{"id":21469,"date":"2026-07-30T02:30:18","date_gmt":"2026-07-30T02:30:18","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21469"},"modified":"2026-07-30T02:30:18","modified_gmt":"2026-07-30T02:30:18","slug":"mengenal-surya-sahetapy-satu-satunya-difabel-tuli-asal-indonesia-yang-berhasil-jadi-dosen-di-rochester-as","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21469","title":{"rendered":"Mengenal Surya Sahetapy, Satu-satunya Difabel Tuli Asal Indonesia yang Berhasil Jadi Dosen di Rochester AS"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia<\/strong> &#8211; Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional yang jatuh pada Sabtu (23\/9\/2023) lalu, Ganjar Pranowo mengunggah video pendek berisi percakapannya dengan Surya Sahetapy di akun Instagramnya.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah saya berkesempatan ngobrol banyak banget dengan Mas&nbsp;<a class=\"x1i10hfl xjbqb8w x6umtig x1b1mbwd xaqea5y xav7gou x9f619 x1ypdohk xt0psk2 xe8uvvx xdj266r x11i5rnm xat24cr x1mh8g0r xexx8yu x4uap5 x18d9i69 xkhd6sd x16tdsg8 x1hl2dhg xggy1nq x1a2a7pz notranslate _a6hd\" href=\"https:\/\/www.instagram.com\/suryasahetapy\/?hl=en\">@suryasahetapy<\/a>.&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Apa yang disampaikan Mas Surya Sahetapy juga mesti jadi pembelajaran buat kita semua bahwa memanusiakan manusia harus terejawantahkan dalam peraturan, kebijakan dan program kerja siapapun. Baik itu pemerintahan, lembaga maupun organisasi. Ruang diskriminasi harus kita tutup,&#8221; demikian Ganjar memberikan caption untuk unggahannya.&nbsp;<\/p>\n<p>Panji Surya Sahetapy demikian nama lengkap laki-laki yang mencuri perhatian saya. Dia adalah putra bungsu pasangan Dewi Yull dan Ray Sahetapy.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/senggang\/24767066\/putri-ariani-penyanyi-difabel-pukau-juri-americas-got-talent\">Baca: Putri Ariani, kisah sukses difabel netra<\/a><\/p>\n<p>Lantas apa yang membuat Surya Sahetapy berbeda? Dia adalah&nbsp;satu-satunya penyandang difabel tuli&nbsp; dari Indonesia yang mengajar di Institut Teknologi Rochester Amerika Serikat.&nbsp;<\/p>\n<p>Dalam perbincangan itu, Surya Sahetapy mengatakan betapa njomplangnya sekolah inklusi di Indonesia dengan di Rochester AS. Di sana, sekolah inklusi memberikan kesempatan yang setara kepada difabel, termasuk difabel tuli.&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Di SD, SMP dan SMA ada juru bahasa isyarat dan ada program bahasa isyarat, yang gurunya adalah difabel tuli,&#8221; terang Surya di video itu.<\/p>\n<p>Surya Sahetapy sbelumnya memang aktif di Gerakan Untuk Kesejahteraan Disabilitas Pendengaran Indonesia (Gerkatin).<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/24683715\/cerita-cerita-tuli-pameran-foto-tentang-keseharian-disabilitas-tuli-di-kota-solo\">Baca: Potret keseharian difabel tulidi Solo lewat Cerita-cerita Tuli<\/a><\/p>\n<p>Gerkatin adalah organisasi yang fokus memperjuangkan hak difabel pendengaran dan linguistik-budaya, seperti akses bahasa Indonesia melalui teks, akses bahasa isyarat, akses kesetaraan dalam pekerjaan, akses kesehatan, akses pendidikan, dan sebagainya.<\/p>\n<p>Surya Sahetapy sempat menyelesaikan program magang di kantor Gubernur DKI Jakarta. Bersama rekan-rekannya, Surya juga membuka kelas bahasa isyarat Indonesia (BISINDO) di beberapa kota di Indonesia.<\/p>\n<p>Pada tahun 2018, Surya Sahetapy dan kawan-kawannya mendirikan yayasan Handai Tuli untuk memajukan kesetaraan di antara masyarakat Tuli sebagai disabilitas linguistik-budaya dan masyarakat dengar di Indonesia.<\/p>\n<p>Surya Sahetapy divonis tuli sejak usianya 2 tahun. Namun, keterbatasan tersebut tak membuatnya menyerah. Ia pun belajar berkomunikasi dengan belajar bahasa isyarat sejak kecil karena memiliki kakak dan om Tuli.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\"><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/243016366\/cara-kota-surabaya-untuk-menjadi-ramah-disabilitas-jpo-dengan-lift-hingga-taman-bicara\">Baca: Cara kota Surabaya menjadi ramah difabel<\/a><\/p>\n<p>Ia menjalani terapi berbicara bersama Ibunya dan Instruktur dari sekolah, membaca gerak bibir lawan bicaranya serta komunikasi tulisan.<\/p>\n<p>Surya kemudian membuktikan walaupun tak mendengar, ia mampu menguasai Bahasa Indonesia lisan, tulis, bahasa isyarat Indonesia, Bahasa Isyarat Amerika, isyarat internasional, serta Bahasa Inggris tulis.<\/p>\n<p>Pada awalnya, Surya masuk jenjang TK dan SD di sekolah khusus bagi penyandang disabilitas pendengaran.<\/p>\n<p>Namun, ketika masuk ke SMP umum, ia merasa ada banyak hambatan, tidak seperti sekolah khusus penyandang disabilitas pendengaran, hingga kemudian ia memutuskan untuk bersekolah di rumah (home schooling).<\/p>\n<p>Surya memiliki keinginan untuk ke luar negeri, namun ia menyadari bahwa ia tidak bisa berbahasa Inggris.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/cerita-kota\/241657155\/kafe-difabis-kisah-perjuangan-kelompok-difabel-di-tengah-kerasnya-kota-jakarta\">Baca: Kafe Difabis, potret perjuangan difabel di Jakarta<\/a><\/p>\n<p>Alih-alih menghindar, ia malah mengambil jurusan pendidikan bahasa Inggris sewaktu sempat berkuliah di Universitas Siswa Bangsa Internasional (Sampoerna University), Jakarta Selatan.<\/p>\n<p>Setelah cuti kuliah selama 1,5 tahun hingga akhirnya ia berhasil untuk bersekolah di Institut Teknologi Rochester (RIT), National Technical Institute for the Deaf, Amerika Serikat.<\/p>\n<p>Dia mendapatkan gelar diploma (D3) pada 2019 jurusan Applied Liberal Arts (Konsentrasi: Bahasa Isyarat dan Kajian Tuli) dengan predikat Cum Laude.<\/p>\n<p>Ia pun menyelesaikan pendidikannya untuk meraih sarjana (S1) Studi Internasional di RIT dengan predikat Magna Cum Laude demi bisa kembali untuk membangun Indonesia.<\/p>\n<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>T<\/p>\n<div class=\"row clearfix\">&nbsp;<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211; Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional yang jatuh pada Sabtu (23\/9\/2023) lalu, Ganjar Pranowo mengunggah video pendek berisi percakapannya dengan Surya Sahetapy di akun Instagramnya. &#8220;Alhamdulillah saya berkesempatan ngobrol banyak banget dengan Mas&nbsp;@suryasahetapy.&nbsp; &#8220;Apa yang disampaikan Mas Surya Sahetapy juga mesti jadi pembelajaran buat kita semua bahwa memanusiakan manusia harus terejawantahkan dalam peraturan, kebijakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":21470,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[1972,4264,2946,1974],"class_list":["post-21469","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-bahasa-isyarat","tag-difabel","tag-surya-sahetapy","tag-tuli"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21469","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21469"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21469\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21470"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21469"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21469"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21469"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}