{"id":21215,"date":"2026-07-30T02:29:06","date_gmt":"2026-07-30T02:29:06","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21215"},"modified":"2026-07-30T02:29:06","modified_gmt":"2026-07-30T02:29:06","slug":"bappenas-trotoar-di-jakarta-belum-ramah-untuk-kelompok-difabel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21215","title":{"rendered":"Bappenas: Trotoar di Jakarta Belum Ramah untuk Kelompok Difabel"},"content":{"rendered":"<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Kondisi trotoar di Kota Jakarta kini dianggap sudah jauh lebih baik untuk pejalan kaki tetapi belum ramah untuk kalangan difabel.<\/p>\n<p>Perencana Ahli Utama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Oswar Mungkasa menjelaskan trotoar bagi pejalan kaki di Kota Jakarta sudah jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu.<\/p>\n<p>Selain jauh lebih lebar dan nyaman, sebagian besar trotoar di Jakarta kini juga sudah dilengkapi fasilitas untuk difabel seperti penunjuk untuk difabel netra.&nbsp;<\/p>\n<p>Namun, Oswar menilai&nbsp; efektivitas trotoar di Jakarta masih belum memadai untuk disebut ramah untuk difabel.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/242879429\/menilik-kondisi-fasilitas-untuk-pejalan-kaki-dan-pengguna-sepeda-di-kota-kota-di-indonesia\">Baca: Menilik kondisi trotoar dan jalur sepeda di kota-kota di Indonesia<\/a><\/p>\n<p>Ia mencontohkan sudah adanya jalur kuning di trotoar untuk membantu difabel netra ketika berjalan kaki. Namun, banyak yang menghalangi jalur kuning itu, salah satunya pedagang kaki lima.<\/p>\n<p>&#8220;Bagaimana jika difabel netra menabrak kompor? Kalau difabel&nbsp; netra menggunakan jalur kuning itu, maka dia akan menabrak ke mana-mana dan itu berbahaya,&#8221; ucap Oswar Kamis (12\/10\/2023) seperti dilansir Antara.<\/p>\n<p>Selanjutnya Oswar menjelaskan indikator suatu kota, termasuk DKI Jakarta, bisa disebut kota yang layak ketika kota tersebut ramah bagi pejalan kaki.&nbsp;Ada empat prinsip kota ramah pejalan kaki, salah satunya membudayakan berjalan kaki.<\/p>\n<p>&#8220;Ketika kita masih bisa berjalan kaki di sebuah kota dengan aman tanpa polusi, sebenarnya itu indikator sebuah kota yang layak,&#8221; katanya.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/241050917\/komunitas-sepeda-bersepeda-jadi-cara-warga-menikmati-kotanya\">Baca: Bersepeda, cara warga menikmati kotanya<\/a><\/p>\n<p>Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut Oswar, ada beberapa prinsip Kota Ramah Pejalan Kaki.<\/p>\n<p>Prinsip pertama adalah membudayakan berjalan kaki. Menurutnya, saat ini masih banyak warga yang menggunakan kendaraan roda dua untuk pergi ke tempat dalam jarak dekat.<\/p>\n<p> &#8220;Bahkan di sekolah-sekolah, anak SD itu kan tidak diajarkan jalan kaki. Biasa diantar dengan motor,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p>Menurutnya dukungan serta regulasi pemerintah untuk budaya jalan kaki sudah cukup. Tetapi staf pemerintah juga perlu menjadi contoh dengan berangkat ke kantor dengan naik transportasi umum.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/24635013\/empat-kota-dunia-yang-mengutamakan-pejalan-kaki-lagi-ramah-lingkungan\">Baca: Empat kota dunia yang sangat memprioritaskan pejalan kaki<\/a><\/p>\n<p>Prinsip kedua adalah peningkatan inklusivitas mobilitas. Jalan, taman, gedung publik, dan transportasi publik harus terjangkau oleh semua kalangan.<\/p>\n<p>Prinsip ketiga adalah dukungan rencana tata ruang dan guna lahan. Menurutnya jaringan pejalan kaki di DKI Jakarta masih belum saling terintegrasi.<\/p>\n<p>Prinsip keempat adalah peningkatan keterpaduan jaringan, dukungan pemerintah, terbebas dari kejahatan dan rasa takut, pengurangan bahaya jalan raya, dan ruang dan tempat terancang yang terkelola baik.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, Pemprov DKI Jakarta seharusnya dapat memanfaatkan momen penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk merancang sistem transportasi dan peta jalan Kota Ramah Pejalan Kaki.<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Kondisi trotoar di Kota Jakarta kini dianggap sudah jauh lebih baik untuk pejalan kaki tetapi belum ramah untuk kalangan difabel. Perencana Ahli Utama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Oswar Mungkasa menjelaskan trotoar bagi pejalan kaki di Kota Jakarta sudah jauh lebih baik dibanding beberapa tahun lalu. Selain jauh lebih lebar dan nyaman, sebagian besar [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":21216,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[4264,9,10,2550,755],"class_list":["post-21215","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-difabel","tag-jakarta","tag-kota","tag-pejalan-kaki","tag-trotoar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21215","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21215"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21215\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21216"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21215"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21215"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21215"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}