{"id":21639,"date":"2026-07-30T02:31:11","date_gmt":"2026-07-30T02:31:11","guid":{"rendered":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21639"},"modified":"2026-07-30T02:31:11","modified_gmt":"2026-07-30T02:31:11","slug":"diguyur-hujan-lebat-sejumlah-wilayah-di-pasaman-barat-banjir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/7cloud.asia\/?p=21639","title":{"rendered":"Diguyur Hujan Lebat, Sejumlah Wilayah di Pasaman Barat Banjir"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p> <!--img1--> <\/p>\n<p><strong>7cloud.asia &#8211;<\/strong> Beberapa wilayah di Indonesia telah memasuki musim hujan. Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat salah satunya. Curah hujan yang tinggi sejak Rabu (20\/09\/2023) sore hingga malam mengakibatkan banjir bandang.<\/p>\n<p>Banjir setinggi 1 meter menggenangi ribuan rumah warga.&nbsp;<\/p>\n<p>Kepala Bidang Pencegahan dan kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Zulkarnain menjelaskan hujan lebat terjadi sejak Rabu sore hingga malam.<\/p>\n<p>Akibatnya sejumlah lokasi tergenang air dan menggenangi rumah warga, di antaranya di Silawai Air Bangis, Simpang Pasaman Baru, Bundaran Simpang Empat dan Bandarjo<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/lingkungan\/242945579\/brin-el-nino-berlangsung-hingga-mei-2024-kapan-hujan-mulai-turun\">BRIN: El Nino Berlangsung Hingga Mei 2024, Kapan Hujan Mulai Turun? <\/a><\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Informasi awal banjir melanda wilayah Silawai-Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas yang mengakibatkan arus transportasi terganggu hingga malam ini, karena ketinggian air mencapai 0,5-1 meter,&#8221; papar Zulkarnain di Simpang Empat, seperti dikutip Antaranews.<\/p>\n<p>Saat ini pihaknya tengah melakukan pendataan berapa jumlah rumah yang terdampak banjir tersebut. &#8220;Saat ini kami masih mengumpulkan data terkait banjir. Dari hasil sementara tidak ada korban jiwa,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p>Selain itu, BPBD juga terus memantau kondisi sejumlah sungai yang ada di Pasaman Barat.<\/p>\n<p>Pihaknya juga mengimbau warga agar waspada terhadap banjir susulan dan longsor yang berpeluang terjadi.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/nasional\/242948360\/bmkg-musim-hujan-tahun-20232024-akan-mundur\">BMKG: Musim Hujan Tahun 2023\/2024 Akan Mundur<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Hal ini karena adanya lima aliran sungai di Pasaman Barat yang membuat wilayah ini menjadi langganan banjir setiap hujan melanda daerah itu.<\/p>\n<p>Lima aliran sungai yang rawan banjir tersebut adalah Sungai Batang Pasaman, Batang Sikabau, Batang Bayang, Batang Batahan, dan Sungai Anak Air Haji.<\/p>\n<p class=\"class-paragraph\">&#8220;Setiap hujan lebat air sungai itu selalu meluap dan menggenangi rumah warga sekitar,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p>Menurutnya, selain di lima sungai besar itu, warga yang berada di daerah perbukitan, pegunungan dan di pesisir pantai juga agar selalu waspada.<\/p>\n<p>Sebab, Pasaman Barat juga rawan longsor, terutama di Kecamatan Talamau dan rawan abrasi di pantai Sasak.<\/p>\n<p><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/www.7cloud.asia\/daerah\/242963605\/hujan-deras-picu-banjir-bandang-di-halmahera-tengah-tambang-nikel-ikut-terdampak\">Hujan Deras Picu Banjir Bandang di Halmahera Tengah, Tambang Nikel Ikut Terdampak<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Banjir di Kabupaten Pasaman memang sering terjadi. Terakhir, banjir bandang terjadi pada pertengahan Juli lalu yang menenggelamkan 20 hektar lahan pertanian.<\/p>\n<p>Kemudian pada akhir Februari tahun ini, banjir juga melanda di sejumlah wilayah di Kabupaten Pasaman. Saat itu banjir merusak 3 rumah warga dan 1 jembatan putus.&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;Reporter: Nurakhmayani<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; 7cloud.asia &#8211; Beberapa wilayah di Indonesia telah memasuki musim hujan. Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat salah satunya. Curah hujan yang tinggi sejak Rabu (20\/09\/2023) sore hingga malam mengakibatkan banjir bandang. Banjir setinggi 1 meter menggenangi ribuan rumah warga.&nbsp; Kepala Bidang Pencegahan dan kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat, Zulkarnain menjelaskan hujan lebat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":0,"featured_media":21640,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[408,24,1223,5538],"class_list":["post-21639","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-uncategorized","tag-banjir","tag-hujan","tag-longsor","tag-pasaman"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21639","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=21639"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/21639\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/21640"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=21639"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=21639"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/7cloud.asia\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=21639"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}