{"id":21475,"date":"2026-07-30T02:30:22","date_gmt":"2026-07-30T02:30:22","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21475"},"modified":"2026-07-30T02:30:22","modified_gmt":"2026-07-30T02:30:22","slug":"akhir-pekan-jakarta-masuk-3-besar-kota-terpolusi-dunia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21475","title":{"rendered":"Akhir Pekan, Jakarta Masuk 3 Besar Kota Terpolusi Dunia"},"content":{"rendered":"<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Jakarta masih tercatat sebagai ibukota dengan polusi udara terburuk di dunia. Kualitas udara sebagai imbas polusi udara di Jakarta belum kunjung membaik.<\/p>\n<p>Dipantau dari situs IQAir pada Sabtu (30\/9\/2023) pukul 07.40 WIB, polusi udara di Jakarta menempati posisi ketiga terburuk dunia.<\/p>\n<p>Dengan indeks kualitas udara 160. Ini artinya polusi udara di Jakarta masih tinggi.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/243022706\/ombudsman-butuh-langkah-komprehensif-untuk-atasi-polusi-udara\">Baca: Butuh langkah komprehensif atasi polusi udara di Indonesia<\/a><\/p>\n<p>Di situs tersebut terpantau di Jakarta nilai konsentrasi polutan PM 2,5 di Jakarta saat ini 14.5 kali kali nilai panduan kualitas udara tahunan WHO.<\/p>\n<p>Sementara posisi kedua ditempati oleh Shanghai, China dengan indeks kualitas udara&nbsp;160 dan urutan pertama adalah Delhi, India dengan indeks kualitas udara 164.<\/p>\n<p>Dengan kualitas udara seperti itu, IQAir menyarankan agar membatasi aktivitas di luar ruangan. Apalagi untuk kelompok usia rentan seperti anak-anak, ibu hamil dan orangtua.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/sorotan\/242971188\/menghijaukan-jakarta-lewat-ruang-terbuka-hijau-upaya-mengembalikan-kualitas-udara-jakarta\">Baca: Upaya Pemprov hijaukan kembali Jakarta<\/a><\/p>\n<p>Jika memang harus melakukan aktivitas di luar ruangan, masyarakat diimbau mengenakan masker saat berada di luar ruangan.<\/p>\n<p>Selain itu, jika memiliki penyaring udara maka dapat menyalakan penyaring udara agar udara dapat jernih kembali.<\/p>\n<p>Masyarakat juga dihimbau untuk menutup jendela guna menghindari polusi udara dari luar.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/242939527\/4-unit-pembangkit-pltu-suralaya-dimatikan-tak-signifikan-kurangi-polusi-udara\">Baca: 4 unit PLTU Suralaya dimatikan, ini dampaknya bagi lingkungan<\/a><\/p>\n<p>Sementara itu, Guru Besar Bidang Pulmonologi dan Respirasi Universitas Indonesia Prof. Dr. dr. Agus Dwi Susanto, Sp. P(K), FISR, FAPSR menyebut polusi udara di Jakarta ini mengancam kesehatan.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">Karena itu. ia mengajak masyarakat untuk mengenakan masker kain yang dilapisi filter untuk particulate matter (PM) 2.5 saat polusi udara sangat tinggi seperti sekarang.<\/p>\n<p>&#8220;Ini bisa jadi solusi murah, yakni masker kain ditambah filter untuk PM 2.5. Ini banyak di toko daring jual filter untuk PM 2.5 harganya Rp10 ribu,&#8221; ujar Agus.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/242658944\/bukan-kendaraan-sumber-polusi-udara-di-jakarta-adalah-pltu-batubara\">Baca: PLTU batubara dituding sebagai sumber polusi udara di Jakarta<\/a><\/p>\n<p>Cara ini disebut sefektif menyaring 95 &#8211; 99 persen partikulat. Selain itu, masyarakat juga bisa menggunakan N95, KF94 dan masker bedah.<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>7cloud.asia &#8211;&nbsp;Jakarta masih tercatat sebagai ibukota dengan polusi udara terburuk di dunia. Kualitas udara sebagai imbas polusi udara di Jakarta belum kunjung membaik. Dipantau dari situs IQAir pada Sabtu (30\/9\/2023) pukul 07.40 WIB, polusi udara di Jakarta menempati posisi ketiga terburuk dunia. Dengan indeks kualitas udara 160. Ini artinya polusi udara di Jakarta masih tinggi. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":21476,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[9,402],"class_list":["post-21475","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-jakarta","tag-polusi-udara"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21475","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21475"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21475\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21476"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21475"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21475"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21475"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}