{"id":21589,"date":"2026-07-30T02:30:53","date_gmt":"2026-07-30T02:30:53","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21589"},"modified":"2026-07-30T02:30:53","modified_gmt":"2026-07-30T02:30:53","slug":"gara-gara-pre-wedding-kerugian-kebakaran-bromo-capai-rp-54-milyar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21589","title":{"rendered":"Gara-Gara Pre Wedding, Kerugian Kebakaran Bromo Capai Rp 5,4 Milyar"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><strong> <!--img1--> <\/strong><\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;&nbsp;<\/strong>Kerugian akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur beberapa waktu lalu diperkirakan mencapai Rp 5,4 miliar. Kerugian ini belum termasuk water bombing untuk memadamkan api.<\/p>\n<p>Penjelasan ini disampaikan oleh Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS),&nbsp;Hendro Widjanarko seperti dikutip Antaranews.<\/p>\n<p>&#8220;Untuk dampak sudah kita hitung estimasi (sementara) sekitar Rp5,4 miliar (nilai kerugiannya). Itu terhitung mulai 6 sampai 10 September 2023,&#8221; ungkap Hendro&nbsp;saat meninjau Blok Savana Lembah Watangan&nbsp;di Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur, Kamis (21\/09\/2023).<\/p>\n<p> Selanjutnya Hendro menjelaskan perhitungan nilai kerugian akibat kebakaran hutan dan lahan di kawasan Bromo&nbsp;mencakup biaya pemadaman kebakaran dari darat.<\/p>\n<p>Selain itu juga mencakup kerugian akibat hilangnya habitat satwa, dan kerugian akibat terhentinya aktivitas wisata di taman nasional.<\/p>\n<p> &#8220;Untuk wisata, itu gabungan antara Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), kemudian untuk penyedia jip, warung, hotel,&nbsp;<em>homestay<\/em>&nbsp;(penginapan), dan lainnya,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p> Namun, jumlah ini belum termasuk biaya&nbsp;operasi pengeboman air menggunakan helikopter untuk memadamkan kebakaran lahan serta kerusakan jaringan pipa air akibat kebakaran.<\/p>\n<p> Untuk memudahkan petugas memadamkan api, empat pintu masuk ke&nbsp;TNBTS ditutup total dari&nbsp;6 sampai 18 September 2023.<\/p>\n<p>&#8220;Penutupan tersebut&nbsp;untuk keamanan pengunjung dan memudahkan operasi pemadaman,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru&nbsp;mulai dibuka kembali untuk pengunjung pada 19 September 2023.<\/p>\n<p> Diwartakan sebelumnya, Kebakaran di gunung Bromo berawal pada Rabu 6 September 2023 akibat kegiatan prewedding memakai flare di Bukit Teletubbies, Bromo.<\/p>\n<p> &#8220;Api awalnya hanya menyebar ke sisi kanan dan kiri bukit Teletubbies. Kami padamkan dan berhasil, tapi apinya ternyata menjalar ke atas bukit,&#8221; jelas Hendro.<\/p>\n<p> Kondisi ini diperparah dengan angin kencang hingga membuat api terus menjalar menjalar sangat cepat memasuki kawasan di dekat posko Jemplang atau kafe Bromo Hillside.<\/p>\n<p>Akibat kebakaran tersebut, TNBTS ditutup dari&nbsp;6 sampai 18 September 2023. Selama penutupan tersebut, ratusan personel dikerahkan untuk memadamkan kebakaran lahan ini.<\/p>\n<p> Areal seluas 504 hektare di kawasan TNBTS yang kebanyakan berupa sabana ini rusak akibat kebakaran tersebut.<\/p>\n<p>Gunung Bromo merupakan salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur. Pada 2022 destinasi wisata itu dikunjungi oleh 318.919 wisatawan, yang terdiri atas 310.418 orang wisatawan nusantara dan 8.501 orang wisatawan asing.<\/p>\n<p> Pendapatan Negara Bukan Pajak yang diperoleh dari kunjungan wisatawan ke Bromo&nbsp;selama tahun 2022 mencapai Rp11,65 miliar, meningkat dari Rp4,85 miliar pada tahun sebelumnya.<\/p>\n<p>Reporter: Nurakhmayani<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; 7cloud.asia &#8211;&nbsp;Kerugian akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur beberapa waktu lalu diperkirakan mencapai Rp 5,4 miliar. Kerugian ini belum termasuk water bombing untuk memadamkan api. Penjelasan ini disampaikan oleh Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS),&nbsp;Hendro Widjanarko seperti dikutip Antaranews. &#8220;Untuk dampak sudah kita hitung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":21590,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[778,97,210,49,5516],"class_list":["post-21589","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-gunung-bromo","tag-kebakaran","tag-kekeringan","tag-kemarau","tag-tnbts-bromo"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21589","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21589"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21589\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21590"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21589"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21589"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21589"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}