong dibantu melalui media agar pelaku sadar, kita kan sudah susah-susah ngebangun, jangan dicoret-coret,&#8221;&nbsp;kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna, Kamis (12\/10\/2023) seperti dilansir Antaranews.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/243051870\/susahnya-punya-mobil-di-singapura-biaya-kepemilikan-capai-miliaran-rupiah\">Baca: Susahnya punya mobil di Singapura<\/a><\/p>\n<p>Emang apa maksudnya corat-corat gitu, lanjut Ema, tidak ada manfaat apapun untuk masyarakat.<\/p>\n<p>Ema mengatakan pelaku vandalisme hanya merusak estetika kota bukan sebagai bentuk ekspresi yang melahirkan karya seni.<\/p>\n<p>&ldquo;Itu jelas bukan bentuk ekspresi, tidak ada manfaatnya. Kalau itu jadi barang seni ya oke lah, tapi ini kan enggak. Sadar lah,&rdquo; katanya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/24683715\/cerita-cerita-tuli-pameran-foto-tentang-keseharian-disabilitas-tuli-di-kota-solo\">Baca: Cerita tuli memotret kegiatan difabel tuli di Kota Solo<\/a><\/p>\n<p>Alih-alih melakukan aksi vandalisme yang tidka bermanfaat, Ema meminta pada para pelaku untuk memanfaatkan Taman Vandalisme yang disediakan Pemkot Bandung sebagai ruang publik untuk corat coret.<\/p>\n<p>Taman Vandalisme ini bisa digunakan masyarakat untuk melakukan aksi vandalisme guna mencegah aksi corat coret di tempat lain yang mengganggu estetika kota.<\/p>\n<p>Lebih lanjut Ema menegaskan Pemkot Bandung akan terus memantau dan menindak tegas para pelaku vandalisme yang kerap kali mengganggu keindahan kota.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/241657155\/kafe-difabis-kisah-perjuangan-kelompok-difabel-di-tengah-kerasnya-kota-jakarta\">Baca: Kafe Difabis, kisah perjuangan difabel tuli di Jakarta<\/a><\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&ldquo;Iya makanya, kita tidak akan pernah bosan mengimbau dan kita akan proses para pelanggar karena bagaimanapun juga aturan bukan hanya gertakan, tapi harus ditegakkan,&rdquo; ujarnya.<\/p>\n<p>Dia juga meminta kepada aparat kewilayahan untuk memantau pergerakan para pelaku tersebut untuk langsung memberi tindakan.<\/p>\n<p>&ldquo;Itu sudah sepatutnya jadi tugas harian, tapi memang masih ada keterbatasan, makanya kita akan optimalkan dengan CCTV dan sebagainya,&rdquo; pungkas Ema.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/243005754\/pramusapa-cara-transjakarta-dan-commuter-line-melayani-disabilitas-dan-penumpang-prioritas\">Baca: Pramusapa cara TransJakarta melayani kelompok berkebutuhan khusus<\/a><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Aksi vandalisme terjadi di Jembatan Layang Prof Mochtar Kusumaatmadja, Kota Bandung Jawa barat yang baru saja selesai direvitalisasi viral di media sosial. Aksi vandalisme berupa corat-coret oleh oknum yang tidak bertanggung jawab di jembatan layang yang menjaid landmark Kota Bandung itu merusak keindahan kota Bandung.&nbsp; Menanggapi aksi vandalisme ini,&nbsp;Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mengajak seluruh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":21213,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[725,10,5440],"class_list":["post-21212","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bandung","tag-kota","tag-vandalisme"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21212","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21212"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21212\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21213"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21212"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21212"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21212"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}