{"id":2136,"date":"2026-07-30T00:29:39","date_gmt":"2026-07-30T00:29:39","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=2136"},"modified":"2026-07-30T00:29:39","modified_gmt":"2026-07-30T00:29:39","slug":"hari-tanpa-sampah-sedunia-mengolah-sampah-organik-untuk-kurangi-emisi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=2136","title":{"rendered":"Hari Tanpa Sampah Sedunia: Mengolah Sampah Organik untuk Kurangi Emisi"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211;&nbsp;Memperingati Hari Tanpa Sampah Sedunia (Zero Waste Day) yang jatuh pada 28 Maret setiap tahunnya, Program Lingkungan PBB (UNEP) menyerukan warga dunia untuk mengurangi sampah makanan dan mengolah sampah organik menjadi potensi ekonomi.<\/p>\n<p>Dilansir di laman resmi unep.org, Direktur Eksekutif UNEP, Inge Andersen mengatakan, Hari Tanpa Sampah Sedunia pertama kali diperingati tiga tahun lalu, dan difasilitasi oleh UNEP dan UN Habitat.<\/p>\n<p>Dalam kesempatan itu, Inge juga menyoroti kehilangan makanan (food loose)&ndash;yang terutama disebabkan oleh kurangnya penyimpanan yang tepat, rantai dingin, penanganan, infrastruktur, pengemasan, atau sistem pemasaran yang efisien.<\/p>\n<p>Dia mengatakan, semua opsi untuk mengatasi hal ini telah tersedia. Bersama dengan para mitra, UNEP mendukung negara-negara untuk menerapkan sistem rantai dingin berkelanjutan dengan menargetkan tahap awal rantai pasokan.<\/p>\n<p>UNEP juga mendukung negara-negara di dunia untuk membangun sistem rantai dingin berkelanjutan dan rendah emisi, serta memberdayakan petani kecil.<\/p>\n<p>Meskipun ada tindakan, beberapa limbah tetap akan terjadi. Namun, kita dapat mengubah limbah ini menjadi sumber daya berharga untuk tanah, energi terbarukan, dan ekonomi lokal.<\/p>\n<p>Yang semua ini, menurut Inge, dapat menciptakan lapangan kerja dan membuka peluang bisnis lokal.<\/p>\n<p>Dijelaskannya, sampah organik mewakili antara 30 dan 50 persen dari limbah kota, di beberapa negara bahkan mencapai 60 persen.<\/p>\n<p>&ldquo;Tetapi limbah ini tidak perlu dibiarkan membusuk. Ini adalah sumber karbon dan nutrisi penting yang memicu aktivitas mikroba dan memulihkan kesehatan tanah,&ldquo; ujarnya<\/p>\n<p>Setelah diolah dan dikomposkan, sampah organik ini dapat dimasukkan kembali ke dalam sistem pangan &ndash; meningkatkan kesuburan tanah yang terdegradasi dan mengurangi ketergantungan petani pada pupuk, yang harga dan ketersediaannya dipengaruhi oleh guncangan global.<\/p>\n<p>Sampah organik, ujarnya, dapat direvitalisasi melalui Solusi Berbasis Alam seperti budidaya lalat tentara hitam, yang mengubahnya menjadi protein, sekaligus menciptakan lapangan kerja lokal.<\/p>\n<p>Mengubah sampah organik menjadi sumber daya akan menciptakan peluang bisnis lokal, mengubah biaya bagi pemerintah daerah menjadi pendapatan, dan secara dramatis mengurangi emisi metana.<\/p>\n<p>&ldquo;Ini adalah bagian dari rencana percepatan &lsquo;Tanpa Limbah Organik&rsquo; COP30, yang dikoordinasikan oleh Koalisi Iklim dan Udara Bersih yang dibentuk oleh UNEP,&ldquo; tandasnya.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Oleh karena itu, Inge mengingatkan, masyarakat global perlu menerapkan pemisahan limbah organik di seluruh rumah tangga, pasar, dan bisnis.<\/p>\n<p>Menurutnya, menciptakan pasar yang stabil untuk produk dari limbah organik. Menetapkan target untuk larangan bertahap limbah organik dari tempat pembuangan sampah merupakan sinyal politik utama untuk menciptakan pasar ini.<\/p>\n<p>Inge melanjutkan, perundingan iklim tahun ini menawarkan peluang nyata untuk menanamkan aksi pengurangan sampah organik dan limbah makanan dalam implementasi rencana iklim.<\/p>\n<p>Untuk memobilisasi pendanaan tingkat kota dan untuk mewujudkan pengurangan metana yang berkelanjutan, Inge mengundang semua negara untuk mendukung pengurangan limbah organik dan limbah makanan di COP31, yang diselenggarakan oleh Turki.<\/p>\n<p>&ldquo;Mari kita terapkan solusi ini untuk mewujudkan pengurangan metana yang nyata, memperkuat sistem pangan dan mata pencaharian petani, meningkatkan ketahanan pangan, dan membangun masa depan sirkular, tanpa limbah, dan tanpa emisi,&ldquo; pungkasnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Memperingati Hari Tanpa Sampah Sedunia (Zero Waste Day) yang jatuh pada 28 Maret setiap tahunnya, Program Lingkungan PBB (UNEP) menyerukan warga dunia untuk mengurangi sampah makanan dan mengolah sampah organik menjadi potensi ekonomi. Dilansir di laman resmi unep.org, Direktur Eksekutif UNEP, Inge Andersen mengatakan, Hari Tanpa Sampah Sedunia pertama kali diperingati tiga tahun lalu, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":2137,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[17,113,887],"class_list":["post-2136","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-lingkungan","tag-sampah-organik","tag-unep"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2136","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2136"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2136\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/2137"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2136"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2136"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2136"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}